Connect with us

Hiburan

4 Fakta Iko Uwais di Film Expendables 4, Banjir Pujian

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Film Expendables 4 telah mencuri perhatian dunia perfilman sejak film pertama dari waralaba Expendables yang tayang pada tahun 2010.

Dengan angsuran keempatnya yang tayang tahun ini, Expendables 4 atau Expend4bles menjadi pembicaraan hangat dengan penambahan salah satu aktor laga terkenal Indonesiaa, Iko Uwais.

Dalam film ini, Iko berbagi layar dengan sejumlah bintang besar Hollywood, termasuk Sylvester Stallone, Andy Garcia, Jason Statham, Megan Fox, dan sejumlah aktor hebat lainnya.

Kenalin nih Bang Rahmat!!!
Bang Rahmat adalah seorang pedagang senjata internasional sekaligus pemimpin tentara bayaran yang bakalan bikin Perang Dunia Ketiga terjadi!! Ngeri coi!
Selain Iko Uwais, bakalan dibintangi oleh Sylvester Stallone, Jason Statham, 50 Cent, Megan Fox, Andy Garcia, Dolph Lundgren, Tony Jaa, Randy Couture, Levy Tran dan Jacob Scipio!!! Rame nih lawan bang Rahmat!!
Mulai 20 SEPTEMBER nanti, kalian udah bisa liat perseteruan antara Bang Rahmat melawan tim The Expendables di seluruh bioskop XXI di Indonesia!
Ada Indonesia coii!!!!
theexpendables #ikouwais #xxi #bisokopxxi

Telah tayang di bioskop Indonesia, ini beberapa fakta Iko Uwais di Film Expendables 4.

  1. Iko Uwais masuk dalam jajaran pemain tanpa melalui proses casting

Salah satu hal yang membuat peran Iko Uwais dalam Expendables 4 begitu menarik adalah bahwa ia terlibat dalam produksi film ini tanpa perlu melewati proses casting yang biasanya diikuti oleh aktor-aktor.

Audy Item, istri Iko, mengungkapkan bahwa Iko terpilih secara langsung untuk peran tersebut.

“Enggak [casting], karena dipilih. Untuk cast itu, enggak sembarang orang. Jadi Alhamdulillah Iko terpilih ada di situ,” kata Audy Item saat ditemui di acara special screening di Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2023).

Ini adalah bukti akan kemampuan luar biasa Iko dalam dunia perfilman, yang membuatnya menjadi pilihan yang diinginkan oleh tim produksi. Audy Item sendiri merasa terkejut dengan tawaran ini, mengingat betapa besar dan ikoniknya franchise Expendables

  1. Perankan karakter musuh utama

Dalam Expendables 4, penonton akan melihat Iko Uwais berperan sebagai karakter utama yang bertindak sebagai musuh utama dari tim “Expendables”.

Suarto, tokoh yang diperankan oleh Iko Uwais, adalah pemimpin kelompok penjahat dan juga teroris yang sangat berbahaya. Pertarungan epik antara Suarto dan Lee Christmas (Jason Statham) akan menjadi salah satu momen puncak dalam film ini.

Namun, tidak hanya pertempuran fisik yang menjadi sorotan, karena ada juga konspirasi besar yang melibatkan senjata ilegal dan potensi perang nuklir yang dapat menciptakan Perang Dunia III.

  1. Tak ikut promosi karena SAG Strike

Meskipun Iko Uwais memainkan peran penting dalam Expendables 4, ia memutuskan untuk tidak ikut dalam kampanye promosi film ini.

Keputusan ini merupakan tindakan solidaritas dengan sesama anggota SAG (Screen Actors Guild), yang saat itu sedang menggelar mogok kerja untuk mendapatkan kompensasi yang lebih adil dan kondisi kerja yang lebih baik di dunia perfilman Hollywood.

Ini adalah bukti bahwa Iko Uwais adalah seorang aktor yang peduli dengan hak-hak dan kesejahteraan rekan-rekan seprofesinya.

“Sangat disayangkan karena adanya SAG strike ini Iko Uwais dan teman-teman di Expendables 4 tidak bisa ikut mempromosikan film ini,” ujar Audy.

  1. Iko Uwais banjir pujian

Penampilan Iko Uwais dalam Expendables 4 telah mendapat pujian besar. Sebagai seorang aktor laga yang telah membuktikan kemampuannya di berbagai film sebelumnya, Iko Uwais mengesankan penonton dan anggota tim produksi dengan adegan-adegan laga yang luar biasa.

Stunt Coordinator, Alex Wang, menyebut bahwa salah satu adegan laga Iko Uwais bersama Jason Statham adalah salah satu yang membuatnya terkesan. Keahlian Iko Uwais dalam seni bela diri dan koreografi adegan laga membuatnya menjadi bintang laga yang luar biasa. (tri)

Hiburan

Warna Bulu burung Lucu dan Suaranya Bagus, Tolong Pikir Lagi Jika Pelihara Burung Ungkap Ustadz Khalid Basalamah

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Apa hukum memelihara burung dalam Islam? Simak penjelasan Ustadz Khalid Basalamah berikut ini. Banyak orang memiliki hobi memelihara hewan, mulai dari pelihara hewan yang menggemaskan, unik, hingga hewan-hewan yang membutuhkan perawatan ekstra.

Bagi sebagian orang memelihara dan merawat hewan menjadi kesenangan tersendiri hingga dapat menghilangkan stres.

Ustadz Khalid Basalamah ungkap hukum memelihara burung. Sumber: Pixabay dan YouTube Khalid Basalamah Official

Termasuk memelihara burung, terlebih burung-burung dengan bulu atau warna sayap berwarna-warni serta suara yang indah. Burung yang dipelihara tentu akan dimasukkan dalam kurungan serta diberi makan dan minum setiap hari.

Namun, bagaimana hukumnya memelihara burung dalam Islam? 

Dalam salah satu kesempatan dakwah, Ustadz Khalid Basalamah mendapat sebuah pertanyaan ‘Kalau kita memelihara hewan yang dikurung, kemudian mati, apakah kita berdosa?’. Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan, dalam memelihara hewan harus kembali lagi kepada syar’i alias dilakukan berdasarkan ketentuan syariah.

Dalam Islam, hewan yang diperbolehkan dipelihara adalah hewan ternak. “Memelihara hewan harus kembali kepada syar’i, karena perilaku memelihara hewan dalam Islam yang diperbolehkan adalah hewan ternak,” ujar Ustadz Khalid Basalamah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika sebaik-baiknya harta seorang muslim adalah hewan ternak atau hewan yang bisa dimakan, misalnya kambing, sapi, unta, ayam, dan lain-lain. “Kata Nabi SAW, sebaik-baiknya harta seorang muslim, kambing misalnya. Maka ternaklah kambing itu. Kambing, sapi, unta, ayam, yang dimakan,” ucap Ustadz Khalid Basalamah.

Lantas, untuk memelihara burung, Ustadz Khalid Basalamah tidak menganjurkan, sebab burung diberi sayap untuk terbang.

“Daripada pelihara burung untuk dengar suaranya, mending pelihara anak yatim, banyak pahalanya. Banyak biayanya burung itu, biaya ini, biaya itu, kalau mau dengar suaranya burung, tinggal buka YouTube, semua suara burung ada,” ucapnya. Menurut Ustadz Khalid Basalamah, hobi memelihara hewan-hewan yang tidak penting harusnya diubah menjadi hal-hal yang positif.

“Hobi ini harus diubah. Ubah kepada hal-hal yang positif,” ujar Ustadz Khalid Basalamah. Mengingatkan kembali, hewan yang boleh dipelihara menurut syariat adalah hewan ternak, sekaligus boleh untuk diperdagangkan. (tw)

Continue Reading

Hiburan

Ramadan Identik dengan Wali Band yang Kembali Rilis Single Religi ‘Pulang (Robibighfirli)’

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Ramadhan seakan identik dengan Wali band. Wali memang menjadi satu di antara sedikit band yang tidak pernah absen merilis single religi setiap menjelang bulan Ramadhan. Ramadan 2024 ini, Wali kembali memperkenalkan single religi terbaru mereka yang berjudul “Pulang (Robbighfirlii)”.

Sedikit berbeda dari single-single religi sebelumnya, “Pulang (Robbighfirlii)” dikonsep dengan sentuhan musik yang nge-rock untuk sebuah lagu religi. Lagu tersebut bahkan sudah dibuka dengan permainan gitar Apoy yang lumayan cadas.

Tapi itulah Wali, selalu tidak terduga. Band dengan personil Apoy (gitar), Faank (vokal), Tomi (drum) dan Ovie (keyboard) itu mencoba memadukan sebuah ajakan untuk kembali kepada Allah dengan konsep musik rock..

“Ini sangat berbeda dari lagu-lagu religi Wali sebelumnya, konsep musiknya termasuk temannya yaitu kembali kepada Allah SWT. Harapan Wali tentu saja semoga menjadi inspiring di bulan Ramadhan dan seterusnya,” kata Apoy.

Secara garis besar lirik single ini bercerita soal setiap manusia yang mungkin saja keluar dari garis ketetapan Allah. Namun, sebagai Tuhan Yang Maha Pengampun, sesungguhnya Allah selalu menginginkan hambanya untuk kembali pulang atau bertaubat.

“Sebesar apa pun dosa kita, lebih besar lagi rahmat ampunan Allah Sang Penyanyang. Allah merindukan kita untuk pulang (bertaubat),” terang Apoy.

Seperti biasa, single religi “Pulang (Robbighfirlii)” milik Wali kali ini pun dipersiapkan untuk menjadi lagu tema sinetron Ramadan berjudul “Tempat Kembali Pulang” yang tayang di RCTI. Tahun ini, Wali tidak melanjutkan sinetron “Amanah Wali”.

Lewat single religi yang berbeda dan sinetron Ramadhan baru, Wali ingin memberikan sebuah penyegaran kepada penggemarnya. Meski demikian, ajakan untuk berbuat baik masih tetap menjadi tujuan Wali dalam merilis setiap karya-karyanya.

Sementara, untuk penggarapan video klip single religi “Pulang (Robbighfirlii)”, Wali memilih konsep minimalis. Alasannya agar lirik dan musik yang lebih keras di single tersebut dapat lebih mudah tersampaikan.

Dalam video klip tersebut, sutradara Priscilla Citra dari Rupa Creative & Studio menampilkan para personil Wali tengah perform dengan kostum ala rocker. Hanya menggunakan satu model anak muda (Zhafari), warna-warna gelap atau gotik terlihat dominan dalam video klip berdurasi lebih dari empat menit itu.

Di momen yang sama menjalang bulan Ramadhan 2024 ini, single Wali berjudul “Setia Jujur dan Taqwa (SEJUTA)” juga kembali menjadi sound pilihan para pengguna media sosial terutama TikTok. Trend yang sama juga terlihat di streaming Spotify dan YouTube.

Single dengan konsep musik ala Minang, Sumatra Barat itu masuk dalam album “Aku Bukan Bang Toyib” yang dirilis Wali tahun 2011 yang lalu. Liriknya bercerita soal sebaik-baiknya standar memilih pasangan hidup adalah mereka yang setia, jujur dan taqwa.

Artist : Wali
Tittle : “Pulang (Robbighfirlii)”
Composer : Apoy
Producer & Arranger : Wali
Mixing Engineer : Sadat Effendy
Mastering Engineer : Aziz Kentel
Label : NAGASWARA
Publisher : NAGASWARA PUBLISHERINDO MUSIK
Genre : Religi
Release : Maret 2024. (utw)

Continue Reading

Hiburan

UNGU Rilis Single Religi di Ramadan Tahun Ini yang Sudah Jadi Tradisi

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Melanjutkan tradisinya di setiap bulan suci Ramadan, UNGU kembali merilis karya terbaru. Karya tersebut berjudul “Baik dan Burukmu”.

Bisa dibilang, “Baik dan Burukmu” adalah persembahan spesial band yang digawangi oleh Pasha (vokal), Enda (gitar), Oncy (gitar), Makki (bass), dan Rowman (drum) itu. Karena sebelumnya, UNGU kerap meluncurkan karya berupa remake atau berkolaborasi dengan musisi lain. 

“Baik dan Burukmu” adalah hasil brainstorming Enda dan Oncy dalam memahami apa arti hidup manusia selama berada di dunia secara mendalam.

Dikemas dengan nuansa slow pop diiringi petikan gitar, strings, serta entakan musik dalam format full band menjelang akhir, “Baik dan Burukmu” terdengar khidmat sekaligus menegaskan pesan dalam liriknya, menjadikan lagu tersebut sebuah bahan perenungan yang tepat di bulan puasa.

“Akhir-akhir ini, semakin banyak orang yang berburuk sangka dan main hakim sendiri sampai menuduh orang lain bersalah dan berdosa. Padahal, sesungguhnya, Yang Maha Mengetahui tentang benar atau salahnya setiap makhluk adalah Tuhan. Baik dan burukmu, hanya Tuhan yang tahu,” ucap Oncy di jakarta, (14/3/2024).

“Awalnya, saya yang menulis lirik dan Oncy yang membuat notasi. Di tengah-tengah proses, saya dan Oncy tidak menemukan reff yang tepat untuk lagu ini. Suatu hari, ketika UNGU sedang berada di studio, Pasha secara tidak sengaja menemukan reff-nya,” jelas Enda.

Video klip “Baik dan Burukmu” digarap oleh Sutedja Khoa (Guava Productions) dan menampilkan banyak hal, mulai dari ambiguitas, konotasi, serta sudut pandang seseorang. “Ada suatu hal atau kejadian yang kita nilai atau pandang negatif, padahal kita belum paham lebih dalam terkait itu. Bahkan, kita tidak melihat dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Nah, UNGU menampilkannya dalam video musik “Baik dan Burukmu”,” kata Oncy.

“Kami berharap “Baik dan Burukmu” dapat menghibur teman-teman semua, membawa hidup kita dan orang-orang sekitar untuk menjadi lebih lagi, serta menyadarkan kita bahwa tidak semua hal yang ‘terlihat jelek’ benar-benar buruk. Terkadang, ada makna indah di balik itu semua. Kita saja yang terlalu mudah dan cepat menghakimi sesuatu atau seseorang,” tutup Pasha.

Dan rencananya, di pertengahan bulan maret UNGU Band akan menggelar acara Bukber dengan Anak Yatim di Hotel Pomelotel di kawasan Kuningan-Jakarta Selatan. (utw)

Continue Reading
Advertisement

Trending