Connect with us

Megapolitan

SoliDEO Festival 2023 Resmi Dibuka oleh Walikota Tangsel Drs. H. Benyamin Davnie, Diikuti 80 Sekolah

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Tangsel, SoliDEO Festival merupakan suatu ajang pengembangan kemampuan akademis dan non akademis yang didasari oleh keinginan untuk mendorong kreativitas dan mengeksplorasi minat bakat yang dimiliki siswa, sekaligus juga sebagai salah satu wadah untuk pengembangan bakat dan karakter. Selain itu, melalui festival yang diadakan selama tujuh hari, dari tanggal 9 – 16 September ini diharapkan dapat mempererat persahabatan antar sekolah juga.

Tahun 2023 ini, SoliDEO Festival mengusung tema “Incrēmentum”. Kata Incrēmentum berasal dari bahasa latin Incrēmentī yang berarti bertumbuh / berkembang / meningkat. Melalui tema ini, Sekolah SoliDEO ingin menyampaikan pesan motivasi kepada para peserta SoliDEO Festival untuk menjadi pribadi yang terus bertumbuh.

Hal ini juga direfleksikan melalui sub tema SoliDEO Festival – Good to Great, yang memiliki pengertian Dari Baik Menjadi Hebat.

Seperti tahun sebelumnya, pada tahun ini pun SoliDEO Festival 2023 memberi
kesempatan kepada setiap peserta untuk mengukur pertumbuhan diri mereka melalui berbagai perlombaan yang diadakan, seperti lomba matematika, junior chef, mewarani, menggambar, fashion show, tari kreasi, solo vocal, storytelling, speech dan band, serta pertandingan olahraga seperti basket dan futsal.

Melalui seminar dan workshop yang diadakan, Sekolah SoliDEO berharap untuk bisa mendukung para hadirin untuk bisa semakin diperlengkapi dengan berbagai informasi, ilmu pengetahuan, dan juga keterampilan yang dapat mendukung mereka untuk bertumbuh dari baik menjadi hebat.

Secara khusus, pada SoliDEO Festival 2023 ini, Sekolah SoliDEO mendapat kehormatan untuk dapat berkolaborasi dengan CSR Tangerang Selatan untuk mengadakan Seminar Digital-Preneurship bagi para siswa, sebagai nara sumbernya langsung oleh Hj Lista Hurustati, SH.

Dalam kata sambutannya, Benyamin menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci dari tumbuh kembang dan gerbang kehidupan anak bangsa. Oleh karena itu, beliau sangat mendukung dan menilai kegiatan SoliDEO Festival ini sangatlah baik untuk mendorong pertumbuhan diri dari para peserta.

Selain itu, Benyamin juga memberikan semangat bagi para peserta, bahwa mereka semua sesungguhnya sudah menjadi juara ketika mereka memutuskan untuk berpartisipasi dalam lomba. Hal ini dikarenakan, mereka telah berhasil mengalahkan diri mereka sendiri dari rasa malas, rasa bosan, dan rasa sombong mereka.

Beliau berharap agar SoliDEO Festival dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus berjuang menjadi yang terbaik.

Atas anugerah Tuhan, kegiatan pembukaan SoliDEO Festival 2023 turut dihadiri oleh beberapa pemerintah kota Tangerang Selatan dan juga beberapa tamu VIP Ketua Corporate Social Responsibility (CSR) Tangerang Selatan, Hj. Lista Hurustiati SH., Muslim Nur, S.Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan selaku
perwakilan dari Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Hj. Lina Herlina selaku pengawas sekolah, dan juga Marijana Bilung S.Pd., pemilik PKBM

Pemerintah Kota Tangerang Selatan secara penuh menudukung kegiatan pembukaan SOliDEO Festival 2023 untuk kemajuan pendidikan.

Sebagai puncak acara pembukaan SoliDEO Festival 2023, sekaligus sebagai tanda bahwa SoliDEO Festival telah resmi dibuka, pemukulan gong dilakukan DRS. H. Benyamin Davnie, Wali Kota Tangerang Selatan, dan ditutup dengan flash mob dari siswa dan siswi Sekolah Kristen SoliDEO.

Dra. khoe Ribka selaku CEO SOLIDEO CHRISTIAN SCHOOL di tangsel (9/9/2023).

Menurut Dra. khoe Ribka selaku CEO SOLIDEO CHRISTIAN SCHOOL, dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan skill dan kemampuan serta kepercayaan diri para siswa dan juga rasa solidaritas yang tinggi terhadap sesama.

“Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 80 sekolah di wilayah tangsel dan sekitarnya dan mampu menyatukan para siswa dengan kompetisi yang dapat membuat mereka menjadi anak sportif dan pintar kedepannya, jelasnya di sekolah SoliDEO Tangerang selatan (9/9/2023).

Disamping pertandingan, perlombaan dan seminar/workshop, kegiatan SoliDEO Festival ini juga turut diramaikan dengan kegiatan Food Festival dari UMKM lokal, bazaar buku dari Gramedia, dan juga kegiatan cek kesehatan dari RS Permata Dalima.

Mari sukseskan SoliDEO Festival 2023!. (utw)

Megapolitan

MUI Minta KPI Beri Sanksi untuk Tiga Stasiun TV karena Tayangkan 4 Acara ini

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Tim Pantauan Tayangan Ramadan 1445 Hijriah Komisi Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan ada tiga stasiun televisi yang masih menayangkan konten program diduga terdapat banyak potensi pelanggaran.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, ketiga stasiun televisi tersebut adalah ANTV dengan program “Pesbukers Ramadhan”, Trans TV dengan program “Berkahnya Ramadhan”, serta Trans 7 dengan program “Sahur Lebih Segerrr” dan “Pas Buka FM”.

Wakil Ketua II Tim Pemantauan Ramadan 1445 Hijriah Komisi Infokom MUI Rida Hesti mengatakan berdasarkan hasil pantauan tim pada tahap kedua selama kurun waktu 25 Maret hingga 3 April 2024 ditemukan  sejumlah potensi pelanggaran yang ditemukan masih berputar pada body shaming, kekerasan, ketidakpatutan, dan potensi eksploitasi terhadap anak.

“Potensi pelanggaran seperti ini terulang dan seakan tidak mau belajar dari koreksi publik,” kata Rida.

Dia mengatakan bahwa ketiga stasiun televisi itu belum sepenuhnya memenuhi catatan dan koreksi perbaikan temuan tim pada pantauan tahap satu.

Kendati demikian, Rida juga mengapresiasi sebagian program stasiun televisi yang tidak lagi memuat program yang terindikasikan adegan fisik laki suka sama laki (LSL) sebagaimana dalam hasil pantauan tahap satu.

Atas temuan dugaan pelanggaran tersebut, MUI meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersikap tegas.

Tidak hanya pada aspek pembinaan khusus, tetapi perlu memberikan sanksi apabila memang terbukti melanggar, sesuai level pelanggaran ketiga stasiun televisi tersebut. (tw)

Continue Reading

Nusantara

Agak Laen, Mudik Idul Fitri 2024 Pakai Helikopter Hanya Rp 2,5 Juta dan Anti Macet

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jateng, Minimal sekali dalam seumur hidup anda mencoba naik Helikopter, terlebih momen Idul Fitri dimana semua orang ingin mudik ke kampung halaman dan terlihat agak laen.

Mudik ke kampung halaman dengan helikopter akan terasa lebih cepat, bebas macet, bebas banjir pake saja jasa helikopter.

Heli Jateng pada edisi Idul Fitri 2024/1445 Hijriyah ini membuka promo tanpa minimum pax. Khusus buat anda yang ingin merasakan sensasi dan experience naik helikopter anda harus menyiapkan Rp 2,5 juta/pax 13 menit.

Untuk pemesanan anda bisa mengunjungi https://helijateng.com, titik poin di Demak Green Garden.

Selain promo mudik HeliJateng juga melayani jasa Medical and Evacuation, Heli Agent Bisnis, Heli Sky Tour, Heli Charter A to B dan Heli Entertain and Event.

Helikopter Spesifikasi: Bell 206 JET, Ranger III, Registrasi PK – AVT, Cabin 4 Setter, Endurace 03.30 Hours. (ut)

Continue Reading

Megapolitan

Alasan Muhammadiyah Umumkan Penetapan Idul Fitri Lebih Awal

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengemukakan alasan pihaknya menetapkan Hari Raya Idul Fitri lebih awal dibandingkan dengan pemerintah.

“Maklumat Muhammadiyah ini normal terjadi dilakukan, karena kami menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir melalui video di kanal YouTube Muhammadiy,harah Channel di Jakarta, Minggu.

Haedar menegaskan maklumat yang disampaikan oleh pihaknya lebih awal tidak bermaksud untuk mendahului dan meninggalkan pihak tertentu dalam penentuan Idul Fitri.

“Ini hal yang lumrah terjadi setiap tahun, sebagaimana juga berbagai organisasi Islam itu mengeluarkan kalender, baik kalender hijriah yang berisi tanggal dalam hijriah yang ada irisan dengan ritual ibadah, atau mungkin juga kalender miladiyah (masehi) yang terkait dengan tanggal yang menyangkut kegiatan publik,” katanya.

Bila terdapat kesamaan dan perbedaan dalam tanggal yang ditentukan kata Haedar, hal tersebut harus bisa menjadikan kaum Muslimin menjadi toleran, tasamuh (saling menghargai), dan tanawu (saling menghormati perbedaan cara dalam hal menjalankan ibadah).

“Sehingga, pesan ini justru akan memperkuat niat kita dalam beribadah,” ucapnya.

Untuk menyelesaikan masalah perbedaan, kata Haedar, Muhammadiyah terus mendorong seluruh pihak dalam mewujudkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Menurut dia, KHGT diharapkan tidak hanya berlaku untuk Indonesia saja, melainkan untuk umat Islam di seluruh dunia, sehingga perbedaan itu tidak terus berulang.

“Satu kalender global itu seperti juga kalender miladiyah (masehi). Sehingga, tidak lagi ada perbedaan dan tidak lagi ada kegiatan yang bersifat membuat kita ikhtilaf atau berbeda dalam penentuan,” tutur Haedar Nashir. (tri)

Continue Reading
Advertisement

Trending