Connect with us

Olahraga

Jenis Raven Bersinar di Piala AFF U-19, Sinyal ke Timnas Senior?

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Surabaya, Jens Raven mencetak gol di final Piala AFF U-19 2024, membuat banyak pihak berspekulasi bahwa Shin Tae-yong akan memanggilnya untuk memperkuat Timnas Indonesia senior di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pencapaian ini membuat Jens Raven semakin dekat dengan pintu masuk Timnas Indonesia senior. Terlebih, Timnas Indonesia senior membutuhkan penyerang jempolan saat ini.

Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen, yang dipercaya mengisi lini depan Timnas Indonesia senior, tampil minor. Jika pun tidak dimainkan sebagai pemain starter di Timnas Indonesia senior, Jens Raven dapat diandalkan dari bangku cadangan.

Memiliki tinggi badan mencapai 188 sentimeter, Jens Raven tumbuh sebagai penyerang mematikan. Penempatan posisi dan tembakan terukur merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki penyerang FC Dordrecht U-21 tersebut.

Menarik untuk menanti keputusan yang diambil Shin Tae-yong. Jika melihat kondisi sekarang, peluang Shin Tae-yong memanggil Jens Raven terbuka lebar.

Pada September 2024, Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua laga awal di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mereka akan tandang ke markas Arab Saudi (5 September 2024) dan menjamu Australia (10 September 2024).

Jawaban Indra Sjafri jika ditunjuk pimpin Timnas Indonesia senior untuk Piala AFF 2024. Dia menyambut baik jika dipercaya menukangi Timnas Indonesia senior untuk Piala AFF dan mengaku takkan bisa menolaknya. Tetaou, dia akan memantaskan diri dahulu, meskipun baru berhasil membawa Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2024.

“Ini pancingan Batman. Saya tadi cukup jelas menjawab pertanyaan teman-teman. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, dan saya punya kerjaan hanya bisa di sepakbola, apa pun yang ditugaskan oleh PSSI, tentu enggak bisa menolak,” ujar Indra Sjafri di Surabaya, Senin 29 Juli 2024.

“Tapi, kan saya juga harus tahu diri, mengukur diri, jangan karena Anda juara terus sudah merasa paling hebat, jangan. Ya kan? Kan selama ini kan saya tawadhu terus kan. Tidak pernah, saya berkoar-koar,” tutur Indra Sjafri. (tw)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement