Megapolitan
Imbas Sindiran Anggota DPR Perihal Donasi Ferry Rp 10 M, Abigail: Perbedaan Orang Bodoh dan Jahat Diungkit
REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Nama Endipat Wijaya, anggota Komisi I DPR RI kini menjadi sorotan publik setelah menyindir soal hasil donasi Rp10 miliar yang digaungkan influencer, Ferry Irwandi untuk korban banjir dan tanah longsor di Sumatera. Bahkan, aktivis muda, Abigail Limuria turut menguliti ucapan kontroversial ‘si paling kerja’ Endipat.
Dilihat pada Selasa (9/12), lewat akun Instagam pribadinya, Abigail turut membagikan hasil tangkapan layar perihal ucapan Endipat Wijaya yang kekinian viral di media sosial: “Orang yang cuma datang sekali seolah-olah paling bekerja di Aceh, padahal negara udah hadir dari awal. orang per orang cuma nyumbang Rp10 miliar, negara udah triliun-triliunan ke Aceh itu.”
Dalam unggahannya tersebut, Abigal mencoba menganalisis ucapan politisi Partai Gerindra itu dengan buku karangannya berjudul ‘Makanya Mikir.’ Terlihat ada sejumlah bagan yang sebagian sudah terisi tulisan.
“Goal: Pengen dipuji kerja sama rakyat.”
“Kejadian: Rakyat lagi bantu satu sama lain.”
“Ngaco: Si paling, si paling negara nih, udah triliunan, 10 M aja bangga.”
“Ye itu duit juga dari pajak kita, lha, kok malah banding-bandingin? Dirujaklah online.”
“Goal boro-boro tercapai.”
Dalam halaman lainnya, Abigail tampak menukil penjelasan dari penulis Italia, Carlo M Cipolla yang mengulas perbedaan antara orang bodoh dan orang jahat. Pada slide lain unggahanya, Abigail juga terlihat mencoret beberapa kalimat dalam buku tersebut, seolah menyimpulkan analisisnya terhadap ucapan Endipat Wijaya.
Sontak, unggahan Abigail yang menguliti ucapan Endipat turut menuai sorotan netizen. Kebanyakan netizen turut sependapat dengan analisi yang diberikan Abigail. Bahkan, rata-rata netizen turut menyindir Endipat atas ucapannya yang nyinyir soal gerakan donasi untuk korban bencana Sumatera.
“Analisa gampangnya sih takut elektabilitasnya menurun krn kehilangan kepercayaan dari masyarakat (pdhal udah hilang dari kapan tauk pak), lalu jadi ngga bisa kontrol warga dan politisi jd kehilangan power utk agenda 5 tahunan. Dah lah , kebaca pak!” tulis salah satu netizen.
“Warga saling bantu aja salah,” celetuk yang lain.
“Kualitas wakil rakyat negara ini, makanya negara ini gini gini aja,” kritik yang lain.

Isi garasi orang yang sindir ferry irwandi hanya menyumbang 10 miliar sedangkan dia cuma banyak bicara tang kosong bunyinya. (tw)
