Connect with us

Internasional

Doa, Dukungan Moril dan Bantuan Nyata untuk Sodara Kita Sesama Umat Muslim di Palestina

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Negeri Palestina atau al-Quds adalah negeri para nabi dan saat ini tengah digempur dan diserang beaar-besaran oleh penjajah the real terorist Israel yang dibantu oleh sekutunya Amerika Serikat, mari kita doakan agar mereka semua hancur lebur dan Allah binasakan sebagaimana mereka membantai para wanita dan anak-anak di negeri palestina.

إن القدس اخت مكة و المدينة، من خانها خانهما، ولا عذرا له مطلقا.

Al-Quds adalah saudaranya Makkah dan Madinah, barang siapa mengkhianatinya maka ia telah mengkhianati keduanya tidak ada alasan apapun baginya

-Imam Ibnu Badis.

“BUTUH berapa nyawa & darah lagi yang harus tumpah di Palestina untuk menggugah nurani kemanusiaanmu dan membangkitkan pembelaanmu⁉️” .

🤲🏼 SAATNYA tangan-tangan kita berkumpul untuk bermunajat…
🚩 SAATNYA hentak kaki kita berkumpul untuk kuatkan Gaza dan gentarkan penjajah…
❤‍🩹 SAATNYA suara pembelaan kita berkumpul lebih besar, untuk mengembalikan senyum dan ketegaran anak-anak Gaza yang kehilangan dan ketakutan..

📣 Di Momentum Sumpah Pemuda Indonesia
Memanggil jiwa-jiwa merdeka Bangsa Indonesia yang tegak bersama melawan Penjajahan

🔥 HADIR & SERUKAN SELUAS-LUASNYA 💪🏽

🇮🇩 Aksi Damai Sumpah Pemuda Indonesia
✊🏼 LAWAN PEMBANTAIAN DI PALESTINA 🇵🇸
🗓️ Sabtu, 28 Oktober 2023
⌚ 06.00-selesai
📍 Titik Kumpul: Depan Kedubes AMERIKA SERIKAT – Jakarta Pusat

🔗 SEBARKAN & AJAK simpul-simpul dan jaringan massa serta komunitas anak bangsa di seluruh Indonesia.

IStandWithPalestine

SumpahPemudaIndonesia

BelaPalestina

BelaAlQuds

FreePalestine

GazaUnderAttack. (tw)

https://www.facebook.com/reel/821938332990635?s=yWDuG2&fs=e&mibextid=Nif5oz

Internasional

Kekejaman Zionis Teroris Israel, IDF Undang Warganya Saksikan Penyiksaan Brutal Warga Palestina

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Gaza, Organisasi Hak Asasi Manusia, Euro-Med Human Rights Monitor, Senin (12/2/2024) melaporkan kalau Pasukan Pendudukan Israel (IDF) mengundang sekelompok warga sipil Israel ke pusat penahanan dan penjara yang menahan tahanan Palestina dari Jalur Gaza.

Undangan itu ditujukan agar pemukim Israel bisa menyaksikan penyiksaan terhadap para tahanan.

IDF Undang Warga Israel Saksikan Penyiksaan Warga Palestina Secara Brutal dan Kejam

Disebutkan, banyak dari pemukim Israel yang pada akhirnya juga ikut melakukan penyiksaan terhadap para tahanan tersebut.

Para pemukim warga sipil Israel ini juga diizinkan untuk memfilmkan penyiksaan itu di ponsel mereka sendiri.

“Ditangkap selama serangan darat IDF di Gaza, para tahanan ditahan untuk jangka waktu yang berbeda-beda di dalam dua pusat penahanan: satu terletak di daerah Zikim di perbatasan utara Jalur Gaza, dan satu lagi berafiliasi dengan penjara Naqab di Israel selatan,” tulis laporan JN mengutip dari Euro-Med Human Rights Monitor.

Merekam Penyiksaan Sambil Tertawa

Para tahanan yang dibebaskan mengatakan kepada Euro-Med Monitor kalau tentara IDF secara sengaja menampilkan mereka di hadapan warga sipil Israel.

Setelah itu, mereka dituding kalau mereka adalah pejuang yang berafiliasi dengan kelompok perlawanan Palestina.

Mereka juga dianggap telah ambil bagian pada serangan Banjir Al Aqsa pada 7 Oktober.

“Menurut kesaksian yang diterima oleh Euro-Med Monitor, kelompok yang terdiri dari 10-20 warga sipil Israel pada suatu waktu diizinkan untuk menonton dan sambil tertawa merekam tahanan Palestina yang hanya mengenakan pakaian dalam, sementara tentara IDF menyiksa mereka secara verbal dan fisik, termasuk memukuli mereka dengan tongkat logam, tongkat listrik, dan menuangkan air panas ke kepala mereka,” tulis laporan tersebut

Euro-Med Monitor menambahkan hal ini sebagai kejahatan baru ke dalam daftar kejahatan yang dilakukan oleh IDF terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, khususnya terhadap tahanan yang menjadi sasaran penyiksaan kejam, penghilangan paksa, penangkapan sewenang-wenang, dan tidak adanya pengadilan yang adil, di antara kekejaman lainnya.

Semoga Allah segera menghancurkan Israel, Aamiin. (ut)

Continue Reading

Internasional

Pembantaian Rafah Dimulai, Anak-anak Palestina Mandi Darah Karena Bom Israel

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Rafah, Israel dilaporkan memulai prosedur serangan darat (ground invasion) ke Rafah, Gaza Selatan,  dengan mulai mengintensifkan serangan udara.

