Connect with us

Ekonomi

POLRI Minta Tambahan Anggaran Rp 173 Triliun, DPR Langsung Ketok Palu

Published

on

POLRI Minta Tambahan Anggaran Rp 173 Triliun, DPR Langsung Ketok Palu

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, POLRI minta tambahan anggaran untuk tahun 2026. Tidak tanggung-tanggung, besarnya 58 persen dari pagu indikatif Polri tahun anggaran 2026 yang ditetapkan sebesar Rp109,6 triliun.

Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran Polri, Komisaris Jenderal Wahyu Hadiningrat mengatakan bahwa usulan kebutuhan anggaran Polri tahun 2026 itu berdasarkan Surat Kapolri tertanggal 10 Maret 2025, yakni sebesar Rp 173 triliun.

Dalam rapat kerja pembahasan anggaran bersama Komisi III DPR RI di Jakarta, Senin, 7 Juli 2025, Wahyu mengatakan, tambahan anggaran Rp 63,7 triliun tersebut untuk kebutuhan belanja pegawai sebesar Rp 4,8 triliun, belanja barang Rp 13,8 triliun, dan belanja modal Rp 45,1 triliun.

Pada belanja pegawai, anggaran akan diprioritaskan untuk gaji pegawai rekrutmen personel baru dan memenuhi kenaikan tunjangan kinerja 80 persen personel Polri dan aparatur sipil negara (ASN).

Belanja barang akan diprioritaskan untuk meningkatkan operasional kepolisian dan pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Di antaranya pemenuhan operasional pengembangan Polda Papua Tengah, Papua Barat Daya serta polres atau satuan kerja (satker) terbaru, dukops bhabinkamtibmas (dukungan operasional Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), perawatan command center, pengamanan di perbatasan dan pulau kecil terluar, dan lain-lain,” kata Wahyu seperti dikutip Antara.

Sedangkan belanja modal akan diprioritaskan untuk pemenuhan kendaraan listrik, pemenuhan kapal pemburu cepat di perbatasan, pemenuhan peralatan pendukung pengungkapan kasus tindak pidana narkoba dan siber, peningkatan layanan ruang pelayanan khusus, pembangunan mako polsek, serta pembangunan rumah dinas bagi anggota Polri.

Adapun pada tahun anggaran 2024, Wahyu mengatakan bahwa Polri telah merealisasikan anggaran sebesar Rp 136 triliun atau 97,49 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 140 triliun. Sedangkan pada anggaran tahun 2025, hingga tanggal 30 Juni 2025, Polri telah merealisasikan anggaran sebesar Rp 69,1 triliun atau 48,67 persen dari pagu anggaran sebesar Rp142,1 triliun.

Usulan kenaikan anggaran Rp 63,7 triliun itu langsung mendapat dukungan dari Komisi III DPR.

β€œKomisi III DPR RI menerima dan menyetujui penjelasan usulan program Kepolisian Negara Republik Indonesia sesuai dengan pagu indikatif tahun anggaran 2026 sebesar Rp 109 triliun,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati saat membacakan kesimpulan rapat.

β€œDan akan memperjuangkan usulan tambahan yang diajukan sebesar Rp 63.795.421.525.000 (Rp 63 triliun) sehingga menjadi sebesar Rp 173.467.535.898.000 (Rp 173 triliun),” ujarnya.

Apakah anggaran itu juga termasuk untuk membeli Robot anjing Polisi?

Dan akhirnya DPR menyetujuinya, langsung ketok palu. Sungguh ironis negara ini, dimana Prabowo mengatakan akan melakukan efisiensi tapi Polri mengabaikannya.

Satu-satunya robot polisi yang bisa diandalkan, tingkat kejahatan di kota Detroit menurun drastis, penjahat dan polisi korup disikat semua. Dan itu hanya dalam cerita fiksi dalam film RoboCop. (tw)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement