Connect with us

Megapolitan

Kereta Cepat Terganjal Sertifikasi Sebelum Beroperasi

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Rencana pengoperasian kereta cepat Jakarta-Bandung masih simpang-siur. Sampai saat ini, uji sertifikasi belum rampung.

Tak sampai setengah jam, Perdana Menteri Cina Li Qiang sudah bisa bolak-balik antara Stasiun Halim dan Stasiun Karawang yang berjarak sekitar 41 kilometer dengan menumpang kereta cepat. Orang nomor dua di Cina itu menjajal sepur berkecepatan 350 kilometer per jam tersebut bersama anteknya Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta pada tanggal 7 Septrmber 2023.

Li Qiang juga meninjau kesiapan sarana dan prasarana yang masih semrawut.

Meski begitu, KCJB yang rencananya beroperasi pada Agustus 2023 ini masih terganjal sejumlah permasalahan, di antaranya soal sertifikasi layak jalan hingga harga tiket yang belum ditentukan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bagaimana persiapan menjelang operasional KCJB, salah satunya adalah soal sertifikasi kelaikan jalan dari sepur kilat yang digarap oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) itu.

“Kami sedang melakukan finalisasi dari yang namanya ketentuan itu sendiri,” ujar Budi Karya Jumat, 23 Juni 2023.

Selama pekan ini, kata Budi Karya, Kemenhub sudah melakukan focus group discussion (FGD) yang melibatkan berbagai unsur. FGD itu terdiri dari kontraktor, operator, regulator, dan juga pakar untuk menyamakan persepsi mengenai uji kelaikan.

Jika melihat tadi saat menjajal kereta cepat, kata Budi Karya, dengan kecepatan 350 kilometer per jam, itu relatif berjalan stabil. “Artinya, bisa dikatakan bahwa apa yang dilakukan sudah sangat baik,” ucap Budi Karya.

Namun, Budi Karya melanjutkan, Kemenhub masih harus melakukan pengujian secara teknis dan formal. Karena menurutnya, pengujian itu berkaitan dengan beban penumpang, kecepatan, dengan beberapa kereta simulasi, dan penyesuaian kereta yang berlintasan. (tw)

Nusantara

Tambah Lokasi, Ojol dan Pengusaha Ikut Berbagi di Warung Makan Gratis Cirebon

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Cirebon, Masih ingat dengan Warung Makan Gratis dengan menu telur yang ada di Pemuda Sport Center, Jalan Pemuda, Kota Cirebon? Sejak ramai di media sosial, warung nasi gratis ini banyak didatangi pengunjung.

Bukan saja datang karena sekedar makan, ada juga yang datang membawa bantuan seperti telur, beras, garam, penyedap rasa, hingga kecap. Warung dengan tagline “Hari Ini Aku Bahagia”, saat ini bisa memberikan lebih dari 200 porsi nasi telur setiap harinya.

Bantuan yang datang bukan hanya dari warga sekitar Cirebon saja, tapi informasi warung makan gratis ini sampai ke telinga pengusaha di Jakarta yang menjadi donatur. Juga teman-teman ojek online yang mengirim beras dan telur.

“Kami percaya bahwa kebaikan itu menular. Hal ini terbukti dari teman-teman ojol ada yang menyumbang telur entah seperempat, atau ada yang kirim penyedap rasa, garam. Itu yang membuat saya dampak yang sangat luar biasa,” ujar Willian pencetus Warung Makan Gratis, Jumat (17/5/2024).

“Setelah ramai di media sosial, karena kita tidak menerima uang, akhirnya yang datang ada yang bawa beras, telur, garam, penyedap rasa, hingga kecap. Bahkan ada pengusaha dari Jakarta wps.inc juga menjadi donatur,” katanya.

“Dampaknya sangat positif, jadi kebaikan itu menular dan mereka akhirnya ingin berbagi juga. Karena mereka belum berani memulai, akhirnya dia berbagi dengan kami,” sambungnya.

Jika semakin banyak orang-orang yang membantu, menurut Willian, secepatnya akan membuka warung makan gratis di tempat lain. Karena beras dilama-lamain akan semakin banyak kutu dan telur akan busuk.

“Kalau semakin banyak sumbangan, bukan saya tambahin menu. Tapi saya tambahin porsi dan tempat,” katanya.

Willian berencana, akan membuka warung makan gratis di Jalan Tuparev, atau tepatnya di area kampus UMC Tuparev. Karena, Willian ingin menggandeng teman-teman mahasiswa untuk bisa berkolaborasi dengan mereka.

“Dipilihnya Jalan Tuparev, saya melihat aktivitas di sekitar itu sangat padat dan terjangkau. Kedua akan buka di Jalan Kesambi, Ketiga Jalan Majasem, dan keempat antara Jalan Wahidin atau Jalan Siliwangi,” pungkasnya.

Bisa jadi program 02 akan kadaluarsa karena saat ini, sudah banyak rakyat yang melakukan hal itu.(utw)

Continue Reading

Megapolitan

Sekolah Ngotot Study Tour ke Luar Daerah, Siap-siap Terancam Sanksi

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta,

Sanksi menanti sekolah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang bandel mengadakan karyawisata atau study tour ke luar kota menyusul kecelakaan maut menewaskan 11 pelajar asal Depok.

Sanksi itu juga menindaklanjuti arahan dalam surat edaran nomor 64/PK.01/Kesra tentang Study Tour pada Satuan Pendidikan itu, kegiatan study tour diimbau dilaksanakan di dalam kota wilayah Jawa Barat melalui kunjungan ke pusat perkembangan ilmu pengetahuan.

Kemudian kegiatan study tour harus digelar ke pusat kebudayaan, dan destinasi wisata edukatif lokal, yang ditujukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Provinsi Jawa Barat.

“Tentu ada sanksi sesuai aturan yang berlaku bagi sekolah yang melanggar dengan tetap menggelar study tour ke luar daerah (KBB),” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan KBB, Rustiyana saat dihubungi, Senin (13/5/2024).

Sanksi tersebut, kata Rustiyana, diberikan secara bertahap. Mulai dari paling ringan berupa teguran bagi kepala sekolah serta sanksi lebih berat yang akan diberikan oleh Dinas Pendidikan KBB.

“SE Gubernur Jabar sudah ditindaklanjuti dengan diinformasikan pada kepala sekolah atau perwakilan dari setiap kecamatan, sekolah mulai tingkat PAUD sampai SMP. Intinya sanksi paling ringan berupa surat teguran untuk kepala sekolah,” kata Rustiyana.

Selain sanksi, jika sekolah keukeuh menggelar study tour tanpa pemberitahuan ke Dinas Pendidikan KBB, maka risiko yang terjadi ditanggung sendiri oleh pihak sekolah.

“Kalau ada apa-apa dengan peserta didik dan guru, bukan tanggungjawab dinas lagi karena kita sudah memberi tahu. Makanya kita minta supaya ini diikuti,” ujar Rustiyana.

Rustiyana mengatakan, sekolah yang sudah melakukan kontrak dengan pihak ketiga untuk pelaksanaan kegiatan study tour dan tidak dapat dibatalkan, mendapat pengecualian.

“Tentu kegiatannya mesti disesuaikan, harus bermanfaat terutama untuk peserta didik dan guru. Memperhatikan keamanan dan keselamatan. Intinya apa yang ada di surat edaran itu harus diperhatikan dan dipatuhi,” kata Rustiyana.

Disdik Pangandaran Imbau Sekolah Batalkan Study Tour

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran meminta 343 sekolah agar mengurungkan niatnya untuk melaksanakan study tour. Hal tersebut menindaklanjuti surat edaran PJ Gubernur Jabar terkait study tour di satuan pendidikan.

Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran Darso mengatakan, hasil rapat koordinasi (rakor) pihaknya mengimbau kepada sekolah agar mengurungkan niat atau membatalkan rencana study tour sekolah keluar daerah.

“Karena yang study tour bukan hanya peserta didik SD saja, tapi SMP juga ada. Jadi untuk menindaklanjuti surat edaran PJ Gubernur tentang study tour pada satuan pendidikan, langsung dari Kadis mendelegasikan kepada Sekdis agar ditindaklanjuti,” kata Darso kepada detikJabar saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Senin (13/5/2024).

Menurutnya, apa pun yang tertera di surat edaran itu, Disdikpora akan menindaklanjutinya. Sesuai edaran itu, kata Darso, sudah menghimbau agar sekolah-sekolah yang sudah berencana melaksanakan study tour ke luar sekolah dapat membatalkannya.

“Namun, bagi sekolah yang sudah rencana dan memiliki tujuan study tour ke luar daerah, karena ada beberapa sekolah yang sudah menentukan tujuan itu menjadi catatan,” ungkap Darso.

Karena dalam surat edaran tersebut, menurut Darso, ada pernyataan bagi yang sudah ada tujuan tetap dilanjutkan, namun dengan catatan. “Ya dengan catatan saja, sesuai surat edaran,” kata dia.

“Kami kemarin sudah menandatangani satu sekolah dasar yang sudah menentukan tujuan study tour ke Jogja. Kalau sudah ada hubungannya dengan pihak ketiga baru dilanjutkan. Baru 1 sekolah yang kami sudah tanda tangani,” katanya.

