Connect with us

Nusantara

Lokasi Sholat Idul Adha Muhammadiyah 28 Juni 2023 di DKI Jakarta

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Salat Idul Adha 1444 Hijriah oleh Muhammadiyah akan dilaksanakan pada Rabu, 28 Juni 2023. Untuk itu, masyarakat yang mengikuti Hari Raya Idul Adha 2023 pada tanggal tersebut perlu mengetahui lokasi tempat salat Idul Adha tanggal 28 Juni berada.

Untuk di wilayah DKI Jakarta, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menyiapkan sejumlah lokasi salat Idul Adha pada 28 Juni 2023. Melansir situs resmi Muhammadiyah, berikut daftar tempat salat Idul Adha Muhammadiyah 2023 di DKI Jakarta beserta alamat dan nama khatibnya:

Lokasi Salat Idul Adha Muhammadiyah 2023 di Jakarta Selatan:

PCM Tebet Timur
Khatib: Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed
Imam: Ust. Asep Saefulloh, Lc.
Alamat : Halaman Parkir Masjid Al Huda

PCM Kebayoran Baru
Khatib: Ust. Ahmad Said, ME.Sy.
Imam: Ust. Ahmad Said,ME.Sy.
Alamat: Masjid At Taqwa, halaman, dan badan Jalan Limau I dan III Kebayoran Baru.

PCM Bukit Duri
Khatib: Ust Khaerudin Al Hafidz
Imam: Dr Faiz Rafdhi, M.Kom
Alamat: Dalam proses Lapangan Dipo KAI Bukit Duri

PCM Kebayoran Lama
Imam/Khatib: Drs. H. Ahmad Jahid, MA
Alamat: Lapangan Lobby SDM 28 Cipulir
PCM Setiabudi Karet
Khatib: Ust. Ahmad Faisal S.H.i., M.H.
Imam: Ust. Abiyyu Abdul Haq
Alamat: Masjid Al Jihad

PCM Pasar Minggu
Imam/Khatib: Drs. H. Nandi Rahman, M.Ag
Alamat: Lapangan Masjid Baiturrahmah Tanjung Barat

PCM Jagakarsa
Khatib: Ust. Kurniawan, S.Kom
Imam: Ust. Tirta Rizki Ramadhan
Alamat: Lapangan Al Bayyinah Cipedak Jagakarsa, Jl. Moch Kahfi II RT.006/03 Kel. Cipedak

PCM Pasar Rumput
Khatib/Imam: Abi Nurmansyah SPd
Alamat: Lapangan Masjid At-Taqwa, Pasar Rumput

PCM Tebet Barat
Khatib: H.Fadhli Arsil, S.Kom, M.Si
Imam: Ust. Muhammad Ridwan, M.Pd
Alamat: area Masjid Al-Muhajirin Tebet Barat 10 C no.11

PCM Kebon Baru
Imam dan Khatib : Heri B Jauhari, S.Pd.I, M.Pd.I
Alamat : Pelataran Masjid Nurul Haq

PCM Pesanggrahan
Khatib : Drs.H.Abid Fauzi, MM
Imam : Ust.Idham Pulungan, Lc
Alamat : Masjid Al Amin, Komp.Pesanggrahan Permai, Petukangan Selatan, Pesanggrahan.

Lokasi Salat Idul Adha Muhammadiyah 2023 di Jakarta Barat:

Masjid Raya Al Isra
Alamat: Tanjung Duren Raya No. 1
Khotib : Dr. H. Amirsyah Tambunan, MA (Sekum MUI)
Iman : Ustadz Rasidin

Masjid Raya Uswatun Hasanah Cengkareng
Alamat: Jl Daan Mogot Pesing Cengkareng
Khatib/Imam : Dr. Fahmi Akbar, MA

Masjid Al Barokah
Alamat: Jl. Anggrek Cendrawasih Raya
Khotib/Imam ; Ustadz Drs. Ahmad Syauqi, MA
Masjid Nurul Amal (PCM Palmerah)
Alamat: Jl. Palmerah Barat Raya, Palmerah Jakarta Barat
Khatib & Imam: Ustadz Azis Romedon

Masjid Al Jihad
Alamat: Jl. kincir Raya RT 006/006 Kel. Cengkareng Timur
Khatib/Imam: Drs. Soleh Salahuddin. DU

Masjid Baitul Hikmah (PCM Tomang)
Alamat: Jl. Gelong Baru No. 23A Tomang
Khatib dan Imam : Ustadz. Sarli Amri TP, S. PdI, MAg

Masjid Al Hasanah (PCM Kembangan)
Khatib dan Imam: Dr. Ir. H. Narmodo, M.Ag.
Alamat: Taman Kebon Jeruk Blok Q1 No. 12 Srengseng

Masjid Al Muhajirin (Lapangan Wijaya Kusuma)
Alamat: Jl. Anggrek Rosliana Blok F, Kemanggisan Jakarta Barat.
Khatib dan Imam: Ustaz Drs. H. Sobirin, MA

PCM Slipi Kota Bambu
Alamat: Jl KS Tubun 2 B (belakang masjid al Manar).
Khatib: Ustaz Manawar H. Musa
Masjid Al Huda (PCM Jelambar)
Alamat: Jl. Latumenten II No. 25
Khatib: Drs. Abdul Halim

Lokasi Salat Idul Adha Muhammadiyah 2023 di Jakarta Pusat

Masjid At Tanwir PP Muhammadiyah
Khatib/Imam: Dr. KH. Endang Mintardja, MA
Alamat: Halaman Parkir Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat

PCM Kramat Jl Kramat Raya No 49
Imam dan khatib: Dr. Bunyamin Wakil Ketua PWM DKI
Alamat: halaman Parkir PCM Kramat Raya, Jl. Kramat Raya No 49
PCM Tanah Abang IV
Alamat: Jl Petamburan 2 RT 09 RW 03
Khatib: DR. Nurhadi MA wakil ketua PWM DKI
Imam: Angga Ragner

PCM Kemayoran 2
Alamat: Halaman PCM Kemayoran II Cempaka Wangi (SMPM 27 & SMKM 11)
Khatib: Sulaeman Rus’am S. Pd.I
Imam: Ustaz, Muhammad Havied.

PCM Cempaka Putih
Khatib: Ustaz Aqil Haidar, Lc. M.HI
Imam: Ustaz Husni mubarok
Alamat: Lapangan Bola Arcici

Lokasi Salat Idul Adha Muhammadiyah 2023 di Jakarta Utara

PCM Penjaringan
Khatib: Dr. Septa Candra, SH., MH.
Alamat: Jl. Pluit Raya II (Samping JP Hotel). (ut)

Nusantara

Agak Laen, Mudik Idul Fitri 2024 Pakai Helikopter Hanya Rp 2,5 Juta dan Anti Macet

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jateng, Minimal sekali dalam seumur hidup anda mencoba naik Helikopter, terlebih momen Idul Fitri dimana semua orang ingin mudik ke kampung halaman dan terlihat agak laen.

Mudik ke kampung halaman dengan helikopter akan terasa lebih cepat, bebas macet, bebas banjir pake saja jasa helikopter.

Heli Jateng pada edisi Idul Fitri 2024/1445 Hijriyah ini membuka promo tanpa minimum pax. Khusus buat anda yang ingin merasakan sensasi dan experience naik helikopter anda harus menyiapkan Rp 2,5 juta/pax 13 menit.

Untuk pemesanan anda bisa mengunjungi https://helijateng.com, titik poin di Demak Green Garden.

Selain promo mudik HeliJateng juga melayani jasa Medical and Evacuation, Heli Agent Bisnis, Heli Sky Tour, Heli Charter A to B dan Heli Entertain and Event.

Helikopter Spesifikasi: Bell 206 JET, Ranger III, Registrasi PK – AVT, Cabin 4 Setter, Endurace 03.30 Hours. (ut)

Continue Reading

Nusantara

Berpisah dari Jabar, Kabupaten Berusia 346 Tahun Ini Punya Nama Baru Usai Gabung dengan Jakarta

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Cianjur, Jawa barat akan berpisah dengan Kabupaten yang berusia 346 tahun.

Kabupaten ini akan berpisah dengan Jawa Barat dan bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta.

Akibat berpisah dengan Jawa Barat, Kabupaten ini pun harus berganti nama.

Padahal sebelum berpisah dengan Jawa Barat, Kabupaten ini menjadi salah satu daerah penopang ekonomi terutama dari sektor pertanian.

Tahukah anda Kabupaten mana yang akan berpisah dengan Jawa Barat dan bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta? Jawabannya ialah Kabupaten Cianjur.

Ya, Kabupaten Cianjur tak akan lagi masuk ke dalam bagian Jawa Barat.

Kabupaten Cianjur akan masuk ke dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek tetangga Jawa Barat.

Dengan bergabungnya Kabupaten Cianjur wilayah aglomerasi tersebut kini disebut dengan Jabodetabekjur.

Keputusan berpisahnya Kabupaten Cianjur dari Jawa Barat merupakan imbas dari pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN.

DKI Jakarta yang sudah tidak lagi menjadi ibu kota menjaikan Kabupaten Cianjur yang sebelumnya di Jawa Barat kini menjadi keluarga baru mereka.

Dilansir laman Pemerintah Kabupate Cianjur, sebagian besar wilayah Kabupaten Cianjur berupa pegunungan, kecuali di sebagian pantai selatan berupa daratan rendah.

Kabupaten Cianjur punya julukan sebagai kota santri. Citra sebagai daerah agamis telah dimiliki Cianjur sejak tahun 1677. (tri)

Continue Reading

Nusantara

Perampasan Lahan di IKN, Kepala Adat Suku Dayak: Kami Belum Pernah Dapat Tawaran Ganti Rugi

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Paser Besar, Konflik Agraria yang menyertainya istilah “memindahkan ibu kota” ke Kalimantan semakin menjadi sorotan.

Masyarakat yang terdampak merasa tidak mendapat ganti rugi atas lahan mereka yang digusur secara paksa pembangunan Ibu kota Nusantara atau IKN.

Bahkan, tidak ada dialog yang diberikan kepada mereka terkait dengan kompensasi yang seharusnya mereka terima.

Pada tanggal 18 Maret 2024, lima Kelurahan, yaitu Rico, Maridan, Jenebora, Gersik, dan Pantai Langgo, menerima himbauan untuk tidak melakukan apapun di tanah nenek moyang mereka sendiri.

Masyarakat merasa terpinggirkan karena tidak ada kesempatan untuk berdialog dengan pemerintah terkait ganti rugi pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN yang seharusnya mereka terima.

“Tanah kami ini mau dipindahkan ke tanahnya orang lain lagi di sana, saya bilang saya tidak mau, tidak mau saya dipindahkan.” ungkap Yusni, kepala adat Paser Besar, dikutip dari channel youtube pada 30 Maret 2024.

Yusni mengungkapkan bahwa mereka bahkan belum pernah mendapat tawaran ganti rugi atas lahan mereka.

Patok-patok dari badan bank tanah bahkan telah ditancapkan di lahan mereka tanpa izin. Mereka merasa pasrah dan hanya bisa berharap agar ada kompensasi yang sesuai dengan kerugian yang mereka alami.

“kami ini kan sudah pasrah, kalau ada sekarang yang mau ganti rugi dengan sesuai, istilahnya di sini kami siap angkat kaki,” kata Yusni.

Pemerintah menilai bahwa rumah-rumah yang dihuni oleh masyarakat adat tidak sesuai dengan tata ruang pembangunan IKN.

Namun, masyarakat adat merasa bahwa mereka telah lama mendiami tanah tersebut dengan bukti-bukti konkret seperti makam, silsilah, dan peninggalan sejarah lainnya.

Mereka merasa bahwa tanah tersebut bukanlah tanah negara yang belum pernah diinjak oleh masyarakat.

“Kenapa bilang ada tanah negara? yang dikatakan tanah negara belum pernah diinjak oleh masyarakat adat, termasuk tanah kayak rumah Bupati, rumah kapolres, rumah dinas-dinas ASN, Itulah tanah negara. Disini sudah ada kuburan kami, sudah lama di situ Kok” ungkap Noriah, salah satu masyarakat adat dayak balik.

Konflik agraria di IKN telah mencatat angka yang mengkhawatirkan, dengan luas konflik mencapai 38 persen dari total kasus di Indonesia.

Masyarakat adat menjadi pihak yang lemah secara hukum meskipun memiliki bukti-bukti yang kuat tentang klaim atas tanah tersebut.

Hingga saat ini, masyarakat adat di lima Kelurahan yang terdampak terus berjuang untuk mempertahankan tanah mereka atau setidaknya mendapatkan kompensasi yang layak dari pemerintah.

Tanpa solusi yang memadai, konflik agraria ini akan terus menjadi penghalang bagi ambisi pemerintah dalam memindahkan ibu kota ke Kalimantan. (ut)

Continue Reading
Advertisement

Trending