Connect with us

Otomotif

Adu Masa Berlaku SIM di Negara ASEAN, Indonesia Ditertawakan Malaysia dan Singapura

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta,

Cari tahu yuk masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) di negara ASEAN.

Mengejutkan, masa berlaku SIM di Indonesia diketawain Malaysia dan Singapura.

Diketahui, masa berlaku SIM di Indonesia hingga kini cuma 5 tahun.

Atas itu, seorang advokat bernama Arifin Purwanto mengajukan uji materi pasal 85 ayat 2 Undang-undang No 22 Tahun 2009 terkait masa berlaku SIM.

Arifin menyebut, masa berlaku SIM saat ini yang hanya 5 tahun tidak berdasar hukum dan tidak memiliki tolok ukur jelas berdasarkan kajian.

Tak hanya itu, Arifin juga merasa dirugikan karena harus mengeluarkan biaya, tenaga dan waktu untuk proses perpanjangan SIM setiap 5 tahun.

Ia pun memohon agar masa berlaku SIM bisa seperti KTP yakni seumur hidup

Lantas, berapa lama masa berlaku SIM di beberapa negara ASEAN?

1. Malaysia

Malaysia baru-baru ini mempepanjang masa berlaku surat izin mengemudi (LMM) dari 5 tahun menjadi 10 tahun.

Kebijakan masa berlaku SIM terbaru di Malaysia ini berlaku mulai 8 Mei 2023.

Dikutip dari Malay Mail, Menteri Perhubungan Malaysia Anthony Loke mengatakan, perpanjangan SIM menjadi 10 tahun merupakan salah satu dari beberapa inisiatif untuk meningkatkan pelayanan publik.

Selain itu juga menurutnya dapat mendorong masyarakat mematuhi peraturan.

“Setiap pemegang LMM yang memperbarui untuk jangka waktu 10 tahun sekaligus, hanya akan dikenakan biaya khusus yaitu untuk jangka waktu sembilan tahun saja,” ujarnya.

Kebijakan ini hanya berlaku untuk warga negara Malaysia, bukan warga negara asing.

2. Singapura

Sedangkan di Singapura, SIM untuk warga negara berlaku seumur hidup dan tidak perlu diperpanjang, dikutip dari Guide Me Singapore.

Bagi warga asing, SIM Singapura akan berlaku selama 5 tahun sejak tanggal penerbitan.

Warga asing bisa memperbarui SIM di Departemen Polisi Lalu Lintas dalam waktu satu bulan sebelum tanggal kedaluwarsa.

3. Thailand

Dikutip dari Axle Addict, surat izin mengemudi di Thailand berlaku hingga 5 tahun setelah diterbitkan pada tanggal ulang tahun pemilik.

Pemilik SIM dapat memperbarui SIM hingga tiga bulan sebelum berakhirnya lisensi saat ini.

Jika SIM telah kedaluwarsa lebih dari satu tahun, warga harus mengikuti kembali tes teori tertulis dan mencapai skor minimal 90.

4. Brunei Darussalam

Melansir dari laman resmi Departemen Transportasi Darat Brunei Darussalam, warga yang berhasil lulus ujian mengemudi dapat mengajukan SIM Sementara yang berlaku selama satu tahun.

Setelah satu tahun, akan diperpanjang menjadi SIM Lengkap yang masa berlakunya dapat dipilih menjadi 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun atau 10 tahun.

Saran saja untuk pihak yang berwenang dalam membuat aturan dan pembuatan SIM, agara jangan keterlaluan mencari Cuan dan tolong jangan sering merugikan warg +62. (ut)

Otomotif

Dampak Buruk Mencampur Pertamax dan Pertalite

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Mencampur Pertamax dan Pertalite dapat memiliki beberapa dampak pada mesin kendaraan Anda. Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan:

  • Oktan: Pertamax memiliki nilai oktan (RON) yang lebih tinggi dibandingkan Pertalite. Jika Anda mencampur kedua jenis bahan bakar ini, nilai oktan yang dihasilkan akan berada di antara kedua nilai tersebut.
  • Performa Mesin: Mesin yang dirancang untuk bahan bakar dengan oktan tinggi mungkin tidak beroperasi secara optimal dengan bahan bakar campuran karena proses pembakaran yang tidak sempurna, yang dapat meninggalkan residu di mesin.
  • Aditif: Pertamax seringkali mengandung aditif seperti deterjen, antioksidan, dan anti korosi, yang tidak ditemukan dalam Pertalite. Pencampuran kedua bahan bakar ini bisa menghasilkan ‘hump effect’ atau deposit yang lebih parah daripada jika tidak dicampur, yang dapat menyebabkan kerak karbon di saluran masuk mesin dan kepala piston.
  • Emisi: Penggunaan campuran bahan bakar yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dapat menyebabkan peningkatan emisi gas buang.