Kendati demikian, kata Darso, untuk sekolah yang baru punya rencana meminta agar dibatalkan rencana study tournya untuk satuan pendidikan SD maupun SMP.

“Kalau yang baru rencana dan ada pilihan kami imbau untuk dibatalkan dan mempertimbangkan untuk mengikuti sesuai arahan surat edaran PJ Gubernur. Supaya ditindaklanjuti kami minta sekolah musyawarah lagi dan membatalkan rencana study tour ke luar daerah,” ucapnya.

Namun pihaknya meminta jika sudah dikasih surat izin dan sudah berkomunikasi dengan pihak ketiga, administrasinya ditempuh. Hal itu berkaitan dengan surat izin dari Dishub dan lainnya.

“Selain itu, kami meminta untuk memilih vendor jasa wisata yang sesuai, termasuk kendaraan yang kondisinya masih bagus atau prima. Belajar dari yang Sariater kemarin, karena ada penekanan harga ke pihak wisata, membuat kendaraan yang digunakan kurang baik. Pemilihan vendornya yang baik, tidak merugikan serta tidak merugikan kedua pihak,” tuturnya.

Sementara itu, Kadispora Pangandaran Agus Nurdin mengaku, sudah menindaklanjuti apa yang ada dalam surat edaran PJ Gubernur. “Sudah kami tindaklanjuti,” kata Agus saat dihubungi.

Ia meminta sekolah-sekolah mengikuti imbauan yang sudah tertera dalam imbauan PJ Gubernur tersebut. “Saya hanya menyarankan apa yang sudah tertera di surat edaran PJ Gubernur,” ucapnya.

Pemkab Perketat Study Tour

Pemerintah Kabupaten Cirebon bersepakat untuk mengawasi langsung kegiatan study tour yang dilakukan oleh sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon Ronianto mengatakan pengawasan ini sebagai bentuk antisipasi kejadian serupa dialami oleh sekolah-sekolah saat menjalankan aktivitas study tour.

“Kami tidak ingin kejadian kecelakaan terjadi saat sekolah menjalankan kegiatan study tour, jadi akan lakukan pengawasan dari setiap kegiatan study tour,” kata dia usai menggelar rapat bersama, Senin (13/5/2024).

Langkah ini juga sebagai tindak lanjut dari surat edaran yang dikeluarkan oleh PJ Gubernur Jawa Barat agar bisa memberikan pengawasan terhadap kegiatan study tour. “Bentuk pengawasan dalam hal pengecekan kondisi kendaraan dan meminta kepada sekolah untuk bisa memastikan kondisi kendaraan yang akan digunakan saat kegiatan study tour,” bebernya.

Tidak hanya itu, pihak sekolah pun diminta untuk melaporkan kegiatan study tour agar pihaknya bisa mengawal dalam pelaksanaan kegiatan tersebut supaya lebih aman dan nyaman. “Jadi kami minta pihak sekolah memberitahukan kegiatan kepada kami, supaya kami bisa mengawal pelaksanaan kegiatan study tour,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon Hilman Firmansyah menuturkan ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pihak sekolah dalam menentukan kendaraan bus yang akan digunakan dalam study tour. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan kegiatan pengecekan kendaraan lebih rutin dari PO bus yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Kami akan lakukan pengecekan dan pengujian lebih rutin terhadap kendaraan-kendaraan bus pariwisata yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

Ia menegaskan, mayoritas kejadian kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh kondisi kendaraan yang kurang prima dan kurang hati-hatinya pengendara. “Mayoritas kejadian kecelakaan kan mayoritas oleh kondisi kendaraan yang kurang bagus ditambah kurang hati-hatinya pengendara,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya meminta agar diberikan keleluasaan untuk pengawasan terhadap bus pariwisata. Pasalnya hingga saat ini, izin bagi perusahaan PO berpusat di Kementerian Perhubungan sehingga pihaknya tidak dapat berakselerasi langsung terhadap PO bus. (ut)

Continue Reading

Megapolitan

Proyek Rp 40 Triliun yang Direstui Jokowi Jadi PSN, Politik Balas Jasa Pada Cukongnya

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Proyek pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 masuk dalam bagian Proyek Strategis Nasional (PSN) baru di 2024. Proyek ini direncanakan akan menelan investasi senilai Rp 40 triliun.

Pengembangan proyek PIK 2 dikabarkan akan mulai dilakukan di 2024 dan ditargetkan selesai pada 2060. Bagaimana kondisi proyek tersebut?
Proyek pengembangan PIK 2 ini berada di sekitar jalur pantai utara (Pantura) Kabupaten Tangerang, Banten. Proyek rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 1.755 hektar, yang artinya akan menggusur beberapa desa di kawasan itu.

Berdasarkan pengamatan detikcom di salah satu lokasi yang menjadi tempat proyek dibangun, Desa Muncung, Kecamatan Kronjo, di beberapa titik terlihat sudah ada proses pengerjaan berupa pengerukan tanah. Proyek ini dapat dilihat dari sisi Jalan Raya Koronjo.

Meski terlihat dari sisi jalan, proyek ini tidak berada tepat di sisi akses utama desa itu. Sebab proyek ini terletak beberapa meter masuk menuju area persawahan. Di sana terlihat ada cukup banyak alat berat seperti ekskavator dan beberapa truk angkut.

Untuk memasuki kawasan ini, terdapat akses jalan berupa tanah hasil urukan. Sementara itu, di depan akses jalan ini terdapat banyak bangunan semi permanen dari papan triplek.

Sejumlah orang yang diduga pekerja terlihat banyak berkumpul di depan-depan bangunan semi permanen itu. Sesekali terlihat ada truk angkut yang keluar masuk kawasan ini. Sedangkan ekskavator terlihat sedang bekerja di tengah sawah.

“Jalan (urukan tanah) ini batasnya, jadi sawah ini (sisi timur proyek) nggak kena (pembebasan lahan). Katanya sih uruk-urukan tanah ini bakal ke arah sana (barat menuju Desa Kronjo),” kata salah seorang petani garapan sebelah proyek di lokasi.

“Kalau proyek ini sih sudah dimulai sebelum puasa ya. Ini proyek jalan terus siang malam, tapi kalau siang memang nggak seramai kalau pas malam. Katanya kan dia ambil tanah (untuk urukan) beda-beda, ada yang dekat ada yang jauh,” terangnya lagi.

Lebih jauh, jugaditemukan proyek pengembangan PIK 2ini juga mulai dikerjakan di sekitar Desa Kronjo. Proyek ini dapat dilihat langsung dari sisi jalan Raya Kronjo-Mauk. Berbeda dengan kawasan sebelumnya, di sekitar proyek ini ada tanda berupa plang bertuliskan pengerjaan proyek PIK 2.

Di kawasan ini juga terlihat ada beberapa alat berat berupa ekskavator dan truk besar. Meski begitu di kawasan ini proses pengerjaan proyek terlihat tidak seaktif kawasan proyek sebelumnya.

Berdasarkan keterangan warga sekitar yang lain, Ikwan, mengatakan pembangunan PSN PIK 2 ini rencananya juga akan dilakukan di beberapa desa lain seperti Desa Patra Manggala, Kemacatan Kemiri tempatnya tinggal. Namun menurutnya di kawasan itu belum terjadi proses pengurukan tanah karena belum terjadi pembebasan lahan

“Kalau di sana (Muncung dan Kronjo) sudah diuruk mungkin karena sudah dibebaskan yak, kalau di sini sih belum dimulai soalnya belum ada pembebasan, paling baru 2 hektare yang sudah dibebasin,” terangnya.

Sebagai informasi, dalam catatan detikcom yang mengutip Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pengembangan PIK2 PSN akan memiliki kisaran luas proyek 1.755 ha. Rencana pengembangannya yang telah dikaji antara lain:

1. Pengembangan baru berkonsep eco-park dan dapat disebut Taman Bhinneka yang akan mengusung keragaman religi dan sikap toleransi di Indonesia.

2. Safari sebagai destinasi wisata alam yang dapat diakses oleh umum serta fasilitas penunjang yang diperlukan untuk mempermudah wisatawan untuk berkunjung termasuk hotel, restoran dan fasilitas lain yang berhubungan dengan wisata safari.

3. Lapangan Golf dirancang untuk dapat mengakomodir standar 27 holes dengan skala design bertaraf internasional.

4. Wisata Mangrove sebagai destinasi wisata alam yang berbasis pesisir pantai termasuk safari mangrove dan taman rekreasi keluarga, dan kebun binatang berhabitat mangrove.

5. Sirkuit internasional untuk menyasar segmen pecinta otomotif dan direncanakan racing berskala nasional dan internasional sebagai magnet untuk segmen otomotif.

6. Ekowisata dapat mencakup resort yang bertemakan pesisir pantai, taman terbuka dan tertutup dengan target segmen wisata ekowisata.

Inilah Politik Balas Jasa Jokowi si Raja Utang terhadap para cukongnya karena sudah membantu memenangkan Pemilu curangnya selama ini. (ut)

Continue Reading
Advertisement

Trending