Petani
Banyak TKI Tidak ingin Jadi Petani di Indonesia, Namun Rela Jadi Petani di Luar Negeri
REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Banyak tenaga kerja di Indonesia yang tidak ingin menjadi Petani di negeri sendiri, tapi banyak yang mau jadi Petani di Luar Negeri.
Gaji sistem dan mentalitasnya ternyata berbeda, bahkan di luar negeri banyak yang sudah menerapkan sistem Pertanian Modern.
Banyak Masyarakat yang justru optimis jika seandainya Pertanian di Indonesia menggunakan sistem Moderen dan di dukung oleh Pemerintah maka banyak yang akan jadi petani, tapi sayangnya sistem di Indonesia ini tidak berpihak kepada Petani.
Alasan mengapa banyak orang Indonesia lebih memilih menjadi Petani di Luar Negeri yang pertama adalah Gaji dan Fasilitas, Petani disana dibayar lebih tinggi bisa mencapai belasan juta rupiah perbulan, ada Asuransinya, diberi tempat tinggal yang layak dan teknologinya canggih.
Dibandingkan dengan Negara ini yang justru para Petani merugi karena harga panen tidak sebanding dengan biaya Produksi.
Dinegara Maju aktif membantu lewat subsidi, teknologi dan Pasar.
Masalah gengsi dan mentalitas Petani di Indonesia masih dipandang sebelah mata, tapi kalau di luar Negeri Petani justru di Hargai sebagai profesi penting dalam rantai Pangan Nasional.
Para Konglomerat dan Milyarder saat ini pun banyak bisnisnya beralih ke Pertanian dan peternakan untuk mengantisipasi dengan kemajuan teknologi yang pesat. (tri)