Sabtu (10/2/2024), serangan udara Israel dilaporkan menewaskan 28 warga Palestina, termasuk sepuluh anak-anak, di Rafah.

Pembantaian itu terjadi beberapa jam setelah badan-badan bantuan dunia dan PBB memperingatkan kalau sejumlah besar warga Palestina akan mati jika Israel melanjutkan serangan militer skala besar ke Rafah.

Kota di perbatasan Gaza selatan adalah tempat sekitar 1,3 juta warga Palestina tinggal, termasuk ratusan ribu di kota-kota tenda.

“Ada rasa cemas dan panik yang semakin besar di Rafah,” kata Philippe Lazzarini, kepala badan UNRWA, kepada Reuters.

“Orang-orang tidak tahu ke mana harus pergi,” katanya.

Serangan ini juga membuktikan kalau isyarat evakuasi warga sipil lebih dulu sebelum ground invasion dari perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu, cuma formalitas dan basa-basi.

Pada hari Jumat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan kalau tentara Israel (IDF) diperintahkan untuk menyusun rencana evakuasi penduduk dan menghancurkan empat batalion Hamas yang dikatakan masih berada di Rafah.

“Perang tidak diperbolehkan di kamp pengungsi raksasa,” kata Jan Egeland, sekretaris jenderal Dewan Pengungsi Norwegia.

Egeland memperingatkan akan terjadinya “mandi darah” jika pasukan darat Israel menyerang Rafah.

Mahmoud Abbas Nyatakan Niat Israel Lakukan Pembersihan Etnis

Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas memperingatkan bahwa tujuan Israel adalah mengusir paksa warga Palestina ke Mesir sebagai pengulangan pembersihan etnis Israel terhadap warga Palestina pada Nakba 1948.

“Mengambil langkah ini mengancam keamanan dan perdamaian di kawasan dan dunia. Ini melanggar semua garis merah,” kantor Abbas mengumumkan.

Seorang pejabat Israel yang tidak mau disebutkan namanya mengklaim bahwa Israel ingin warga Palestina di selatan Gaza untuk kembali ke utara, tempat dimana banyak pengungsi berasal setelah rumah mereka dihancurkan oleh pemboman Israel.

Anak Palestina Mandi Darah Karena Bom Israel

Bom-bom Israel ke Rafah menyasar tak pandang bulu, termasuk wanita dan anak-anak.

Seorang bocah perempuan Palestina berusia 5 tahun, Hind Rajab, misalnya.

Dia ditemukan tewas pada hari Sabtu.

Kematian Hind Rajab punya cerita sangat menyedihkan yang menjadi contoh terbaru kekejaman tentara IDF.

“Ayo bawa aku. Maukah kamu datang dan membawaku? Aku sangat takut, mohon silakan datang!” Hind terdengar berkata dalam rekaman panggilan ke responden.

https://www.facebook.com/share/p/DP1uLg2xhMrcDLHe/?mibextid=2JQ9oc

Pasukan Israel kemudian melepaskan tembakan dan membunuh dua pekerja ambulans yang dikirim untuk menemukannya, sehingga nasib Hind tidak diketahui hingga sekarang ditemukan juga meninggal.

Israel Sengaja Bikin Gaza Kelaparan

Pengeboman, pengepungan, dan agresi militer darat Israel yang terus berlanjut menyulitkan kelompok bantuan, termasuk UNRWA, untuk memfasilitasi masuk dan pengiriman makanan ke wilayah kantong yang terkepung tersebut.

Reuters menambahkan bahwa “hampir satu dari 10 warga Gaza yang berusia di bawah lima tahun kini mengalami kekurangan gizi akut, menurut data awal PBB dari pengukuran lengan yang menunjukkan penurunan fisik.”

Alex de Waal, direktur eksekutif Yayasan Perdamaian Dunia di Universitas Tufts, pekan lalu memperingatkan bahwa kecuali kampanye bersenjata Israel segera dihentikan, “Gaza akan dilanda kelaparan akut.”

De Waal menjelaskan, “Israel dengan sadar menciptakan kondisi ini, karena mereka telah diperingatkan, dan diperingatkan berulang kali, namun hal ini terus berlanjut. Dan hal ini membuat mereka bersalah. Dan apapun niatnya, kejahatan tetap dilakukan.”

Pengeboman dan operasi darat Israel telah menewaskan 27.947 warga Palestina dan melukai 67.459 lainnya, mayoritas perempuan dan anak-anak.

Lebih banyak lagi yang mungkin terkubur di bawah reruntuhan blok apartemen dan rumah-rumah yang hancur akibat serangan udara dan penembakan Israel. (tri)

Continue Reading

Internasional

Hamas Tuding Israel Ingin Perpanjang Agresi di Gaza

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Gaza, Hamas Palestina menyebut pemerintah Israel dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melakukan segala cara untuk menyesatkan opini publik Israel dan memperpanjang agresinya di Jalur Gaza.

“Para menteri dari pemerintah penjajah telah mengulangi seruan mereka untuk mengusir rakyat Palestina di Jalur Gaza, dalam upaya untuk menghalangi jalan yang mengarah pada penghentian agresi terhadap warga sipil,” ujar anggota biro politik Hamas, Osama Hamdan di Gaza, (8/2/2024).

Pernyataan itu muncul kurang dari satu jam setelah Netanyahu mengumumkan penolakannya terhadap tuntutan Hamas untuk menyelesaikan kesepakatan pertukaran tahanan. (tri)

Continue Reading
Advertisement

Trending