Connect with us

Petani

Budidaya Talas, Peluang Bisnis yang Jarang Dilirik tapi Laku Keras di Pasar Ekspor

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Budidaya talas sering kali dipandang sebelah mata, namun siapa sangka tanaman ini memiliki pasar yang luas hingga ke luar negeri. Seorang petani dari Solo sukses membudidayakan talas dengan metode yang efisien, sehingga hasil panennya memiliki kualitas premium dan banyak diminati oleh pasar lokal maupun ekspor. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan talas semakin meningkat, terutama dari negara-negara Asia yang menjadikannya sebagai bahan pangan pokok maupun camilan olahan.

Keunggulan talas terletak pada kemudahannya dalam perawatan serta daya tahannya yang tinggi. Petani hanya memerlukan lahan yang cukup dan teknik perawatan sederhana untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Selain itu, tanaman ini juga tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, sehingga meminimalkan risiko gagal panen. Dengan modal yang relatif kecil, budidaya talas dapat memberikan keuntungan yang besar bagi para petani.

Di pasar lokal, talas sering diolah menjadi berbagai makanan seperti keripik dan kolak, sementara di luar negeri, umbi ini digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai hidangan khas. Negara-negara seperti Jepang, Korea, dan Taiwan merupakan pasar ekspor terbesar bagi talas dari Indonesia. Dengan semakin tingginya permintaan, banyak petani mulai beralih ke budidaya talas sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Melihat potensi ini, diharapkan pemerintah dan pelaku usaha dapat memberikan dukungan kepada petani dalam bentuk pelatihan dan akses pasar yang lebih luas. Dengan strategi pemasaran yang tepat, talas bisa menjadi komoditas unggulan yang tidak hanya menguntungkan petani lokal, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di pasar ekspor pertanian global. (tri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement