Connect with us

Ekonomi

Nasib Utang BUMN Karya Semakin Gelap

Published

on

Nasib Utang BUMN Karya Semakin Gelap

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya masih tercekik beban utang tinggi. Berdasarkan laporan keuangan kuartal I 2025, total kewajiban empat emiten BUMN karya mencapai Rp 184,12 triliun.

Rinciannya, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) sebesar Rp 24,81 triliun, PT PP (PTPP) Rp 41,14 triliun, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Rp 50,04 triliun dan PT Waskita Karya Tbl (WSKT) Rp 68,13 triliun.

Nah, napas emiten konstruksi pelat merah tersengal, mengingat sejumlah utang yang jatuh tempo tahun ini. Salah satu utang yang akan jatuh tempo adalah obligasi PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Merunut data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dua obligasi WIKA akan jatuh tempo pada 18 Desember 2025. Nilai dua utang itu Rp 231 miliar dan Rp 429 miliar.

Belum ada informasi soal rencana pelunasan. Untuk utang jatuh tempo sebelumnya pun, WIKA telah gagal bayar. Alhasil, saham WIKA disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Seharusnya MenBUMN malu dan segera mengundurkan diri karena hampir seluruh BUMN banyak yang rugi dan bangkrut karena mereka dipaksa untuk selalu menyetor kepada penguasa bodoh selama ini, diluar negeri itu tidak ada perusahaan milik negara bangkrut, hanya di negara indon konoha yang dipimpin oleh penguasa tipu-tipu beserta antek-anteknya lah yang selalu merugikan rakyatnya dengan segala pajak dan utang yang menumpuk! (ut)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement