Connect with us

Hukum

Artis Inisial R Disebut Terseret Kasus Rafael Alun di KPK, Apakah Mengarah ke Raffi Ahmad?

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Setelah mendapatkan informasi seputar Rafael Alun yang saat ini jadi tersangka KPK.

Artis inisial R disebut terseret kasus Rafael Alun di Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK.

Isunya artis inisial R mengarah ke Raffi Ahmad.

Nama Raffi Ahmad terseret kasus dugaan korupsi Rafael Alun bukan tanpa alasan.

Belakangan diketahui Raffi Ahmad memiliki kedekatan dengan menantu Rafael Alun.

Ya, Raffi Ahmad dan menantu Rafael Alun merupakan kolega bisnis

Tak  bisa ditampik, nama Raffi Ahmad mencuat ditengah-tengah isu seorang artis inisial R yang ikut terseret kasus pencucian uang mantan pejabat pajak, Rafael Alun Trisambodo.https://d-32117821181485854569.ampproject.net/2303151529000/frame.html

Diketahui keterkaitan Artis inisial R ini muncul setelah Iskandar Sitorus, Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) datang ke kantor KPK.

Iskandar Sitorus pun sudah menyampaikan data-data tersebut ke KPK.

Disebut Iskandar artis tersebut tinggal di Jakarta dan sangat dikenal.

“Kami sudah sampaikan ke KPK. Inisialnya orang kaya baru itu R. R tersebut laki-laki, orang kaya baru, di Jakarta tinggalnya, sangat dikenal,” kata Iskandar Sitorus, Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) dikutip dari Kompas.com.

Banyak yang menduga, keterkaitan Raffi Ahmad diduga karena kedekatannya dengan menantu Rafael Alun, Jeremy Imanuel Santoso.

Raffi memang memiliki bisnis bersama dengan suami dari Angelia Embun Prasasya, anak pertama Rafael dan Ernie Meike.

Jeremy Imanuel Santoso yang merupakan kakak ipar Mario Dandy ini ternyata punya peran penting di bisnis Raffi Ahmad.

Di kerajaan bisnis Raffi Ahmad, Jeremy Imanuel Santoso adalah manajer dari RANS PIK Basketball.

Keduanya sering bertemu dalam event basket dan memamerkan kedekatan di media sosial. Selain itu, sosok Jeremy Imanuel Santoso juga dekat dengan banyak public figure.

Ia merupakan adik dari penyanyi Cantika Abigail.

Beberapa nama seleb terkenal yang ada dalam circle pertemanan Jeremy Imanuel Santoso adalah, Sean Galael, Nicholas Sean, Rob Clinton, Anya Geraldine, Sabda Ahessa, Daniel Wenas, Gilang Widya Pramana, Erika Carlina, Atta Halilintar, hingga Gading Marteen.

Dalam kesempatan tersebut, Iskandar Sitorus mengaku belum bisa memberikan informasi lebih detail terkait nama sang artis.https://d-17778441571069651543.ampproject.net/2303151529000/frame.html

Pihaknya tak ingin merusak citra artis tersebut sebelum adanya keputusan hukum.

“R, bukan yang lainnya, kami cukup menyebut nama inisial satu huruf.”

“Karena banyak nama yang bisa bertendensi buruk kalau kami menyebut lebih dari satu.”

“Kami tidak ingin merusak citra atau performa orang lain sebelum ada keputusan hukum yang menyatakan bahwa citranya rusak,” tegasnya.

Selain itu, Iskandar Sitorus juga mengatakan bahwa artis berinisial R merupakan anak band.

Namun, ia tetap belum bisa membeberkan informasi lebih lanjut terkait inisial atau nama band tersebut.

“Kalau bandnya juga baru disebut band aja.”

“Kita berharap agar yang dilakukan KPK terkait dengan LHKPN, kita bersyukur.”

“Belum pernah LHKPN diselidiki, tapi dalam kasus Rafael, alhamdulillah sudah,” tutup Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Diduga Terlibat Pencucian Uang Rafael Alun, Artis Inisial R Disebut Anak Band dan Ngaku Crazy Rich. (tw)

Hukum

Rosan Polisikan Connie, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Minta Bareskrim Profesional dan Hati-hati

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengomentari pelaporan terhadap pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie oleh Rosan Roeslani atas dugaan pencemaran nama baik. Sahroni meminta Bareskrim tetap profesional dan hati-hati.

“Mengenai Bu Connie yang dilaporkan ke Bareskrim Polri, saya sih berpesan saja kepada Bareskrim agar tidak reaktif dalam menanggapi laporannya.

Tetap kedepankan kaidah-kaidah hukum yang berlaku dan sesuai aturan. Lalu yang terpenting, polisi jangan ikut terbawa drama politik karena mulai masa pencoblosan” kata Sahroni dalam keterangannya, Selasa (13/2/2024).

