Megapolitan
Ramai Polemik Ijazah Gibran, Viral Postingan Fufufafa Akui Tak Tamat SD
REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Ijazah Gibran Rakabuming Raka tengah jadi perbincangan hangat publik, terutama terkait kebenaran dan keasliannya.
Polemik ini makin memanas setelah sebuah akun Thread bernama Fufufafa viral dengan postingan lama yang mengaku tidak tamat sekolah dasar (SD).
Hal ini menimbulkan pertanyaan dan keresahan di kalangan netizen, yang mulai meragukan riwayat pendidikan Gibran dari SD hingga ke jenjang SMP dan seterusnya.

Dalam postingan yang diunggah pada 24 Juni 2014, akun Fufufafa menulis, “Saya tidak tamat SD.” Postingan ini kemudian disorot oleh akun Thread resmi Ibnuchunke yang membahas persyaratan masuk SMPN 1 Surakarta pada masa Gibran sekolah.
Ibnuchunke mempertanyakan apakah Gibran memenuhi nilai NEM minimal yang dipersyaratkan untuk bisa diterima di SMP unggulan tersebut. Ia juga menyinggung kecerdasan Gibran dengan nada sindiran yang membuat perdebatan makin sengit di media sosial.
Beberapa netizen kemudian mengaitkan akun Fufufafa dengan Gibran, bahkan ada yang beranggapan postingan tersebut adalah pengakuan terselubung dari sang Wakil Presiden. “Kalau benar fufufafa ini Gibran, berarti di tahun 2014 dia sudah mengaku,” tulis salah satu netizen.
Kontroversi ini semakin diperparah oleh keraguan lainnya soal pencantuman riwayat pendidikan Gibran di situs resmi dan dokumen publik.
Tidak sedikit yang mempertanyakan apakah Gibran benar-benar menyelesaikan pendidikan di SMPN 1 Surakarta, bahkan muncul komentar sinis seperti, “Masuk sejarah konoha bahwa pernah ada wapres dengan ijazah SD.”
Polemik ini menjadi bahan perbincangan serius di tengah masyarakat, terutama karena berkaitan dengan legitimasi seorang wakil presiden dalam hal latar belakang pendidikan.
Isu ini sebelumnya juga menimbulkan kontroversi karena pendidikan akhir yang tidak dicantumkan dengan jelas di website Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dosen IPB Sebut Gibran Diduga Hanya Lulusan SD

Pihak IPB University buka suara terkait viralnya pernyataan salah satu dosennya yang bernama Meilanie Buitenzorgy, sosok Meilanie Buitenzorgy viral karena menganalisa pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Meilanie Buitenzorgy menyebut, pendidikan Gibran tidak tidak bisa disetarakan dengan tingkat SMP apalagi SMA.
Analisis tersebut berdasarkan argumen pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School (Singapura) dan UTS Insearch (Australia) dianggap tidak setara dengan SMA di Indonesia.
Meilanie yang diketahui lulusan S1 IPB University dan meraih gelar PhD dari University Sydney.
Ia mempertanyakan keabsahan penyeteraan ijazah luar negeri yang dimilki Gibran yang menjadi dasar baginya untuk mendaftar dalam kontestasi politik.
Dimana sebelumnya tulisan Meilanie memantik kontroversi lantaran ia menyampaikan analisis berani: kualifikasi pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disebutnya setara dengan lulusan sekolah dasar (SD).
Diaspora Indonesia di Sydney Ungkap Fakta

Polemik ijazah Gibran ini mengundang banyak pembicaraan, baik dari sisi hukum maupun opini publik, dan terus menjadi sorotan hingga kini. Bongkar sampai ke akarnya! (tw)
