Connect with us

Teknologi

PT. Angkasa Pura Sarana Digital dan Inspire Digital dan Luncurkan Smart ADS

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, ๐˜™๐˜ช๐˜ด๐˜ฆ๐˜ต ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ต๐˜ช๐˜ท๐˜ช๐˜ต๐˜ข๐˜ด ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ฌ 46% ๐˜ง๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฒ๐˜ถ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต ๐˜ง๐˜ญ๐˜บ๐˜ฆ๐˜ณ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ด๐˜ข ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ต๐˜ช๐˜ท๐˜ช๐˜ต๐˜ข๐˜ด ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ด๐˜ต๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ค๐˜ช๐˜ข๐˜ญ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ฌ, ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ 37% ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ด๐˜ต๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ค๐˜ช๐˜ข๐˜ญ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข.

๐˜š๐˜ฎ๐˜ข๐˜ณ๐˜ต ๐˜ˆ๐˜ฅ๐˜ด ๐˜๐˜ฏ๐˜ด๐˜ฑ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฆ ๐˜‹๐˜ช๐˜จ๐˜ช๐˜ต๐˜ข๐˜ญ ๐˜ซ๐˜ถ๐˜จ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ด๐˜ช๐˜ข๐˜ญ.

Hari ini Inspire Digital, start-up Indonesia di bidang layanan iklan digital, dan PT. Angkasa Pura Sarana Digital (APSD), bagian dari PT Angkasa Pura II Group yang memiliki fokus bisnis pada pengembangan pengembangan infrastruktur digital dan penyediaan solusi bisnis berbasis teknologi, mengumumkan kolaborasi sekaligus peluncuran Smart Ads Inspire Digital. Produk berupa layar yang telah dilengkapi smart ads system ini akan tersedia di 42 titik pada boarding lounge Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.

Aktivitas penumpang di bandara yang semakin tinggi, selepas pandemi, menjadi tantangan besar bagi pengelola bandara dalam memberikan pengalaman terbaik. Riset Clear Channel Outdoor yang dirilis bulan lalu mengungkapkan bahwa dengan rata-rata waktu tunggu lebih dari satu jam, bandara ternyata menawarkan peluang unik dalam menghubungkan konsumen dengan merek. Terbukti, 46% frequent flyer merasa aktivitas posting social media di bandara adalah hal menarik, dan 37% akan posting di social media atau bicara ke teman tentang pengalaman bersama brand di bandara.

Lebih detail lagi, sebanyak 56% frequent flyer mengakui dapat mengingat iklan setelah melihatnya di bandara. Bahkan hampir setengah, 49% mengambil tindakan setelah melihat iklan di bandara, termasuk mengunjungi situs web merek (47%), mengunduh aplikasi (36%), dan berbagi dengan kolega (26%). Sebanyak 79% frequent flyer ingin mencoba produk baru di bandara, dan 63% mengaku tertarik untuk mendaftar program hadiah perjalanan.

Dalam upaya memberikan pengalaman terbaik bagi penumpang bandara, kolaborasi PT Angkasa Pura II Group dan Inspire Digital menghadirkan Smart Ads Inspire Digital. Produk inovasi dari Inspire Digital ini menyediakan layanan hiburan beragam seperti film, serial, musik konser, dan musik video, kepada para penumpang di boarding lounge Terminal 1A, 2D, dan 2E, Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Inovasi Smart Ads Inspire Digital juga menawarkan kemudahan kepada calon pengiklan dalam memasarkan produk-produk kepada target pasar yang tepat.

Dengan memanfaatkan jaringan wi-fi, selain menampilkan berbagai konten video yang menghibur, Smart Ads Inspire Digital ini memiliki beberapa keunggulan inovatif yang tidak dimiliki oleh jenis layanan iklan luar ruang lain, antara lain kemampuan untuk menghadirkan audio dari konten-konten video yang ditayangkan, serta kemudahan bagi calon pengiklan untuk melakukan proses penempatan iklan seluruhnya secara online.

Pengiklan dapat melakukan pengaturan target audiens, volume beriklan sesuai budget, format iklan, frekuensi dan masa penayangan iklan, hingga kemudahan memonitor performa iklan secara real-time, bahkan mengganti strategi beriklan setiap saat.

โ€œSelain menjadi yang pertama dalam memberikan hiburan dengan audio kepada calon penumpang di Bandara International Soekarno Hatta, Smart Ads Inspire Digital juga menjadi yang pertama dalam menawarkan pengalaman beriklan di media luar ruang semudah beriklan di media sosial. Kolaborasi inovatif dengan PT. Angkasa Pura Sarana Digital ini merupakan titik awal dari komitmen kami dalam jangka panjang untuk tidak hanya menghibur para calon penumpang yang berada di Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang, tetapi juga calon-calon penumpang di berbagai terminal atau stasiun moda transportasi umum lainnya di seluruh Indonesia,โ€ ujar Alfreno Kautsar Ramadhan, CEO Inspire Digital, saat peluncuran Smart Ads di Saphire Precious Lounge, Bandara Soekarno Hatta, kemarin (15/6).

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Angkasa Pura Sarana Digital, Ferdian Agustiana mengungkapkan, โ€œMemberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa bandara di setiap bagian perjalanan melalui inisiatif digital merupakan tren utama dalam pengembangan bandara.
Bandara di seluruh dunia memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pengalaman dan kenyamanan penumpang.โ€

Ia menambahkan, salah satu cara terbaik yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura II (AP II) dan PT Angkasa Pura Sarana Digital melalui upaya peningkatan customer experience adalah dengan menghadirkan fasilitas media hiburan di Ruang Tunggu Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kolaborasi dengan Inspire Digital dalam menghadirkan Smart Ads IPTV ini merupakan sebuah terobosan baru di dunia hiburan, baik dari sisi konsumen maupun dari sisi pemilik brand atau para pemilik produk yang memiliki kebutuhan untuk memasarkan produk atau layanannya kepada pengguna jasa di Bandara Internasional Soekarno-Hattaโ€ kata Ferdian Agustiana, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT. Angkasa Pura Sarana Digital. (utw)

Teknologi

Apa yang Dilakukan Telkom setelah Starlink Resmi Masuk Indonesia?

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Banyak yang bertanya-tanya bagaimana Telkom menyingkapi masuknya Starlink ke Indonesia.

Ini mengingat Starlink sendiri sudah mengantongi dua perizinan sebagai penyelenggara layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) dan Internet Service Provider (ISP). Arinya, dengan dua izin tadi, Starlink bisa menyediakan internet ke konsumen dalam skema Business-to-Consumer (B2C) di Tanah Air, alias langsung ke pengguna rumahan di Indonesia.

Ternyata, Telkom lewat anak perusahaan Telkomsat sudah melakukan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) dengan Starlink untuk layanan segmen enterprise berbagai wilayah di Indonesia sejak 15 Mei 2024 kemarin.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd. Rauf dengan VP Starlink Commercial Sales beberapa waktu lalu.

โ€œKerja sama ini mengukuhkan posisi Telkomsat sebagai mitra strategis pertama dan utama Starlink di Indonesia,” kata Lukman Hakim dalam keterangan resmi, Sabtu, (18/5/2024).

Maka, kerja sama ini memungkinkan Telkomsat untuk menggelar layanan bisnis (business services) berbasis Starlink yang kompetitif dan setara dengan penawaran paket bisnis yang ditawarkan melalui website Starlink. Sebelumnya, Telkomsat sendiri sudah menjalin kerja sama dengan Starlink sejak 2021.

Bahkan, mereka sudah menggelar layanan backhaul Starlink di 2022 dengan memanfaatkan hak labuh yang telah diberikan pemerintah.

Lukman menyebut, infrastruktur backhaul yang digelar oleh Telkomsat ini mampu memberikan layanan konektivitas satelit yang berkualitas dengan tetap menjamin kedaulatan dan keamanan data nasional. Sementara itu, SVP Corporate dan Communication Telkom, Ahmad Reza justru menyambut baik kehadiran Starlink ke Indonesia.

Ia melihat kerja sama TelkomGroup dalam hal ini Telkomsat bersama Starlink, menunjukkan komitmen perusahaan pelat merah itu untuk berupaya mendukung program pemerintah untuk percepatan pemerataan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia. “Khususnya untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar),” bebernya.

Telkomsat sendiri baru saja mengoperasikan Satelit Merah Putih 2 pada awal 2024.

Adapun menurut laman resmi Starlink, paket enteprise terbagi menjadi tiga paket yaitu Lokasi Tetap, Mobilitas Darat, dan Maritim. Paket internet tersebut dimulai dari Rp1,1 juta untuk prioritas-40 GB hingga Rp12,3 juta untukprioritas-6TB. (tw)

Continue Reading

Teknologi

UU Penyiaran Wajibkan YouTuber dan Tiktoker Verifikasi Konten ke KPI

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Rencana revisi Undang-Undang (UU) Penyiaran menimbulkan perdebatan di tengah masyarakat. Alasannya, beberapa aspek yang diatur dalam draf revisi ini dianggap melampaui kewenangan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan lainnya.

Salah satu poin yang menarik perhatian adalah tentang regulasi platform digital penyiaran. Dalam konteks ini, para pembuat konten yang aktif di platform media sosial seperti Youtube atau yang sering disebut sebagai Youtuber, serta pengguna TikTok yang dikenal sebagai Tiktoker, juga akan terpengaruh oleh UU Penyiaran yang direvisi ini.

Wahyudi Djafar, Direktur Eksekutif Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM), mengamati bahwa menurut rumusan draf yang sedang disusun oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), revisi UU Penyiaran akan mencakup regulasi terhadap platform digital.

Ini termasuk juga konten yang dibuat dan disebarkan melalui platform berbasis user generated content (UGC).

Menurut Wahyudi pada Rabu (15/4/2024), โ€œPlatform seperti Youtube, TikTok, dan sejenisnyaโ€ akan terpengaruh oleh regulasi ini.

Regulasi ini dianggap tumpang tindih dengan peraturan dalam undang-undang lain. Saat ini, regulasi terhadap platform berbasis UGC seperti Youtube, TikTok, dan lainnya diatur oleh Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Bahkan, aturan-aturan terkait konten yang disebarluaskan melalui platform UGC telah diatur secara jelas dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) Nomor 5 Tahun 2020.

โ€œMasalahnya timbul ketika konten yang disebarkan melalui platform UGC itu dianggap setara dengan konten siaran,โ€ ujar Wahyudi.

Menurut Wahyudi, konten siaran biasanya dihasilkan oleh lembaga penyiaran seperti stasiun televisi, rumah produksi, dan sebagainya. Sementara konten yang dibuat dan disebarkan melalui platform UGC adalah hasil karya individu atau content creator yang kemudian diunggah melalui platform UGC.

Sebagaimana tertera dalam pasal 34F ayat (2), disebutkan bahwa:

โ€œPenyelenggara platform digital penyiaran dan/atau platform teknologi penyiaran lainnya wajib melakukan verifikasi konten siaran ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).โ€

Ini sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran (PPP) dan Standar Isi Siaran (SIS).

Dengan polemik yang muncul terkait draft revisi UU Penyiaran ini, perlu adanya diskusi mendalam yang melibatkan semua pihak terkait, termasuk regulator, akademisi, serta para praktisi industri penyiaran dan konten digital.

Hal ini penting agar regulasi yang dihasilkan mampu mengakomodasi perkembangan media digital tanpa mengorbankan kebebasan berekspresi dan inovasi kreatif. (tri)

Continue Reading

Teknologi

Peluncuran Platform MY EDI-E-Learning LPMA STMA Trisakti di Acara Dies Natalis ke-40

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti dengan bangga mengumumkan peluncuran platform pembelajaran digital terbaru, MY EDI-E-Learning LPMA, dalam acara soft launch yang diadakan bersamaan dengan peringatan Dies Natalis ke-40 STMA Trisakti. Platform ini merupakan inisiatif inovatif dari Lembaga Pendidikan Manajemen Asuransi (LPMA) yang dirancang untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan di bidang asuransi dan manajemen risiko.

Penjelasan Mengenai MY EDI-E-Learning LPMA

MY EDI-E-Learning LPMA adalah sebuah platform e-learning yang dirancang untuk menyediakan pendidikan berkualitas tinggi di bidang asuransi dan manajemen risiko. Platform ini menawarkan berbagai kursus dan modul yang dapat diakses secara online, memungkinkan pengguna untuk belajar kapan saja dan di mana saja. Dengan teknologi terbaru, MY EDI-E-Learning LPMA menyajikan pengalaman belajar yang interaktif dan user-friendly.

Dilakukan juga penanda-tanganan perjanjian kerja-sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara STMA Trisakti yang di wakili oleh Ketua STMA Trisakti Dr. Antonius Anton Lie, SE dengan pihak Dewan Asuransi Indonesia (DAI) yang diwakili oleh Yulius Bhayangakara saat peluncuran Soft Launching MY EDI-E-Learning LPMA STMA Trisakti di Jakarta.

Turut hadir juga Bayu Widdhisiadji SE, M.M, AAAIK, AJIS, QRGP, QCRO, CCOP, ANZIIF selaku Ketua LPMA-STMA Trisakti, serta Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-40 STMA Trisakti, Robidi, S.H., M.H, QCRO selaku Sekretaris LPMA-STMA Trisakti.

Tujuan utama dari peluncuran MY EDI-E-Learning LPMA adalah untuk:

1. Meningkatkan aksesibilitas pendidikan berkualitas tinggi di bidang asuransi dan manajemen risiko.

2. Memfasilitasi pembelajaran yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan individual pengguna.

3. Mendukung pengembangan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia di industri asuransi.

Platform MY EDI-E-Learning LPMA menawarkan sejumlah manfaat yang signifikan, antara lain:

1. Akses Fleksibel: Pengguna dapat mengakses modul pembelajaran kapan saja dan di mana saja, memungkinkan pembelajaran yang lebih fleksibel.

2. Materi Berkualitas: Konten yang disusun oleh para ahli di bidang asuransi dan manajemen risiko, memastikan materi yang relevan dan terkini.

3. Pengalaman Interaktif: Fitur-fitur interaktif seperti video, kuis, dan forum diskusi untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman pengguna.

4. Sertifikasi: Menyediakan sertifikasi bagi peserta yang menyelesaikan modul tertentu, menambah nilai profesional mereka di dunia kerja.

Ketua STMA Trisakti Ketua STMA Trisakti Dr. Antonius Anton Lie, SE, MM menyatakan, โ€œPeluncuran MY EDI-E-Learning LPMA merupakan langkah penting dalam upaya kami untuk memperkuat pendidikan di bidang asuransi dan manajemen risiko. Kami percaya bahwa platform ini akan memberikan dampak positif yang besar bagi peningkatan kompetensi dan profesionalisme di industri ini.โ€

“Kami berharap MY EDI-E-Learning LPMA dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kompetensi di bidang asuransi.โ€, ungkapnya di saat Soft launching MY EDI-E-Learning LPMA,STMA Trisakti di jakarta, (14/5/2024).

Dengan peluncuran MY EDI-E-Learning LPMA, STMA Trisakti berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional di industri asuransi Indonesia. Platform ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi utama dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital, serta menginspirasi institusi pendidikan lainnya untuk mengadopsi teknologi serupa.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai MY EDI-E-Learning LPMA, silakan kunjungi website STMA Trisakti atau hubungi humas STMA Trisakti di nomor (021) 12345678. (ut)

Continue Reading
Advertisement

Trending