Connect with us

Gayahidup

Sambut World Mangrove Day 2025, STMA Trisakti Tanam 3.000 Bibit Mangrove: ‘Komitmen Kampus Hijau untuk Masa Depan Jakarta’

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti kembali menunjukkan kepemimpinannya menyambut World Mangrove Day 2025, dalam aksi lingkungan hidup dengan menyelenggarakan kegiatan penanaman 3.000 bibit pohon mangrove di kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara.

Acara ini diikuti oleh ratusan mahasiswa STMA Trisakti, jajaran dosen dan pimpinan perguruan tinggi Trisakti, serta puluhan tokoh dari regulator dan pelaku industri keuangan, khususnya sektor asuransi.

Lebih dari 30 institusi berpartisipasi aktif dalam acara tersebut, mulai dari OJK, KLHK, Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI, hingga perusahaan-perusahaan sponsor seperti Great Eastern, BRI Life, Indolife, Tugure, dan Dayin Mitra.

Mengusung tema “Hari Ini untuk Mangrove, Hari Esok untuk Kita Semua”, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan perwujudan nilai tanggung jawab sosial yang telah menjadi bagian dari kultur kampus.

Peran serta institusi, stakeholder dan sponsor membuat kegiatan ini semakin semarak dan memberikan warna tersendiri di kegiatan kali ini.

Ketua STMA Trisakti sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Dr. Antonius Anton Lie, S.E., M.M. di Kawasan Hutan Lindung Angka Kapuk, Jakarta Utara (27/7/2025), menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk mengintegrasikan isu lingkungan dalam proses pembelajaran mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa menjaga lingkungan bukanlah isu terpisah dari profesi mereka di masa depan. Dalam industri asuransi sekalipun, manajemen risiko lingkungan menjadi hal yang semakin penting. Dengan menanam mangrove, mereka belajar tentang keberlanjutan secara nyata,” ujar Dr. Anton Lie dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tahun ke-7 secara berturut-turut STMA Trisakti berkontribusi dalam reboisasi mangrove di kawasan pesisir Jakarta.

Kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan penuh Yayasan Trisakti yang menaungi berbagai institusi pendidikan tinggi, termasuk STMA Trisakti.

“Kegiatan hari ini menjadi cerminan dari komitmen Yayasan Trisakti untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga sadar lingkungan dan berdaya sosial,” ungkap Arya Pradipta, S.E. Ak., M.E., CE., Direktur Operasional Yayasan Trisakti.

“Kami melihat inisiatif seperti ini bukan sebagai kegiatan tambahan, tetapi sebagai bagian integral dari tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat dan pembangunan berkelanjutan, ”ungkapnya.

Arya Pradipta juga menegaskan bahwa kegiatan lingkungan seperti ini akan terus didorong dan diintegrasikan dengan program strategis lintas institusi Trisakti lainnya.

Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah III, Tri Munanto, S.E., M.Ak., yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas konsistensi STMA Trisakti dalam menyelenggarakan kegiatan hijau berbasis mahasiswa.

“Kegiatan ini sangat layak dijadikan teladan bagi institusi pendidikan tinggi lainnya. Tidak hanya rutin dilakukan, tetapi berdampak nyata. Ini adalah bentuk konkret pendidikan hijau yang terstruktur,” ujarnya. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus diperluas dan menjadi bagian dari karakter institusi, ”ujarnya.

Puji Iswari, S.Hut M.Si selaku Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem dan Perairan Darat Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan, “Ini menjadi momentum kebersamaan kolaboratif, ini sudah tahun ketujuh sebuah komitmen. Alhamdulillah pada tanggal 5 Juni 2025 kemarin bapak presiden sudah menerbitkan peraturan pemerintah terkait perlindungan dan pengelolaan hutan mangrove no 27, ini menjadi wadah bersama, dan tidak kita lupakan dari temen-temen dari akademisi STMA Trisakti salah satu akademisi yang consern terhadap perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove.

Ketua Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Billy Bhayangkara mengucapkan,” Terima kasih buat STMA Trisakti karena industri kita diberi kesempatan untuk melayani masyarakat Indonesia dalam bentuk yang agak berbeda, selama ini melayani dalam bentuk produk asuransi dan mitigasi resiko dan saat ini kita ada bentuk lain melayani masyatakat dalam bentuk lewat Tridarma pendidikan, salah satunya elemen masyarakat dan kita di beri kesempatan untuk Go Beyond Our Industri, jadi menurut saya Become Bigger.”

Budi Herawan sebagai Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengatakan, “Ini kolaborasi yang sudah berjalan ketujuh, saya pikir tiga pemangku kepentingan yaitu pelaku industri asuransi umum awalnya terbatas sekarang sudah masuk ke ekosistem disitu ada akademisi, pemerintah pusat sudah diwakilkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan tentunya dari pemerintah daerah DKI Jakarta jadi kedepannya saya selalu mendukung kegiatan ini untuk membibitkan pohon mangrove apapun manfaatnya, namun dari kami bukan hanya di mangrove Jakarta tetapi diwilayah lain, selain kita membangun suatu hutan kota untuk menekan polusi yang saat ini sangat tinggi dan Jakarta sudah masuk tiga kota terpolusi didunia.”

Kapler Marpaung sebagai Dewan Kehormatan APPARINDO mengatakan,”Melalui kegiatan yang dilakukan STMA Trisakti penanaman mangrove sudah tahun ketujuh tentu disamping tujuan utamanya untuk melestarikan ekosisten lingkungan hidup, ini juga suatu kesempatan bagi industri perasuransian untuk menceritakan mensosialisasikan industri asuransi ke masyarakat melalui peran serta industri asuransi turut serta di dalam menanam mangrove, maka ini juga adalah sesuatu semakin dikenal pada masyarakat tentunya masyarakat lebih mengetahui hal-hal yang baik yang dilakukan industri asuransi.”

Bagi STMA Trisakti, manfaat mangrove tidak berhenti pada aspek ekologis saja, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pemahaman lintas disiplin ilmu, termasuk manajemen risiko, asuransi, dan keberlanjutan.

Mangrove memainkan peran penting dalam mitigasi perubahan iklim. Hutan mangrove mampu menyerap karbon dioksida lima kali lebih banyak dibandingkan hutan tropis daratan. Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai benteng alami terhadap abrasi, badai, dan menjaga kualitas ekosistem pesisir.

“Ini adalah model pembelajaran yang tidak bisa diajarkan di ruang kelas. Mahasiswa turun langsung ke lapangan, menyentuh tanah, melihat perubahan, dan merasakan dampaknya,” ucap salah satu dosen pendamping dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini juga menjadi momen penting dalam menunjukkan kekuatan kolaborasi lintas sektor. Kehadiran dan partisipasi regulator seperti OJK, Kementerian Lingkungan Hidup, dan LLDIKTI, bersama puluhan perusahaan sponsor dari industri asuransi dan reasuransi, menunjukkan bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Seluruh perusahaan sponsor turut memberikan dukungan dalam bentuk donasi bibit dan bantuan logistik. Masing-masing juga menerima sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.

Melalui kegiatan ini, STMA Trisakti berharap dapat memperkuat budaya kepedulian lingkungan di kalangan mahasiswa dan pemangku kepentingan di industri keuangan.

Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, Romy Sidharta mengungkapkan, “Suatu kehormatan bagi kami karena STMA Trisakti berikut stakeholder dalam hal ini asosiasi asuransi indonesia selalu melakukan konsentrasi untuk merekap mangrove yang ada di Jakarta, ini adalah program gubernur DKI Jakarta dimana dalam satu tahun kita harus menanamkan sejauh satu kilometer dari tepi laut ketebalan limapuluh meter dari permukaan laut, jadi kita tidak hanya concern mangrove tetapi jarak yang harus kita lalui gimana setiap satu tahun ini harus ada satu kilometer mangrove tertanam setiap pesisir utara di Jakarta.

World Mangrove Day 2025 bukan hanya perayaan satu hari, melainkan tonggak dalam membangun masa depan yang berkelanjutan.

Kegiatan dimulai dengan prosesi penyerahan simbolis bibit pohon mangrove dari perusahaan kepada STMA Trisakti dan selanjutnya diserahkan kepada pengelola kawasan mangrove untuk langsung ditanam bersama-sama oleh para peserta. (ut)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement