Connect with us

Olahraga

Indra Sjafri Ungkap Soal Pemain Timnas Era Evan Dimas yang Kariernya Meredup

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Di balik gemerlap kemenangan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2024, tersimpan kisah menarik tentang perjalanan panjang seorang pelatih bernama Indra Sjafri. Pria asal Sumatera Barat ini telah membuktikan kemampuannya dalam mencetak generasi emas sepak bola Indonesia.

Masih ingat dengan generasi emas Piala AFF U-19 2013 yang dipimpin oleh Evan Dimas? Indra Sjafri, sang arsitek di balik kesuksesan itu, pernah mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan. Dari hasil tes psikologi yang dilakukannya saat itu, terungkap bahwa hanya sebagian kecil dari para pemain berbakat tersebut yang diprediksi akan memiliki karier panjang di sepak bola profesional.

“Saat itu, saya melakukan tes psikologi pada para pemain U-19 tahun 2013. Hasilnya cukup mengejutkan, karena hanya sekitar 40% dari mereka yang diprediksi akan terus berkarier di sepak bola,” ungkap Indra Sjafri.

Faktanya, prediksi tersebut terbukti sebagian besar benar. Beberapa pemain memilih untuk pensiun dini dan menjalani profesi lain, seperti Ravi Murdianto yang menjadi anggota TNI. Hanya segelintir nama seperti Evan Dimas, Hansamu Yama, dan Ilham Udin yang berhasil bertahan hingga saat ini.

Melihat kenyataan tersebut, Indra Sjafri semakin yakin akan pentingnya pembinaan usia muda yang berkelanjutan. “Kita harus belajar dari pengalaman masa lalu. Pembinaan usia muda harus dilakukan secara serius dan sistematis, dengan pelatih yang berkualitas,” tegasnya.

Dengan pengalamannya yang kaya, Indra Sjafri memiliki harapan besar terhadap generasi muda saat ini. Ia ingin memastikan bahwa para pemain yang berhasil meraih prestasi di level usia muda dapat terus berkembang dan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia senior.

“Saya berharap dari 23 pemain U-19 saat ini, minimal ada 5 pemain yang bisa menjadi pemain inti Timnas Indonesia senior selama 5 tahun ke depan,” ujar Indra Sjafri.

Indra Sjafri juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pembinaan sepak bola usia muda. Ia berharap PSSI dapat terus memberikan dukungan penuh terhadap program pembinaan yang telah berjalan.

“Saya berharap PSSI dapat terus berkomitmen dalam mengembangkan sepak bola Indonesia, khususnya di level usia muda. Dengan begitu, kita bisa terus melahirkan generasi-generasi baru yang berprestasi,” tutup Indra Sjafri. (ut)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement