Connect with us

Tokoh RI

Gatot Nurmantyo: Bisnislah di Politik maka Akan Cepat Kembalinya, Pinjam Uang ke Oligarki Lalu Ditukar dengan Kebijakan

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Jend Purn. Gatot Nurmantyo mengatakan pemerintah telah melakukan pengkhianatan terhadap rakyat Indonesia. Seharusnya pemerintah melindungi rakyat namun yang sering terjadi memusuhi rakyat, memperlalukan rakyat untuk mengesploitasi sumber daya alam. Pada Pasal 18 B ayat 2 UUD 1945 disebutkan bahwa negara mengakui masyarakat hukum adat.

Hal itu disampaikan dalam diskusi publik berjudul “Perebutan Penguasaan SDA: Pendanaan Pilpres, Konflik, dan Kerusakan Lingkungan,” yang digelar di kantor KAMI, Jakarta, Selasa, 5/9/2023.

“Ini yang dulu membuat masyarakat adat bergabung ke NKRI dengan harapan mendapat perlindungan dari pemerintah. Namun yang terjadi sekarang pelanggaran oleh pemerintah atas pasal tersebut,”

Deklarator KAMI  itu mencontohkan terjadinya pengkhianatan oleh pemerintah terhadap negara yakni banyaknya perusahaan besar yang mengklaim tanah-tanah yang bukan miliknya diklaim sebagai miliknya.

Lanjutnya, banyaknya perusahaan besar memasang papan bertulisakan “Ini Tanah Milik PT”. Namun yang sesungguhnya itu bukan miliknya. Banyak masyarakat berurusan dengan  polisi karena masyarakat melintasi area tanah yang sudah dpasang papan bertulisan tersebut.

Kata Gatot, sekarang masyarakat adat harus punya kesadaran untuk bisa mempertahankan lahan mereka.

Gatot sebutkan soal hilirisasi. Ia menilai kebijakan yang terjadi saat ini sama dengan era penjajahan Belanda,

“Ini sama dengan penjajahan Belanda, nikel tidak boleh dijual keluar, hanya boleh ke Cina. Dulu hanya boleh dijual ke Belanda,” jelasnya

Bangsa ini, lanjut Gatot sudah tersandera oleh kepentingan politik dan oligarki.

“Bisnislah di politik maka akan cepat kembalinya. Pinjam uang ke oligarki, lalu ditukar dengan kebijakan. Peneliti Belanda mengatakan 62 persen anggota DPR adalah kartel,” bebernya. (utw)

Tokoh RI

Luhut Gandeng China Olah Sawah 1 Juta Hektare, Owner Cyber Muslim Grup: Indonesia Kehabisan Orang Pintar dalam Pertanian?

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Luhut Pandjaitan bakal menggandeng China untuk pengembangan sawah seluas 1 juga hektare. Hal itu menuai kritik.

Salah satunya dari Owner Cyber Muslim Grup, Muhammad Assaewad . Ia mengajukan sejumlah pertanyaan.

“Apakah bangsa Indonesia sudah kehabisan orang yang pintar dalam pertanian?” ungkapnya dikutip dari unggahan di X, Kamis (25/4/2024).

Ia juga menangakan, apakah negara ini sudah kehabisan orang yang ahli di bidang pertanian.

“Apakah pakar Indonesia sudah tidak ada yang ahli soal pertanian?” ujarnya.

Assaewad juga menyinggung soal rakyat Indonesia yang banyak berprofesi sebagai petani. Apakah tidak mampu lagi mengembangkan sawah.

“Apakah rakyat Indonesia tidak mampu mengembangkan sawah padi?” ucapnya.

Tidak sampai di situ, Assaewad juga menyinggung soal Indonesia yang pernah menjadi negara mandiri di bidang pangan. Dalam hal ini beras.

“Apakah Indonesia tidak pernah menjadi negara swasembada beras?” pungkasnya.

Ada pun, dikrtahui lahan 1 juta hektare itu, kata Luhut berada di Kalimantan Tengah. Kerja sama ini, kata dia, akan dilakukan secara bertahap mulai dari 100-200 ribu hektare.

Kerja sama ini, kata Luhut, merupakan buntut keresahan pemerintah karena Indonesia tak kunjung mencapai swasembada beras dan selalu impor hingga 2 juta ton setiap tahunnya. (utw)

Continue Reading

Tokoh RI

Wanita Indonesia Harus Bisa Menjadi Inspirasi yang Baik Bagi Keturunannya

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Selamat Hari Kartini! Hari di mana kita merayakan semangat dan dedikasi Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pendidikan bagi perempuan Indonesia.

Mari terus menginspirasi dan mewujudkan mimpi-mimpi Kartini untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua wanita di negeri ini.

“Sudah saatnya anak muda masa kini bersinergi membangun value, berkarya dan bangga akan budaya nusantara untuk menciptakan sesuatu yang sprktakuler bangi bangsa ini,” ungkap sang digital kreator Dara Sarasvati di Yogyakarta, (21/4/2024).

Wanita Indonesia Harus Bisa Menjadi Inspirasi yang Baik Bagi Keturunannya. Ibu yang berpendidikan dan berakhlak baik akan menjadikan anak-cucunya panutan dan menghasilkan generasi emas. (tw)

Continue Reading

Tokoh RI

Warga Antre Panjang dan Tertib di Open House Anies Saat Lebaran

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan istrinya Ferry Farhati menggelar open house di kediamannya pada Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Acara open house ramai diikuti sejumlah masyarakat dan berjalan tertib, tidak seperti kejadian di Istana yang ricuh saat Jokowi open house.

Di kediaman Anies, Jalan Lebak Bulus Dalam II, Rabu (10/4/2024) masyarakat mulai berdatangan sejak pukul 15.51 WIB. Mereka terlihat langsung membentuk antrean untuk bisa masuk ke dalam rumah.

https://www.facebook.com/share/r/iWk3CH5sPmRGerig/?mibextid=oFDknk

Beberapa dari masyarakat terlihat antusias untuk bisa bersalaman dan berfoto bersama Anies Baswedan. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang berebut agar lebih dulu dapat kesempatan masuk.

Setelah bersalaman, warga pun diberikan bingkisan. Terlihat bingkisan itu berisi makanan dan minuman.

Selain masyarakat, hadir pula Co Kapten Timnas AMIN, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong. Tom datang bersama istri dan anaknya.

Dia juga sempat mengucapkan selamat hari raya kepada Anies dan Ferry. Anies bersama Tom pun saling bersalaman dan berpelukan.

“Assalamu’alaikum, halo, selamat hari raya Idul Fitri, maaf lahir batin,” kata Tom.

“Waalaikumsalam, terima kasih, terima kasih, mohon maaf lahir batin. Jangan pulang dulu, nanti kita ngobrol,” jawab Anies di rumahnya, (10/4/2024). (utw)

Continue Reading
Advertisement

Trending