Secara umum, disarankan untuk menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan Anda untuk menjaga performa dan efisiensi mesin serta mengurangi risiko kerusakan. Jika Anda tidak yakin, sebaiknya konsultasikan dengan manual kendaraan atau tanyakan kepada ahli mesin terpercaya. (tri)

Continue Reading

Otomotif

Sejarah Motor Vespa yang Melegenda

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Pada tanggal 23 April 1946, Piaggio – yang sebelumnya adalah perusahaan pembuat pesawat- mendapatkan hak paten untuk skuter bermesin yang disebutkan sebagai “sepeda motor dengan kompleksitas rasional dari gabungan organ dan elemen dengan rangka serta pelindung lumpur dan selubung yang menutupi seluruh bagian mekanis.”

=======

Sejarah skuter legendaris ini berawal pada tahun 1944, saat dua insinyur Perusahaan Piaggio yang bernama Renzo Spolti dan Vittorio Casini diperintahkan untuk merancang sepeda motor dengan bodywork yang menutupi seluruh bagian kendaraan.

Selain bodywork yang unik, desainnya mencakup tuas kontrol yang semuanya dipasang di stang, pendingin udara tipe forced air cooling, roda berdiameter kecil, dan bagian penutup mesin yang tinggi sehingga pengendaranya harus mengangkang. Desain ini kemudian dibuat prototipe dan dinamai sebagai MP5 (Moto Piaggio nomor 5). Prototipe ini dijuluki “Paperino” yang berarti “Donald Duck” dalam bahasa Italia.

Enrico Piaggio selaku pemilik perusahaan nampak kurang senang dengan MP5-Paperino, terutama bagian tengahnya yang tinggi. Dia kemudian menghubungi insinyur penerbangan kenalannya yang bernama Corradino D’Ascanio untuk mendesain ulang skuter tersebut.

D’Ascanio sebenarnya sangat membenci sepeda motor dan selalu mengatakan bahwa sepeda motor itu gambot, kotor, dan tidak dapat diandalkan. Dia tidak menyukai sepeda motor karena pada bagian rantai selalu mengakibatkan cipratan oli, serta ban terbuka yang selalu menyebabkan cipratan air.

Berangkat dari konsep tersebut, D’Ascanio kemudian mendesain ulang skuter dengan mesin yang terpasang di samping roda belakang. Roda digerakkan langsung dari transmisi, menghilangkan rantai penggerak sehingga tidak akan ada cipratan oli dan kotoran. Dengan mesin terpasang di samping, D’Ascanio juga telah menghilangkan bagian tinggi dari rancangan MP5-Paperino yang tidak disukai Enrico Piaggio.

D’Ascanio juga menyempurnakan rancangan suspensi depan tunggal, roda depan dan belakang kecil yang dapat saling ditukarkan, serta roda cadangan. Sedangkan desain tuas kontrol di stang, rangka baja monokok (monocoque) dan bodywork tertutup dengan pelindung (tebeng) depan yang tinggi MP5-Paperino tetap dipertahankan.

Saat melihat prototipe buatan D’Ascanio untuk pertama kalinya, Enrico Piaggio sangat gembira dan langsung berseru, “Sembra una vespa!” atau “Seperti lebah!”

Enrico ​​Piaggio langsung menamai skuter barunya saat itu juga sebagai VESPA karena bentuk bodi skuter tersebut seperti lebah. Bagian belakang lebih besar dihubungkan ke bagian depan dengan pinggang menyempit, dan batang kemudi menyerupai antena lebah.

Setelah mendapatkan paten di tahun 1946, Piaggio segera memproduksi skuter ini. Piaggio menjual sekitar 2.500 Vespa pada tahun 1947, lebih dari 10.000 pada tahun 1948, 20.000 pada tahun 1949, dan lebih dari 60.000 pada tahun 1950.

Enrico secara cerdas memanfaatkan dunia perfilman Holywood untuk promosi Vespa. Pada tahun 1952, di film Roman Holiday, ditampilkan adegan Audrey Hepburn menaiki Vespa melintasi jalanan Kota Roma. Trik promosi ini menghasilkan lebih dari 100.000 penjualan Vespa pada tahun berikutnya.

Klub Vespa bermunculan di seluruh Eropa, dan pada tahun 1952, keanggotaan Klub Vespa di seluruh dunia telah melampaui 50.000. Pada pertengahan tahun 1950-an, Vespa diproduksi dengan lisensi di Jerman, Inggris, Perancis, Belgia dan Spanyol.

Untuk lebih meluaskan jangkauan pemasaran, Piaggio kembali mengulangi trik promosi melalui film pada tahun 1956, yaitu dengan memanfaatkan aktor John Wayne yang beradegan turun dari kudanya dan kemudian menaiki Vespa. Vespa segera mendunia, dan pada tahun 1956 ini juga, satu juta unit vespa telah terjual. Vespa segera mencatat penjualan unit kedua juta pada tahun 1960. Vespa yang awalnya hanya dianggap sebagai kendaraan utilitas kelas rendah berubah menjadi lambang kebebasan dan romantisme.

Pada tahun 1964 D’Ascanio yang sudah jenuh dengan dunia skuter meninggalkan Piaggio untuk bergabung dengan Grup Agusta Cascina Costa, salah satu produsen helikopter terbesar di Italia. D’Ascanio tetap akan dikenal sebagai bapak skuter Vespa, meskipun ia memiliki puluhan penemuan dan paten lainnya di dunia penerbangan.

Setahun kemudian, pada bulan Oktober 1965 saat terjadi pemogokan kerja di pabrik Vespa, Enrico Piaggio tiba-tiba jatuh sakit. Ambulans yang membawanya ke rumah sakit harus melewati kerumunan pemogok. Piaggio dirawat beberapa hari namun memilih untuk pulang dan kemudian meninggal dunia pada 16 Oktober 1965 di usia 60 tahun. Ribuan pelayat berbaris di jalan-jalan saat pemakamannya, termasuk para karyawannya yang mogok kerja.

Kematian Enrico Piaggio tidak menyurutkan Vespa. Karena pada tahun 1970 Vespa sudah terjual empat juta unit, dan kemudian sepuluh juta pada akhir tahun 1980an. Vespa terus berkembang pesat hingga tahun 1992 ketika Giovanni Alberto Agnelli, putra dari Antonella Bechi Piaggio dan Umberto Agnelli (Pemilik FIAT), menjadi CEO.

Agnelli sangat sukses dalam memperluas produksi dan memodernisasi pabrik. Namun sayang, dia meninggal mendadak karena kanker pada tahun 1997, dalam usia 33 tahun. Pada tahun 1999 Perusahaan Piaggio dijual kepada Morgan Grenfell Private Equity, tetapi pada akhir tahun 2002, perusahaan justru kolaps dan merugi sebesar 129 juta Euro. Kekacauan ini menyebabkan banyak operasi produksi dan pemasaran Vespa di berbagai negara terganggu.

Pada tahun 2003 Perusahaan Piaggio (Piaggio & C. SpA) diakuisisi oleh IMMSI dan dijadikan perusahaan induk untuk merk Vespa, Aprilia, Gilera, Moto Guzzi, dan Derbi.

=======

VESPA DI INDONESIA

1) Selain diimpor secara CBU, Vespa di Indonesia juga diproduksi oleh Dan Motor Vespa Indonesia (DMVI). Perusahaan ini merupakan perusahaan patungan antara Indonesia dan East Asiatic Company yang berpusat di Denmark. Perusahaan ini membangun pabrik Vespa di Pulo Gadung, Jakarta.

2) DMVI hanya memproduksi Vespa model 90 dan 150cc di bawah lisensi Piaggio untuk pasar Indonesia. Pada tahun 1976 sekitar 40.000 unit diproduksi di Indonesia sehingga menjadikan DMVI/Vespa sebagai produsen/merek sepeda motor terbesar ketiga di tanah air.

3) DMVI mengekspor Vespa ke Thailand dengan fasilitas insentif pajak, sehingga tetap kompetitif secara ekonomi di Thailand. Pabrik ini diperluas secara besar-besaran pada tahun 1977 untuk memproduksi sub-komponen, menyusul keputusan pemerintah yang mengharuskan penggunaan sub-komponen dalam jumlah yang lebih besar. Sub-komponen juga dibeli dari pabrikan Indonesia lainnya setelah kualitasnya disetujui oleh Piaggio.

4) Produksi Vespa di Indonesia berhenti pada tahun 2001.

=======

SEKILAS SEJARAH PIAGGIO

1) Perusahaan Piaggio didirikan oleh Rinaldo Piaggio pada tahun 1884, awalnya memproduksi lokomotif dan gerbong kereta api yang berbasis di Kota Pontedera, Italia.

2) Pada tahun 1917, menjelang akhir Perang Dunia I, Rinaldo Piaggio beralih ke sektor militer dan mulai memproduksi perahu motor anti- kapal selam, pesawat terbang, dan pesawat amfibi MAS di bawah lisensi Ansaldo, Macchi, Caproni, dan Dornier. Salah satu pesawat buatan Piaggio adalah Bomber Piaggio P108.

3) Rinaldo meninggal pada tahun 1938, saat itu Piaggio dimiliki oleh banyak pemegang saham dalam keluarganya, bersama dengan pengusaha Attilio Odero. Manajemen perusahaan diserahkan kepada putranya Enrico dan Armando Piaggio.

4) Pada Perang Dunia II, pabrik Pontedera hancur akibat pengeboman Sekutu dan aktivitas produksi dipindahkan ke kawasan Biella. Karena Italia kalah dalam PD II dan mendapatkan sanksi pembatasan militer, maka Piaggio tidak dapat melanjutkan usaha pembuatan pesawat dan kendaraan militer.

5) Sebelumnya, Enrico Piaggio juga telah memutuskan untuk beralih memproduksi moda transportasi modern dan terjangkau untuk masyarakat Italia, dan Vespa adalah produk pertamanya.

Sumber:

1) Corradino D’Ascanio: An Outstanding Engineer and Inventor, yang dimuat dalam Majalah Wide – Piaggio Group Magazine. (tri)

Continue Reading

Otomotif

Oli Palsu Marak beredar, Kenali Perbedaan Oli KW dan Asli Sebelum Kendaraan Rusak

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Peredaran oli palsu meresahkan. Sejumlah konsumen jadi korban dan telah mengadu ke penegak hukum.

Supaya Anda tak menjadi korban, kenali perbedaan oli palsu dan asli menurut informasi resmi.

Untuk memastikan apakah oli yang Anda beli palsu atau asli ada delapan hal yang harus diperhatikan.

Baru-baru ini Kementerian Perdagangan diminta tegas dalam menjalankan tugasnya, terutama di bidang pengawasan terhadap barang yang beredar dalam rangka perlindungan terhadap konsumen.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron saat menanggapi kian maraknya sparepart dan oli palsu yang beredar dan meresahkan masyarakat.

Menurut pria yang disapa Kang Hero ini, Kemendag memiliki instrumen untuk melakukan kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan agar tidak terjadi pelanggaran.

“Kalau pengawasannya lebih ketat kan nggak bisa beredar begitu saja, kalaupun beredar dan kemudian memiliki dampak dampak yang saya kira merugikan, penindakannya harus lebih lagi dan kalau sudah masuk dalam ranah pidana yang tentu itu aparat penegak hukum lah yang akan bertindak,” Ungkapnya.

Hal itu, sambungnya, dalam rangka memberikan rasa aman dan kepastian hukum kepada konsumen.

“Kalau penyelidikan bisa dilakukan oleh PPNS Kementerian Perdagangan atau di Direktorat Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga itu bisa,” kata Hero kepada awak media, di Jakarta, Kamis (28/3/2024).

“Tapi nanti secara hukumnya, penyidikan nya dilakukan oleh aparat penegak hukum. Jadi saya kira ini yang harus dilakukan,” tambahnya.

Sebelumnya, Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda (PB KAMI) melakukan aksi penyampaian pendapat di Mabes Polri dan Kementerian Perdaganan terkait maraknya peredaran oli palsu di kalangan konsumen pekan lalu.

Ketua Umum PB KAMI Sultoni mengatakan pihaknya merasa sangat prihatin karena masih ada nya praktik produksi pelumas atau oli palsu dengan merk dagang terkenal.

Menurutnya, oli palsu tersebut juga merugikan produsen oli asli dan merugikan konsumen pemilik kendaraan bermotor. (tw)

Continue Reading
Advertisement

Trending