Sahroni berpesan supaya polisi tak terbawa dinamika politik yang berkembang. Ia mengingatkan Bareskrim bekerja dalam koridor yang telah ditentukan.

“Tetap bekerja profesional, hati-hati dan sesuai dengan aturan dan proses yang berlaku. Saya yakin Bareskrim bisa menjaga prinsip-prinsip profesionalitas ini,” ungkap Bendahara Umum Partai NasDem ini.

Ia mengajak semua kalangan dari elit politik hingga masyarakat untuk menjaga kondusifitas menjelang hari pemungutan suara. Ia berharap Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik.

“Besok sudah hari pencoblosan. Sudah kesampingkan dahulu drama-drama yang bisa timbulkan kegaduhan. Biarkan masyarakat berpikir dengan tenang terkait siapa pemimpin dan wakil rakyat yang akan ia pilih besok,” katanya.

Diketahui, Rosan Roeslani yang juga ketua TKN Prabowo-Gibran melaporkan Connie Rahakundini Bakrie ke Bareskrim Polri. Rosan melaporkan Connie atas dugaan pencemaran nama baik.

Kuasa hukum Rosan, Otto Hasibuan, mengatakan laporan itu dilayangkan pihaknya pada Senin (12/2). Dia juga mengklaim laporan itu telah diterima oleh Bareskrim Polri.

“Laporannya itu, laporan kepada Connie karena adanya tindakan dari Connie dengan ucapan-ucapan yang mencemarkan nama baik daripada Pak Rosan. Jadi kita laporkan dengan Pasal 45 UU ITE juncto Pasal 27,” kata Otto kepada wartawan, Selasa (13/2/2024).

Connie dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan berita bohong. Connie dilaporkan atas ucapannya dalam video di kanal YouTube ‘Kanal Anak Bangsa’.

Otto menjelaskan pelaporan tersebut dilakukan lantaran Rosan merasa namanya dicatut oleh Connie dalam pernyataannya yang menyebut Prabowo Subianto hanya bakal menjabat presiden selama dua tahun saja. Karena itu, Otto menyebut, kliennya merasa dirugikan oleh pernyataan Connie.

“Jadi kan di situ Connie ngomong gitu, Connie kan bantah yang dibilang tentang Prabowo itu hanya dua tahun dan sebagainya itu kan. Dituduh di situ kan Pak Rosan yang ngomong seperti itu, padahal sebenarnya Pak Rosan nggak pernah ngomong seperti itu. Jadi itu kan sebenarnya kan merugikan nama baiknya Pak Rosan,” jelas Otto.

Otto mengatakan pelaporan itu dilakukan Rosan atas nama pribadi dan tidak berkaitan dengan TKN Prabowo-Gibran. Dia juga memastikan Rosan siap mengikuti prosedur yang ada di Bareskrim Polri nantinya. (tri)

Continue Reading

Hukum

Penetapan Prabowo-Gibran oleh KPU Kembali Digugat

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terkait keputusan penetapan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi pasangan calon pada Pilpres 2024.

Berdasarkan penelusuran di situs sipp.ptun-jakarta.go.id, gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 58/G/2024/PTUN.JKT.

“Hari ini kami, tiga aktivis pro demokrasi bersama TPDI jilid 2 mendatangi PTUN dan mendaftarkan (gugatan) keputusan KPU yanf menetapkan Prabowo dan Gibran paslon capres 2024 dicabut,” kata Petrus Hariyanto, salah satu penggugat, dalam dalam acara Malam Tirakatan untuk Kejujuran dan Keadilan di Komunitas Utan Kayu, Senin (12/2) malam.

Petrus turut bercerita soal laporan yang dilayangkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) beberapa waktu lalu soal pencalonan Gibran.

Diketahui, DKPP telah memutus perkara tersebut dan memberikan sanksi peringatan keras kepada Ketua KPU Hasyim Asy’ari serta para anggotanya terkait pencalonan Gibran Rakabuming Raka. Petrus menyebut keputusan DKPP itu menjadi bukti bahwa pencalonan Gibran sebagai cawapres telah cacat hukum.

“Kami menganggap keputusan KPU menetapkan Gibran sebagai cawapres kehilangan legitimasi etik, kehilangan legitimasi moral, bahkan cacat hukum,” ucap dia.

Sebelumnya, Petrus Selestinus dkk juga menggugat KPU ke PTUN Jakarta karena telah melanggar etika dalam pencalonan Gibran. Gugatan itu telah terdaftar di PTUN Jakarta pada Rabu (7/2) dan terdaftar dengan nomor perkara 57/G/TF/2024/PTUN.JKT.

“Menuntut kepada PTUN Jakarta agar, satu, KPU terbukti melakukan Perbuatan Melanggar Hukum. Kedua, menyatakan tidak sah dan batal keputusan KPU soal penetapan pencalonan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka,” kata Petrus, Minggu (11/2).

Dalam gugatannya, Petrus juga meminta PTUN Jakarta untuk memerintahkan penggantian pasangan calon. Pergantian dilakukan koalisi pendukung Prabowo dengan mengajukan nama cawapres baru.

“Apabila PS-GRR yang terpilih, maka PS-GRR bisa di-impeach atas alasan tidak memenuhi syarat sebagai presiden dan wakil presiden 2024-2029,” ucap Petrus.

“Untuk itu akan diganti dengan mekanisme yang tentu saja DPR harus pikirkan nanti,” lanjutnya.

Terkait gugatan tersebut, Komisioner KPU Mochamad Afifuddin mengatakan pihaknya akan bersiap menghadapinya. Namun, ia tak menjawab saat ditanya apakah gugatan akan mengganggu pilpres yang sudah berjalan.

“Kami menyiapkan diri untuk menghadapi gugatan seperti sebelumnya juga,” ujar Afif. (tri)

Continue Reading

Hukum

Crazy Rich Surabaya VS Antam! Budi Said Jadi Tersangka, Namun Masih Berlanjut

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Pada Desember 2023, pengusaha asal Surabaya, Budi Said mengajukan gugatan PKPU terhadap ANTM ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena tak kunjung menyerahkan Emas 1,1 ton atau sekitar Rp1,1 triliun.

Akan tetapi, Budi Said ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam penjualan emas logam mulia 1 ton lebih di Butik Surabaya 1 Antam beberapa waktu yang lalu.

Terlepas dari gugatan PKPU yang dicabut Budi Said, ia menyebut permohonan PKPU bersifat tidak sederhana. Ia menyebut gugatan PKPU seharusnya juga diajukan oleh Menteri Keuangan, sesuai Pasal 223 jo Pasal 2 ayat 5 UU Kepailitan dan PKPU.

Adapun putusan tersebut dibacakan pada Selasa (6/2) silam. Menurut Fernandes, Majelis Hakim telah membacakan pertimbangan yang intinya menyatakan bahwa permohonan PKPU bersifat tidak sederhana lantaran diduga berkaitan erat dengan perkara pidana yang sedang berlangsung.

Untuk putusannya sendiri, Fernandes menyebut pihaknya masih menunggu salinan resmi dari pengadilan. Pasalnya, putusan masih dalam tahap minutasi.

“Akhir kata, kami ingin menyampaikan agar ke depannya para kreditor-kreditor BUMN, terutama kreditor yang utangnya tidak sederhana, agar tidak gegabah untuk menggunakan instrumen PKPU sebagai upaya pemenuhan haknya,” kata dia di Jakarta, (8/2/2024).

Budi sebelumnya menuntut Antam membayar ganti rugi 1.136 kg emas batangan atau uang yang disesuaikan dengan fluktuasi nilai emas lewat www.logammulia.com.

Per 7 Juli 2022, harga emas Antam tercatat Rp969 ribu per gram. Jika dikalikan 1.136 kg, maka nilainya menjadi lebih dari Rp1,1 triliun.

Diketahui, perselisihan Budi dan perusahaan pelat merah itu bermula ketika ‘crazy rich Surabaya’ itu membeli emas sebanyak 7 ton dari Antam pada 2018. Kendati demikian, Budi baru menerima 5.935 kg. Lantas, Budi menggugat Antam dan sejumlah pihak lainnya karena merasa dirugikan.

Budi menggugat Antam ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Jumat, 7 Februari 2020, dengan nomor perkara 58/Pdt.G/2020/PN Sby.

Menurut laman PN Surabaya, disebutkan ada lima pihak tergugat. Meliputi, Antam sebagai tergugat I, Kepala BELM Surabaya I Antam sebagai tergugat II, Tenaga Administrasi BELM Surabaya I Antam sebagai tergugat III. Lalu, General Trading Manufacturing And Service Senior Officer Ahmad Purwanto sebagai tergugat IV, dan Eksi Anggraeni sebagai tergugat V.

Awalnya, Budi menang di PN Surabaya. Namun ia kemudian kalah di tingkat banding. Selanjutnya, Budi mengajukan kasasi ke MA. Lalu, pengajuan kasasi Budi ke MA akhirnya dikabulkan majelis hakim agung. Kisah ini masih akan terus berlanjut, Crazy Rich Surabaya Budi Said Vs BUMN PT ANTAM! (ut)

Continue Reading
Advertisement

Trending