Connect with us

Megapolitan

Kemenkes Kerjasama dengan The Bill and Melinda Gates Foundation: Transformasi Kesehatan, Ciptakan Pandemi Baru?

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Setelah sebelumnya pemerintah baru mengajukan dana atau meminta dana pada bank dunia untuk hadapi pandemi yang akan terjadi kedepannya, lalu kemenkes mencoba bekerjasama dengan pihak yang telah melakukan pendemi panjang dan disinyalir yang menciptakan Virus Covid yaitu Bill Gates dan lainnya.

Tiba-tiba ada upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia untuk menyediakan program dan fasilitas terbaik untuk menunjang kesehatan masyarakat.

Salah satunya dengan menjalin kerjasama dan bermitra dengan berbagai pihak terbaik yang dapat membantu peningkatan kesehatan.

Baru-baru ini Kemenkes Republik Indonesia (RI) berhasil membuat kesepakatan mitra dengan The Bill and Melinda Gates Foundation (BMGF) dengan tujuan transformasi untuk pelayanan kesehatan Indonesia.

Nota Kesepahapan (MoU) telah ditandatangani kedua pihak pada hari Kamis, 8 Juni 2023 di gedung Kemenkes, Jakarta.

Terdapat tiga dukungan penting dari BMGF pada MoU tersebut untuk transformasi kesehatan Indonesia yaitu implementasi agenda transformasi kesehatan Indonesia, pengembangan kebijakan kesehatan yang berdampak lebih baik, dan dukungan kepemimpinan Indonesia dalam penguatan arsitektur kesehatan di ASEAN.

Kerja sama tersebut akan melibatkan banyak pihak pendukung lainnya antara lain lembaga penelitian dan pengembangan, universitas atau kampus, dan swasta.

Selain itu kerjasama Kemenkes dengan BMGF ini juga mendukung kerja 5 unit Enselon 1 yang terdapat di Kementerian Kesehatan Indonesia yaitu Ditjen Kesehatan Masyarakat, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, dan Bidang Teknologi Kesehatan/DTO.

Kerjasama Kemenkes RI dengan BMGF ini bukan pertama kalinya karena BMGF sudah memberikan dukungan untuk kesehatan Indonesia sejak tahun 2012 melalui berbagai organisasi, lembaga, dan forum tertentu seperti G20. (tw)

Megapolitan

Alasan Untung Cahyono Ungkit Pemilu Curang di Khutbah Sholat Id

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Yogyakarta, Untung Cahyono, khatib Salat Idul Fitri di Lapangan Tamanan, Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, akhirnya blak-blakan mengenai alasannya menyinggung dugaan kecurangan pemilu dalam khutbah Idul Fitri pada Rabu, 10 April 2024 lalu.

Video khutbah salat Id yang menyinggung pemilu curang hingga ditinggal jamaah sebelumnya khutbah selesai viral di media sosial. Diduga, para jemaah yang hadir jengah dengan materi khutbah yang disampaikan penceramah.

Dalam jumpa pers yang digelar, Sabtu, 14 April 2024, di Banguntapan, Yogyakarta, Untung mengaku tidak masalah ditinggal ‘walk out’ jamaah saat menyampaikan khutbah. 

Menurutnya, ada banyak alasan kenapa jamaah memilih meninggalkan tempat sebelum khutbah selesai. 

“Ya jamaah walkout itu kan banyak aspeknya bisa karena wes pegel selak pengin merokok, ada juga yang gerimis atau hujan, kalau mau detil ya disurvei ditanya, tapi kan kita enggak mungkin nanya sama yang pulang,” kata Untung Cahyono “Kalau yang pulang saya kira juga fair ya, tidak hanya kasus seperti ini, banyak khotib juga belum rampung (jamaah) sudah pada pulang, banyak seperti itu, ya ada yang kebelet pipis, ada janjian, kan bisa orang orang punya pandangan seperti itu,” sambungnya.

Lebih jauh, Untung mengakui dalam materi ceramahnya menyinggung isu pemilu dan pemerintahan, dan itu memang telah dipersiapkan sebelumnya. Hal tersebut dia sampaikan dalam materi khutbah karena menganggap kewajibannya sebagai sesama muslim.

