Connect with us

Keamanan

Panglima TNI Terima Audiensi Ketua Dewan Pers, Apakah Papua Dijadikan DOM atau Akan Dilepas seperti Timor Leste?

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta,

Terkait dengan siaga tempur, Panglima TNI menjelaskan bahwa siaga tempur bukanlah operasi tempur, namun siaga jika sewaktu-waktu diserang sudah siap.

Secara umum, situasi di Papua aman. Seperti di Sorong, Manokwari dan Merauke cukup petugas Koramil, Kodim, Lanal, Lanud, personel organik saja yg berinteraksi dengan masyarakat umum secara damai.

“Siaga tempur kemarin saya buat hanya di Nduga karena daerahnya rawan, namun bukan operasi tempur. Selanjutnya, jika daerah yang sudah aman seperti di Sorong, Manokwari, Biak yang ditugaskan untuk menjaga cukup personel Kodim dan Koramil,” tegas Panglima TNI.

Lebih lajut Panglima TNI mengatakan bahwa semuanya kegiatan TNI adalah operasi, seperti Operasi Teritorial, Operasi Pengamananan Daerah Rawan (Ops Pam Rahwan), Operasi Pengamanan Perbatasan (Ops Pamtas), dan Operasi Pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki),

“Namun, operasi penegakan hukum Damai Cartenz dan pendekatan tetap dilaksanakan,”ucap Laksamana TNI Yudo Margono.

apakah Papua akan dijadikan DOM (Daerah Operasi Militer) oleh rezim saat ini atau disetting untuk dilepas dengan tujuan tertentu? (ut)

Keamanan

Pernah Raih Adhi Makayasa Brigjen Djon Afriandi Ditunjuk Jadi Danjen Kopassus

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk Brigjen Djon Afriandi menjadi Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus), pasukan elite dari TNI AD.

Djon merupakan lulusan terbaik Akademi Militer atau Adhi Makayasa pada 1995.

Penunjukkan itu tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/216/II/2024 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI tertanggal 21 Februari 2024.

Djon Afriandi bakal menjabat Danjen Kopassus menggantikan Mayjen Deddy Suryadi yang ditunjuk menjadi Panglima Kodam IV/Diponegoro.

Saat ini, Djon menjabat Staf Khusus Kepala Staf TNI AD. Sebelumnya, Djon menjabat sebagai Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil pada 2022-2023 dan Komandan Korem (Danrem) 012/Teuku Umar. Pria kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat itu berpengalaman di grup 1 (Para Komando) Kopassus.

Djon beberapa kali mengemban jabatan strategis di grup 1, seperti Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus dan Komandan Grup 1 Kopassus. Djon juga pernah menjabat sebagai Danden 1 Grup A Paspampres, Wakil Komandan Grup A Paspampres, dan Asisten Operasi Danjen Kopassus. (ut)

Continue Reading

Keamanan

Pengarahan Kaskostrad Kepada Prajurit dan PNS Makostrad

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., memberikan pengarahan kepada seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Markas Kostrad, usai melaksakan olah raga di lapangan Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat. Kamis (18/1/2024).

Kaskostrad menekankan kepada prajurit dan PNS Makostrad agar selalu menjaga nama baik Kostrad, dengan tidak melakukan segala bentuk pelanggaran sekecil apapun yang dapat merusak citra satuan Kostrad.

Beberapa penekanan yang disampaikan oleh Kaskostrad, diantaranya bahwa Prajurit Kostrad harus Disiplin, loyalitas, pantang menyerah dan Rantai Komando.

“Sedekah Tidak Perlu Menunggu Kaya dan punya harta yang banyak Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Bersedekah pada orang lain sungguh tidak akan merugi, karena Allah pasti akan memberikan balasan yang lebih dan akan mengangkat derajatnya,” ujar Kaskostrad.

Terkait komitmen Netralitas TNI dalam pesta demokrasi Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang.

“Setiap prajurit TNI dilarang berpolitik praktis ataupun terlibat dalam kegiatan partai politik, dan TNI mempunyai aturan serta sanksi tegas bagi prajurit yang melanggar Netralitas TNI,” imbuhnya.

Kaskostrad juga memberikan arahan kepada prajurit dan PNS Kostrad yang akan menghadapi masa persiapan pensiun (MPP), karena merupakan suatu hal wajib yang nantinya akan dilalui oleh para prajurit dan PNS. Bahkan, ketika memasuki masa pensiun, kreatifitas dan inovasi para Purnawirawan pun mulai diuji, apalagi jika masa yang berarti berakhirnya tugas tersebut tidak dipersiapkan dengan matang.

“Para prajurit untuk menyiapkan yang matang berbagai hal yang nantinya mampu dijadikan suatu pendongkrak perekonomian ketika tak lagi jadi prajurit TNI dan PNS aktif, pentingnya peluang pelatihan dan rekan kerja untuk wirausaha dalam menghadapi masa MPP disegala lini bidang dalam meraih hidup yang lebih sejahtera disaat pensiun,” ujarnya. (utw)

Continue Reading

Keamanan

KSAD Sebut Relawan Capres 03 Ganjar Mabuk Sebelum Kejadian di Boyolali

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut buka suara soal kesaksian salah seorang korban penganiayaan oknum TNI di Boyolali, Jawa Tengah.

Relawan Ganjar Pranowo yang bernama Slamet Andono mengatakan bahwa dia dimasukan ke markas Yonif 408/Suhbrasta.

Ia juga mengaku ditutup menggunakan kaos dan dipukuli. Ketika itu, dia mendengar suara rekan-rekannya menjadi korban penganiayaan. Dia juga mengatakan bahwa ada rekannya yang dianiaya dengan menggunakan batu.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1535777497275904&id=100025310048162&mibextid=Nif5oz

“Dia kan kondisi mabuk, tanyakan saja sama orang rumah sakit. Ya kalau pakai batu, masak seminggu sembuh. Pasti hancur kalau pakai batu. Itu akan terungkap di sidang. Dia punya pembelaan, nanti kita juga ada pembelaan. Jangan dihiperbolakan (dibesar-besarkan-red),” paparnya.

Soal kasus tersebut dinilai sebagai penganiayaan biasa, menurut Maruli, jika seperti itu pihaknya tidak segan untuk menindaklanjuti. Terbukti, dari 16 tersangka yang ditetapkan, kini hanya 6 orang dan masih dalam penanganan Denpom IV/4 Surakarta.

“Kalau dibilang biasa, saya tidak akan memberi tanggapan satu malam sudah ditangkap. Itukan sudah cukup. Saya anggap remeh, saya biarin dulu lah. Karena ini masa kampanye, ada penganiayaan, ya malam itu harus masuk. Itu sudah cukup lah,” tegasnya.

Kemudian, soal relawan Ganjar Pranowo tersebut dipukuli, Maruli Simanjuntak mengaku bahwa hal tersebut adalah emosi sesaat. Penganiayaan ini karena suara bising knalpot brong yang lalu lalang sampai delapan kali mengitari markas. 

Capres 03 karo pendukungnya yo podo wae, si capres doyan nonton bokep dan para pendukungnya doyan mabuk, klop dah. (tri)

Continue Reading
Advertisement

Trending