Connect with us

Gayahidup

Solusi Atasi Wedding Problem Melalui Jasa Konsultan WO Griya Eigina Ayu

Published

on

Solusi Atasi Wedding Problem Melalui Jasa Konsultan WO Griya Eigina Ayu

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Saat ini marak pesta Pernikahan para artis yang mewah dan megah. Banyak kalangan Gen Z pun mencoba melakukan hal itu dan ternyata bisa menjadi beban finansial tersendiri bagi pasangan pengantin baru.

Dalam survei terbaru yang dilakukan oleh platform WeddingMarket, terungkap bahwa 67 persen pasangan pengantin baru di Indonesia memilih berutang demi bisa menggelar pesta pernikahan impian mereka alias mewah dari dekorasi ,make up hingga hiburan.

CEO WeddingMarket, Annisa Hasanah, menyebut tekanan sosial menjadi salah satu alasan utama pasangan mengambil keputusan tersebut.

β€œMayoritas dari mereka ingin memberikan kesan terbaik untuk keluarga dan tamu undangan. Sayangnya, kondisi keuangan pribadi belum tentu mendukung,” ujarnya.

Survei dilakukan terhadap 1.024 pasangan yang menikah antara 2023 hingga 2024, dengan hasil sebagai berikut:

  • 67% pasangan berutang, baik melalui pinjaman online, kartu kredit, hingga meminjam ke keluarga.
  • 33% sisanya mengandalkan tabungan pribadi atau bantuan orang tua.

Yang lebih memprihatinkan, tidak sedikit pasangan yang masih mencicil utang pernikahan meski telah menikah lebih dari satu tahun.

β€œSetelah euforia pesta berlalu, mereka baru menyadari beban utang yang menumpuk,” .

Pakar keuangan telah mengingatkan pasangan muda agar lebih realistis dalam merencanakan pernikahan, serta mengutamakan perencanaan keuangan jangka panjang dibanding mementingkan gengsi sesaat.

Banyak Solusi yang bisa dilakukan kalangan muda dan Gen Z, yaitu dengan mencari WO yang berkualitas namun harga terjangkau, Salah satunya di WO Griya Eigina Ayu yang sudah puluhan tahun melakukan acara Wedding yang berkualitas namun harga bisa dinegosiasikan sesuai kemampuan kalangan muda saat ini. (ut)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement