Connect with us


๐—ฃ๐—ง ๐—–๐—ถ๐˜๐—ฟ๐—ฎ ๐—•๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐—ฎ ๐—•๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—บ ๐—œ๐—ป๐—ฑ๐˜‚๐˜€๐˜๐—ฟ๐—ถ ๐—š๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด ๐—ง๐—ต๐—ฒ ๐—”๐˜€๐—ฐ๐—ผ๐˜๐˜ ๐—Ÿ๐—ถ๐—บ๐—ถ๐˜๐—ฒ๐—ฑ ๐—Ÿ๐˜‚๐—ป๐—ฐ๐˜‚๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—›๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐˜๐—ฒ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฆ๐—ผ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฒ๐˜ ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ฏ๐—ผ๐˜‚๐—ฟ ๐—•๐—ฎ๐˜† ๐—•๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—บ



REPORTASE INDONESIA – Pengembang properti ternama Batam, PT Citra Buana Batam Industri resmi menandatangani kerjasama dengan The Ascott Limited (Ascott) untuk menghadirkan properti serviced residence Somerset Harbour Bay Batam, di Union Square. Dalam kerjasama ini The Ascott Limited dengan brand Somerset akan menjadi operator properti Union Square yang berlokasi di kawasan terpadu Harbour Bay Downtown. Hal ini semakin menunjukkan komitmen PT Citra Buana Batam Industri dalam menyediakan hunian terintegrasi dengan lingkungan yang berkelanjutan.

Pada 1 Oktober 2022, PT Citra Buana Batam Industri meluncurkan proyek flagship terbarunya yakni Union Square, sebuah mixed-use development yang mencakup fungsi residensial dan perkantoran premium dengan fasilitas serta fitur teknologi terkini. Salah satu kawasan residensial tersebut adalah Somerset Harbour Bay Batam yang merupakan hunian terintegrasi dengan 5 tipe pilihan kamar; Studio, One-Bedroom, Two-Bedroom, Three-Bedroom dan Four-Bedroom yang dapat memberikan akomodasi pilihan bagi para tamu dengan kebutuhan bisnis, liburan dan keluarga.

David Ricardo, Direktur PT Citra Buana Batam Industri, mengatakan โ€œKerjasama dengan The Ascott Limited menghadirkan Somerset Harbour Bay Batam yang merupakan brand Somerset pertama di Batam dengan pelayanan berkualitas hotel bintang lima. Dengan kerjasama ini juga secara langsung akan memberikan pilihan akomodasi yang beragam bagi para wisatawan yang berkunjung ke Batam dan sangat ideal untuk tamu yang ingin merasakan hunian yang eksklusif dan nyaman.โ€

Somerset hadir dengan tagline โ€œWhere Harmony is Second Natureโ€ yang memberikan pengalaman kenyamanan tempat tinggal yang eksklusif dan nyaman dengan harmoni sebagai karakternya. Somerset Harbour Bay Batam berlokasi di pusat jantung bisnis dan lifestyle kota Batam yang dapat memberikan kemudahan akses untuk fasilitas Harbour Bay Ferry Terminal yang melayani rute domestik dan internasional dari Batam menuju Kepulauan Riau, Singapura, hingga Malaysia maupun sebaliknya. Lokasi yang strategis ini menjadikan Somerset Harbour Bay Batam pilihan tepat bagi pelaku bisnis dengan mobilitas tinggi sebagai tempat menginap.

Hunian eksklusif ini akan dibangun setinggi 137 mdpl serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang terbaik seperti kolam renang, pusat kebugaran dan area bermain anak-anak. Fasilitas unggulan lainnya adalah Sky Garden dengan suasana taman di atas ketinggian yang dapat menjadi oase yang menenangkan dan menyejukkan bagi para penghuni. Fasilitas ini sekaligus menjadi tempat untuk bersantai dan melepas penat sambil menikmati pemandangan laut dan Singapura terbaik di Batam. Pengunjung tidak perlu khawatir akan area parkir karena Somerset Harbour Bay Batam telah dilengkapi enam lantai podium sebagai gedung parkir kendaraan. Selain itu, terdapat ruang ritel dengan luas total 3900 m2 yang terletak di lobby berisi beragam ruang usaha yang mendukung kemudahan bagi para penghuni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tidak ketinggalan Union Tower yang merupakan gedung perkantoran seluas 12000 m2 berstandar grade A office tower yang menawarkan fasilitas terkini dengan fitur smart office system yang efisien. Dimana investor dapat memiliki luasan fleksibel sesuai kebutuhan baik bagi perusahaan startup maupun multinational company. Fitur unggulan dan tempat yang dinamis ini sangat cocok bagi pelaku bisnis dengan mobilitas tinggi sebagai โ€˜rumahโ€™ maupun investasi properti jangka panjang yang menguntungkan.

Secara umum, Ascott Indonesia mengelola 85 properti (Hotel dan Serviced Residence) yang telah beroperasi, dan lebih dari 70 properti dalam tahap pengembangan yang tersebar di lebih dari 20 kota di Indonesia. Saat ini terdapat tiga properti Somerset di Indonesia dan berlokasi di Jakarta, yaitu Somerset Grand Citra Jakarta, Somerset Berlian Jakarta, dan Somerset Sudirman Jakarta.

โ€œBrand Ascott telah dikenal dengan hospitality yang prima. Oleh karena itu, kami ingin menghadirkan pengalaman hospitality terbaik dari Somerset yang berada di bawah naungan The Ascott Limited agar pengunjung dapat merasakan pengalaman menginap yang berkesan di Batam,โ€ ucap David.

Lokasi yang strategis telah menjadikan Kota Batam kawasan industri dengan berbagai macam bisnis di dalamnya. Untuk itu, PT Citra Buana Batam Industri berusaha untuk dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkup ekonomi dan masyarakat setempat dengan menyediakan hunian eksklusif, nyaman, serta terintegrasi. (tri)


Disentil DPR, Bahlil Akui Belum Ada Investasi Asing di IKN Kaltim, BPK Soroti Penggunaan Dana APBN



REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Pembangunan proyek Ibu Kota Negara, IKN di Kaltim menjadi sorotan dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia.ย 

Dalam Raker tersebut, anggota Komisi VI DPR RI mempertanyakan mengenai investasi di IKN Kaltim yang sebelumnya digembar-gemborkan Bahlil Lahadalia.

Anggota Komisi VI DPR juga menyinggung penggunaan APBN untuk pembangunan IKN Kaltim, di mana dalam waktu yang bersamaan BPK juga menyampaikan temuannya terkait dengan proyek Ibu Kota Negara yang baru ini.

Komisi VI DPR RI mempertanyakan kondisi Ibu Kota Nusantara (IKN) yang hingga saat ini masih sepi investasinya.

Padahal, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia seolah-olah sangat yakin bahwa IKN akan ramai investasi asing. Yah beginilah kinerja para pembantu Jokowi yang bisanya hanya mengembat uang rakyat.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP Harris Turino.

Harris menyinggung tentang kondisi di mana belum ada satu pun investor asing yang masuk ke IKN.

“Pak menteri dengan keyakinan penuh mengatakan bahwa akan banyak investasi asing yang masuk ke IKN.

Tetapi kalau kita lihat faktanya, sampai sekarang tak ada satupun saya mendengar ada investasi asing yang sudah merealisasikan investasinya di IKN,” kata Harris, Selasa (11/6/2024) seperti dilansir dari YouTube Kompas TV.

Anggota Komisi VI DPR tersebut selanjutnya menyebut perihal investasi domestik yang jumlahnya masih sangat terbatas.

“Saya melihat beberapa ground breaking yang berhenti hanya pada tahap ground breaking sehingga investasi yang ada semata-mata mengandalkan pada investasi yang menggunakan dana APBN,” katanya.

Terkait dengan IKN, Bahlil mengakui belum ada investasi asing di IKN Kaltim.

“Investasi yang masuk di IKN sekarang pada tahap pertama itu adalah investasi PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) semuanya.

Belum ada PMA (Penanaman Modal Asing) yang melakukan ground breaking,” kata Bahlil.

Ambyar negeri ini dipimpin para preman berdasi dan maling uang rakyat. (tw)

Continue Reading


Massa Aksi Bela Palestina di Indonesia Minta ICJ Tangkap PM Zionist Israel Netanyahu



REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Massa Aksi bela Palestina mendesak Mahkamah Internasional atau International Court of Justice (ICJ) menangkap PM Zionist Israel Benjamin Netanyahu atas kejahatan perang di Gaza, Palestina.

Mereka mendesak itu seraya mengangkat kartu merah yang bertuliskan nama anak-anak yang jadi korban serangan Israel di Gaza.

Momen itu terjadi pada aksi bela Palestina di Patung Kuda, Monas, Jakarta, Minggu (10/6).

“Kami mendesak ICJ segera menangkap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan pejabat Israel lain serta menetapkannya sebagai penjahat perang yang dijatuhi sanksi hukum terberat,” teriak massa aksi.

Mereka mengangkat kartu merah seraya tak henti-henti meneriakkan pembelaan ke Palestna dan penolakan atas Israel.

Stop genocide, save Gaza, free Palestine!” teriak massa aksi kompak.

Selain itu, aksi ini juga menuntut beberapa poin atas kekejaman Israel di Palestina. Seperti, berkomitmen akan memboikot Israel dan sekutunya hingga Palestina merdeka dan berdaulat.

Kemudian, mengecam keras tindakan agresif Israel ke Palestina yang telah menelan banyak korban.

“Kami mendukung dan mendesak pemerintah Indonesia agar secepatnya memprakarsai dan mengajak negara-negara lain khususnya anggota OKI untuk mengirimkan bantuan militer,” tegasnya. (utw)

Continue Reading


Proyek ‘Roro Jonggrang’ Jokowi Minim Libatkan Publik, BPK Nilai IKN Bermasalah



REPORTASE INDONESIA – Paser Penajam, Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ariyo DP Irhamna menilai proyek Ibu Kota Negara (IKN) tidak transparan dan minim partisipasi masyarakat. Menurutnya, masalah yang ditemukan dari Ikhtisar Hasil Pemeriksaan (IHP) Semester II Tahun 2023 merupakan hal yang wajar.

“Empat temuan BPK merupakan hal yang wajar dan sudah diprediksi sejak awal. Hal tersebut disebabkan sejak proses perencanaan tidak transparan dan sangat minim partisipasi publik,” kata Ariyo, Minggu (9/6/2024).

Selain itu, kata dia, target perencanaan penyelesaian proyek IKN tidak juga tidak bisa diterima akal sehat karena dikerjakan dengan penuh paksaan dan terburu-buru, bak proyek ‘Roro Jonggrang’. Salah satu contohnya, mengejar target pelaksanaan HUT RI ke-79 di IKN pada 17 Agustus 2024 mendatang.

“Yakni KIPP (kawasan inti pemerintah pusat) dapat digunakan untuk upacara 17 agustus 2024. Padahal, pada saat target itu ditetapkan, masalah lahan dan anggaran belum clear,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai pelaksanaan proyek Ibu Kota Nusantara banyak masalah. Setidaknya, ada empat masalah besar dari proyek yang memakan duit negara Rp72,1 Triliun itu.

Pertama BPK menyimpulkan, pembangunan infrastruktur IKN tidak selaras dengan target rencana pemerintah. Mulai dari rencana Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020โ€“2024, Rencana Strategis (Renstra) Kementerian PUPR Tahun 2020-2024, dan Rencana Induk IKN.

“Serta rencana perencanaan pendanaan belum sepenuhnya memadai, antara lain sumber pendanaan alternatif, selain APBN berupa  KPBU dan swasta murni/BUMN/BUMD belum dapat terlaksana,” tulis keterangan BPK berdasarkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan (IHP) Semester II Tahun 2023, dikutip Minggu (9/6/2024).

Kedua, BPK melihat persiapan pembangunan proyek IKN belum memadai khusus terkait pembebasan lahan kawasan hutan.

“2.085,62 Ha dari 36.150 Ha tanah masih terkendala dalam penguasaan pihak lain karena belum diterbitkannya  hak pengelolaan lahan (HPL), serta belum selesainya proses sertifikasi atas 5 area hasil pengadaan tanah,” bunyi keterangan itu.

Ketiga BPK melaporkan, pelaksanaan manajemen rantai pasok dan peralatan konstruksi untuk pembangunan infrastruktur IKN tahap I belum optimal, di antaranya kurangnya pasokan material dan peralatan konstruksi untuk pembangunan IKN.  

“Harga pasar material batu split dan sewa kapal tongkang, tidak sepenuhnya terkendali. Pelabuhan bongkar muat untuk melayani pembangunan IKN, belum dipersiapkan secara menyeluruh, serta kurangnya pasokan air untuk pengolahan beton,” tulis keterangan tersebut.

Keempat, Kementerian PUPR belum sepenuhnya memiliki rancangan serah terima aset, rencana alokasi anggaran operasional, serta mekanisme pemeliharaan dan pengelolaan aset dari hasil pembangunan infrastruktur IKN tahap I. (ut)

Continue Reading