“Ya saya sebagai sosok muslim yang harus belajar banyak hal, kalau mengkritik, itu ya memang sesuatu yang penting karena ajaran Islam sendiri juga watawasaubil haq watawasaubi sobr, itu untuk saling mengingatkan,” ungkapnya

Ia mengklaim pesan yang disampaikan dalam khutbahnya itu adalah dalam rangka untuk saling mengingatkan, baik dalam kebenaran maupun mengingatkan dalam kesabaran. “Kalau kontennya saling mengingatkan kan tidak ada batasannya, siapapun yang perlu diingatkan ya memang harus diingatkan,” tegasnya

Dan apa yang disampaikannya itu adalah fakta yang tak terbantahkan bahkan telah dibongkar dalam sidang sengketa pilpres 2024 di MK, jadi memang umat muslim harus cerdas dan lawan segala bentuk kecurangan dan kezholiman. (ut)

Continue Reading

Megapolitan

MUI Minta KPI Beri Sanksi untuk Tiga Stasiun TV karena Tayangkan 4 Acara ini

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Tim Pantauan Tayangan Ramadan 1445 Hijriah Komisi Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan ada tiga stasiun televisi yang masih menayangkan konten program diduga terdapat banyak potensi pelanggaran.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, ketiga stasiun televisi tersebut adalah ANTV dengan program “Pesbukers Ramadhan”, Trans TV dengan program “Berkahnya Ramadhan”, serta Trans 7 dengan program “Sahur Lebih Segerrr” dan “Pas Buka FM”.

Wakil Ketua II Tim Pemantauan Ramadan 1445 Hijriah Komisi Infokom MUI Rida Hesti mengatakan berdasarkan hasil pantauan tim pada tahap kedua selama kurun waktu 25 Maret hingga 3 April 2024 ditemukan  sejumlah potensi pelanggaran yang ditemukan masih berputar pada body shaming, kekerasan, ketidakpatutan, dan potensi eksploitasi terhadap anak.

“Potensi pelanggaran seperti ini terulang dan seakan tidak mau belajar dari koreksi publik,” kata Rida.

Dia mengatakan bahwa ketiga stasiun televisi itu belum sepenuhnya memenuhi catatan dan koreksi perbaikan temuan tim pada pantauan tahap satu.

Kendati demikian, Rida juga mengapresiasi sebagian program stasiun televisi yang tidak lagi memuat program yang terindikasikan adegan fisik laki suka sama laki (LSL) sebagaimana dalam hasil pantauan tahap satu.

Atas temuan dugaan pelanggaran tersebut, MUI meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersikap tegas.

Tidak hanya pada aspek pembinaan khusus, tetapi perlu memberikan sanksi apabila memang terbukti melanggar, sesuai level pelanggaran ketiga stasiun televisi tersebut. (tw)

Continue Reading

Nusantara

Agak Laen, Mudik Idul Fitri 2024 Pakai Helikopter Hanya Rp 2,5 Juta dan Anti Macet

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jateng, Minimal sekali dalam seumur hidup anda mencoba naik Helikopter, terlebih momen Idul Fitri dimana semua orang ingin mudik ke kampung halaman dan terlihat agak laen.

Mudik ke kampung halaman dengan helikopter akan terasa lebih cepat, bebas macet, bebas banjir pake saja jasa helikopter.

Heli Jateng pada edisi Idul Fitri 2024/1445 Hijriyah ini membuka promo tanpa minimum pax. Khusus buat anda yang ingin merasakan sensasi dan experience naik helikopter anda harus menyiapkan Rp 2,5 juta/pax 13 menit.

Untuk pemesanan anda bisa mengunjungi https://helijateng.com, titik poin di Demak Green Garden.

Selain promo mudik HeliJateng juga melayani jasa Medical and Evacuation, Heli Agent Bisnis, Heli Sky Tour, Heli Charter A to B dan Heli Entertain and Event.

Helikopter Spesifikasi: Bell 206 JET, Ranger III, Registrasi PK – AVT, Cabin 4 Setter, Endurace 03.30 Hours. (ut)

Continue Reading
Advertisement

Trending