Connect with us

Olahraga

Eks Pemain Timnas Indonesia Menuju Caleg Pemilu 2024

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Pesta demokrasi sebentar lagi, bulan Februari 2024. Ternyata banyak insan sepakbola nasional yang mencoba peruntungan baru di dunia politik. Ada sederet mantan pelatih dan pemain timnas yang ternyata tecatat sebagai calon anggota legislatif, baik untuk tingkat Kabupaten-Kota, Propinsi maupun DPR-RI.

  1. Seto Nurdiyantoro – Caleg DPR RI Partai Nasdem dari Dapil DIY
  2. Marwal Iskandar – Caleg DPRD Sulawesi Selatan Partai PKB dari Dapil Sulsel XI
  3. Oktavianus Maniani – Caleg DPRD Papua Partai Golkar dari Dapil Papua VI
  4. Markus Harison – Caleg DPRD Kota Bandung Partai PDIP dari Dapil Kota Bandung VI
  5. Kurnia Sandy – Caleg DPRD Kabupaten Sidoarjo Partai PAN dari Dapil Sidoarjo I
  6. Ardan Aras – Caleg DPRD Kabupaten Poliwali Mandar Partai PAN dari Dapil Kabupaten Polman I
  7. Jack Komboy – Caleg DPRD Propinsi Papua dari Partai Hanura
  8. Aris Budi Prasetyo – Caleg DPRD Kota Pasuruan Partai PAN dari Dapil Kota Pasuruan III.
  9. Rachmad Darmawan – Caleg DPR RI dari Partai Demokrat Dapil Lampung II

Semoga mereka bisa terpilih dan mampu menyuarakan perbaikan sepakbola baik di daerahnya masing-masing maupun ditingkat nasional. (tri)

Olahraga

Apakah STY akan Dipecat atau Diperpanjang kontraknya Sebagai Pelatih Timnas?

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Diperpanjang atau tidak kontraknya sebagai pelatih tim nasional Indonesia, CV alias Curriculum Vitae Shin Tae Yong akan tetap mentereng karena telah mampu mengantar negara yang liganya amburadul seperti Indonesia ini melompat 30 peringkat FIFA dari 175 ke 142 dalam 5 tahun kontraknya.

Dia juga mampu meloloskan timnas Indonesia di 3 kelompok usia ke Piala Asia (senior, U-23, dan U-20).

Yang terakhir tentu saja kesuksesan membawa timnas senior Indonesia ke fase knock out Piala Asia untuk pertama kalinya dalam sejarah dengan status peringkat FIFA terendah dan rataan usia pemain termuda dari semua kontestan Piala Asia edisi kali ini. Ini artinya metode “potong generasi” dengan melepas para pemain senior yang dianggap sebagai “generasi gagal” timnas Indonesia sukses dilakukan Shin Tae Yong.

Mungkin yang kurang hanya sebuah trofi dan juga kepingan medali emas. STY masih belum bisa menjuarai Piala AFF atau meraih medali emas Shin SEA Games. Namun sebenarnya cepat atau lambat bisa kita raih bila kita punya kesabaran untuk melihat hasil kerja kerasnya membenahi fondasi sepakbola Indonesia yang jauh dari kata kokoh.

Dunia tidak akan pernah menghitung atau meributkan berapa banyak pemain naturalisasi yang pernah dipakai STY di timnas Indonesia karena bahkan di negara yang sepakbolanya sudah maju pun memakai pemain naturalisasi atau pemain keturunan.

Jika kelak memang STY tidak diperpanjang kontraknya oleh PSSI, maka itu tidak masalah bagi pelatih asal Korea Selatan tersebut. Dengan prestasinya di masa lalu yang pernah menjuarai Liga Champions Asia sebagai pemain dan pelatih, pernah menjadi pelatih timnas Korea Selatan, dan dianggap mampu mengangkat performa timnas Indonesia, maka dia pasti sangat mudah mendapatkan pekerjaan baru sebagai pelatih.

Justru kita yang harus berpikir, bila kita kembali ke budaya gonta ganti pelatih timnas tanpa perbaikan fondasi sepakbola Indonesia, apakah kita yakin sepakbola kita akan maju? Bagaimana jika kelak STY akan direkrut oleh pesaing kita di Asia Tenggara seperti Vietnam, Thailand, atau Malaysia? Bisa kebayang kan betapa kuatnya mereka nanti saat melawan kita dengan STY di bench mereka? Apakah sebaiknya kita tidak bersabar dulu melihat kelanjutan proses yang dibangun STY ini?

PSSI dan jajarannya memang harus hati-hati dalam bersikap soal diperpanjang atau tidaknya kontrak STY karena jika salah ambil keputusan maka sepakbola Indonesia akan kembali terpuruk.

Kritikan untuk STY itu Hal yang Wajar

Pengamat sepakbola, Tommy Welly, kembali melancarkan kritik untuk Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong usai tersingkir di 16 besar Piala Asia 2023. Menurutnya, pria asal Korea Selatan itu ingkar janji.

“Enggak sesuai dong, kan janji STY itu draw lawan Irak, menang lawan Vietnam. Itu makanya saya bilang terima kasih ke Kirgistan,” ujar Towel, dilansir dari Youtube Nalar TV, Senin (29/1/2024).

Lebih lanjut, Towel merasa kritiknya selama ini justru mendapat kecaman dari warganet. Padahal, kritik kepada Shin dan juga Timnas Indonesia adalah hal yang lumrah dan wajar.

“Jadi seolah-olah publik ini enggak boleh, atau siapa pun enggak boleh memberikan sebuah kritikan atau apa pun kepada Shin Tae-yong. Jadi seperti alergi,” keluh Towel. (ut)

Continue Reading

Olahraga

Legenda Sepak Bol Nasional Minta PSSI Selektif Naturalisasi Pemain

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Legenda sepak bola nasional Peri Sandria meminta PSSI sangat selektif menaturalisasi pemain agar meningkatkan kualitas tim nasional Indonesia.

Meski lolos ke babak 16 besar, Peri melihat Indonesia belum memperlihatkan penampilan meyakinkan.

“Saya kurang puas melihat performa pemain naturalisasinya,” katanya di Jakarta, (28/1/2024).

Legenda ini pernah menjadi penyerang tersubur Liga Indonesia sepanjang masa dalam satu musim dengan 34 gol pada musim 1994-1995, sebelum dipecahkan oleh Sylvano Comvalius di Liga 1 2017 (37 gol).

Sejatinya, program naturalisasi PSSI dimulai sejak tahun 1950, ketika penjaga gawang asal Belanda bernama Arnold van der Vin menjadi WNI untuk membela timnas Indonesia.

Australia berhasil kita tekan, Bahkan kita tidak terlihat seperti tim peringkat 142 dunia.

Tapi sayang, Lini depan kita jadi PR terbesar Shin Tae Yong.

Ini yang harus di perbaiki STY sebelum lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan Maret nanti. (tri)

Continue Reading

Olahraga

STY Ungkap Indonesia Vs Australia Jangan Andalkan Bola Lemparan dan Umpan Jauh

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Qatar, Pelatih STY menjelaskan bahwa Australia merupakan salah satu tim terkuat dalam turnamen ini, dan para pemain timnas Indonesia harus siap menghadapi tantangan berat. Meskipun demikian, tim telah melakukan persiapan secara matang dan fokus untuk memastikan bahwa mereka akan tampil dengan energi penuh dan memberikan pertandingan yang menarik.

Pratama Arhan, salah satu pemain kunci timnas Indonesia, menyampaikan keyakinannya bahwa tim telah siap menghadapi pertandingan besok. Mereka telah menjalani latihan intensif dan melakukan analisis mendalam terhadap gaya bermain tim Australia. Dengan kehadiran Arhan dalam konferensi pers, dapat dipastikan bahwa ia akan menjadi starter dalam pertandingan melawan Australia. Peran Shayne dalam pertandingan tersebut masih menjadi tanda tanya, apakah ia akan bermain di posisi lain seperti winger atau gelandang bertahan.

Menghadapi tim-tim Australia, yang mayoritas pemainnya memiliki postur tinggi di atas 190 cm, membutuhkan strategi yang tepat dari timnas Indonesia. Untuk mengatasi keunggulan fisik lawan, kita harus mengandalkan pemain-pemain dengan kecepatan seperti Shayne dan Yakob. Permainan yang mengutamakan strategi dan kecepatan akan menjadi kunci dalam menghadapi pemain-pemain tinggi Australia.

“Saya berpendapat bahwa mengandalkan lemparan jauh akan sia-sia dalam hal ini karena Australia memiliki postur tinggi,” jelas STY di Qatar, (27/1/2024).

Meskipun ada tekanan dari sebagian masyarakat WNI yang kurang mendukung timnas, pelatih dan pemain tetap berkomitmen untuk tetap fokus pada pertandingan dan menikmati setiap momen. Mereka meyakini bahwa mereka telah mencapai target mereka dengan lolos ke babak 16 besar dan meraih kesuksesan sejauh ini adalah prestasi yang luar biasa dan layak di apresiasi.

Dengan semangat dan kepercayaan diri yang tinggi, timnas Indonesia siap untuk memberikan pertandingan yang menarik dan membanggakan bagi pendukung setia mereka. Timnas Indonesia telah menunjukkan dedikasi dan kegigihan mereka dalam mencapai babak ini, dan kini saatnya bagi kita semua untuk memberikan dukungan penuh kepada mereka.

🇦🇺🇮🇩 – Pertandingan Australia vs Indonesia di 16 Besar hari Minggu. Akan mempertemukan Elkan Baggot dan Cameron Burgess yang merupakan satu tim di 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿 Ipswich Town.

Dan Juga selain itu akan mempertemukan Patrick Yazbek dan Shayne Pattynama yang satu tim di 🇳🇴 Viking FK. Namun Shayne akan meninggalkan Viking untuk bergabung dengan salah satu klub.

🇦🇺 Australia (Rank FIFA 24) vs 🇮🇩 Indonesia (Rank FIFA (142)
🕖18.30 WIB
📺RCTI. (utw)

Continue Reading
Advertisement

Trending