Connect with us

Otomotif

Antara Gengsi dan Resiko saat Mobil Listrik Menerjang Banjir Jakarta

Published

on

Antara Gengsi dan Resiko saat Mobil Listrik Menerjang Banjir Jakarta

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Ibukota Jakarta kembali menyapa dengan genangan air di berbagai sudut kota. Di tengah kemacetan yang mengular, sebuah pemandangan menarik tertangkap kamera: sebuah SUV listrik mewah dengan percaya diri menerobos banjir setinggi ban.

Terlihat tangguh, memang. Namun, di balik senyapnya mesin listrik itu, ada risiko besar yang sedang mengintai.

Banyak yang percaya bahwa mobil listrik (EV) jauh lebih aman menerjang banjir karena tidak memiliki lubang udara seperti mobil bensin. Namun, benarkah demikian? Lung Lung, pemilik bengkel spesialis Dokter Mobil, memberikan peringatan yang patut kita renungkan.

“Masalahnya, kita tidak pernah tahu seberapa kedap sistemnya,” ujarnya di Jakarta, (13/1/2026)

Bayangkan komponen bernama inverter. Komponen vital ini mengatur aliran listrik dari baterai ke motor penggerak. Ia diciptakan untuk bekerja keras, tapi tidak didesain untuk “berenang”. Sekali terendam dan terjadi korsleting, biaya perbaikannya bisa membuat kantong jebol karena seringkali tidak bisa diperbaiki lagi.

Belum lagi bicara soal keselamatan nyawa. Mobil listrik modern menggunakan tegangan tinggi, bahkan bisa mencapai 600 volt DC. Jika sistem perlindungannya gagal saat terendam, risikonya bukan sekadar mogok, tapi potensi sengatan listrik yang fatal.

“Listrik 12 volt saja bisa buat nyetrum ikan, bayangkan kalau 600 volt,” tambah Lung Lung.

Batas aman? Setengah ban. Itu adalah harga mati jika Anda tetap ingin mobil listrik Anda awet. Memaksakan diri menerjang banjir sedalam satu ban penuh mungkin terlihat keren di video media sosial, tapi hasil akhirnya bisa jadi mimpi buruk di bengkel.

Teknologi memang semakin canggih, tapi alam punya caranya sendiri untuk memberi peringatan. Yuk, lebih bijak berkendara. Lebih baik bersabar menunggu air surut daripada harus kehilangan kendaraan kesayangan atau bahkan membahayakan nyawa. (tw)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement