Connect with us

Internasional

Amnesty Internasional Sebut Israel Gunakan Fosfor Putih saat Jatuhkan 6000 Bom ke Gaza

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Gaza, Israel jatuhkan 6.000 bom di Gaza dalam 6 hari. Amnesty Internasional simpulkan, Israel gunakan fosfor putih untuk menyerang.

Sementara itu, Amnesty International mendesak Israel agar senantiasa menghormati Hukum Humaniter Internasional (HHI), warga sipil harus diselamatkan.

Pernyataan tersebut dikeluarkan beberapa jam setelah Human Rights Watch (HRW) pada Kamis malam memverifikasi video yang menunjukkan rangkaian ledakan fosfor putih yang ditembakkan di atas Gaza dan Lebanon pada 10-11 Oktober.

“Penggunaan fosfor putih oleh Israel dalam operasi militer di Gaza dan Lebanon meningkatkan risiko cedera parah secara jangka panjang pada warga sipil,” kata HRW.

Harus ada tindakan nyata dari dunia terhadap kekejaman real teroris Israel ke Gaza dengan membunuh penduduk sipil Palestina menggunakan bom fosfor putih. (tri)

Internasional

Pendiri Amazon Jeff Bezos Modali Dua Startup di Indonesia, Semua Sudah Bangkrut

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Dua startup yang didanai pendiri Amazon Jeff Bezos berakhir tragis. Ula dan Bukukas mengumumkan untuk menghentikan operasinya.

Ula, startup bidang pemenuhan barang dagangan warung dan toko kelontong, mengumumkan menutup bisnisnya dan PHK massal pada Oktober lalu. Perusahaan mengungkapkan beralih ke bisnis lain namun tak menjelaskan dengan rinci rencana tersebut.

“Hari ini, menandai titik balik untuk Ula. Setelah banyak pertimbangan dalam beberapa bulan, kami memutuskan beralih dari bisnis distribusi FMCG berbasis inventaris di Ula,” kata perusahaan dalam laman resminya.

Keputusan itu, Ula mengatakan akan membuat perusahaan dapat mengarahkan upaya dengan skala lebih baik dari sebelumnya. Termasuk memanfaatkan teknologi, margin tinggi, dan efisiensi modal.

Sementara untuk PHK, perusahaan hanya mengatakan sejumlah besar anggota timnya terdampak. Namun tak disebutkan jumlah pasti yang dirumahkan.

Ula didukung oleh Bezos Expedition dan investor kelas kakap lain Prosus Ventures, Tencent, B-Capital serta Northstar Group dan AC Ventures yang berbasis di Indonesia. Bezos Expedition sendiri merupakan perusahaan pengelola aset pribadinya.

Beberapa waktu lalu startup ini pernah membuat heboh usai mengumumkan pendanaan seri B senilai US$ 87 juta (sekitar Rp 1,3 triliun).

Sementara itu, Lummo yang merupakan pemilik aplikasi Bukukas mengumumkan aplikasi pencatatan keuangan berhenti beroperasi. Pada Mei lalu, pengguna BukuKas menerima pemberitahuan melalui WhatsApp resmi perusahaan soal hal tersebut.

“Aplikasi BukuKas tidak lagi dapat digunakan setelah tanggal 26 Mei 2023,” begitu bunyi pesan dari nomor WhatsApp resmi Bukukas.

Pengguna diminta mengunduh data pencatata keuangan di aplikasi BukuKas dalam bentuk Excel. Langkah itu diminta dilakukan sebelum 26 Mei 2023 lalu.

“Kami dari tim Bukukas mengucapkan terima kasih atas penggunaan aplikasi Bukukas selama ini, mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis Bukukas lewat Whatsapp.

Pada Januari 2022, BukuKas mengumumkan pendanaan senilai Rp 1,14 triliun lewat Bezos Expedition. Putaran seri C startup dipimpin oleh Tiger Global dan Sequoia Capital India. (ut)

Continue Reading

Internasional

IDF Teroris Alami Masalah Besar Saat Gencatan Senjata: Prajurit Israel Berkurang, Suporter Hamas Bertambah

Published

on

REPORTASE INDONESIA -Gaza, Media Israel, Kan, menyatakan dalam laporannya, dari sudut pandang praktis, tentara Israel telah kalah dalam operasi militer mereka di Gaza.

Hal itu terkait kesepakatan gencatan senjata yang berada dalam alur kendali Hamas, milisi yang menjadi target utama mereka dalam bombardemen Gaza yang memantik amarah dunia Internasional.

Laporan Kan juga menambahkan, ada masalah yang sedang dihadapi pasukan Israel di Gaza selama gencatan senjata.

“Reorganisasi militer Israel di Gaza masih dalam tahap pembangunan dan peraturannya (garis komando) belum sepenuhnya jelas,” tulis laporan tersebut.

Media mencatat kalau tidak akan ada sebanyak 12.000 tentara Israel yang tersisa di Gaza, karena jumlah ini akan dikurangi oleh IDF terkait pengeluaran besar perang.Suporter Hamas Justru bertambah.

Laporan tersebut juga menyebutkan kalau pasukan pendudukan Israel berupaya mencegah pergerakan warga Palestina dari bagian selatan Jalur Gaza ke utara saat gencatan senjata dimulai.

“Seluruh unit yang bekerja dalam misi ini, menunjukkan bahwa “jelas bahwa mereka tidak akan berhasil dalam mencapai tujuan mereka untuk menghentikan semua gerakan ini,” tulis laporan Kan.

Ulasan ini menyandarkan pada asumsi kalau kembalinya warga Gaza dari selatan ke utara akan memperkuat barisan organisasi Hamas.

Sejumlah warga mengikuti aksi damai untuk Palestina di GDC, Depok, Jawa Barat, Minggu (26/11/2023).

Mereka yang kembali, diasumsikan, meninggalkan keluarga -anak dan istri- mereka tetap di Selatan, sementara warga Gaza yang kembali ke Utara datang untuk menengok rumah dan kondisi yang ada; berpotensi siap perang dan bergabung dengan Hamas.

Hal ini menjelaskan mengapa IDF menembaki warga Palestina yang kembali ke Gaza saat periode gencatan sejata. 

Berbondong-bondongnya warga Gaza ini, diulas Kan, sebagai kegagalan upaya Israel untuk merelokasi mereka ke lokasi lain.

Tentara Israel sebelumnya memang membagi Gaza menjadi dua bagian, Utara dan Selatan dalam upaya melokalisir perlawanan Hamas. Nyatanya, upaya itu gagal dan disebutkan sebagai harga yang mahal dari kesepakatan gencatan senjata yang terjadi.

“Jelas bahwa Hamas akan mencoba menghancurkan apa yang telah dilakukan tentara Israel sejauh ini, dan Israel telah mempertimbangkan hal ini dan menyadari bahwa ada harga yang harus dibayar untuk gencatan senjata,” tulis laporan Kan.

Media Israel melaporkan kalau Hamas masih menguasai Gaza 49 hari setelah agresi tentara Israel (IDF) di Jalur Gaza.

Laporan Channel 12 menambahkan, kalau gencatan senjata itu adalah hal yang bermanfaat bagi milisi perlawanan Palestina.

“Siapa pun yang berduka atas Hamas harus melihat hari ini; setelah 49 hari pertempuran “Hamas telah membuktikan bahwa mereka tetap kuat dan menguasai Gaza,” tulis laporan media Israel itu pada Jumat (24/11/2023).

Laporan tersebut mengulas bagaimana Brigade Al-Qassam berhasil memberlakukan gencatan senjata di selatan dan utara Jalur Gaza.

Ulasan Media Israel juga menunjukkan kalau sayap bersenjata Hamas tahu bagaimana dan kapan harus membawa para tahanan dan sandera ke Rumah Sakit Khan Yunis.

“Hamas tidak bertekuk lutut menghadapi gempuran pasukan pendudukan Israel,” kata media Israel.Hamas Gendong Sandera, Warga Israel Merasa Dikhianati IDF

Laporan itu merujuk pada perlakukan milisi perlawanan Palestina terhadap para sandera yang mereka sebut sebagai ‘hal masih terlalu tidak masuk akal’.

Hamas dan sejumlah milisi perlawanan di Gaza menyebut, memperlakukan sandera secara baik, merawat mereka sampai pertukaran benar-benar terjadi, sebuah hal yang sebaliknya justru dilakukan oleh tentara Israel. (tw)

Continue Reading

Internasional

Saat Gencatan Senjata, Israel Larang Warga Palestina Kembali Pulang Ke Rumahnya di Utara Gaza

Published

on

REPORTASE INDONESIA РGaza, Tentara Israel memperingatkan warga Palestina, untuk tidak pindah ke Jalur Gaza utara selama jeda kemanusiaan yang mulai berlaku Jumat (24/11) pagi waktu setempat.

Sementara itu, ribuan warga Palestina yang mengungsi akibat serangan Israel selama berminggu-minggu di Gaza, memanfaatkan jeda kemanusiaan untuk kembali ke rumah mereka dan mencari anggota keluarga mereka yang terpisah selama konflik.

Menurut reporter Anadolu, banyak warga meninggalkan sekolah-sekolah, yang difungsikan sebagai tempat perlindungan, untuk memeriksa rumah mereka.

Selama lebih dari satu bulan konflik, banyak warga Palestina di Gaza kehilangan kontak dengan anggota keluarga mereka karena terputusnya jaringan komunikasi dan sulitnya mobilitas.

Warga Palestina di Jalur Gaza utara, termasuk Kota Gaza, juga telah memeriksa rumah mereka, tetapi tidak akan bisa kembali ke tempat tinggal mereka selama jeda kemanusiaan, yang mencakup pertukaran sandera dan pengiriman bantuan ke wilayah itu. (tw)

Continue Reading
Advertisement

Trending