Connect with us

Gayahidup

Sosialisasi Tanda Label Hemat Energi, Masyarakat Harus Ketahui Tanda di Produk Agar Bisa Berhemat

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Pada umumnya, masyarakat Indonesia tidak memperhatikan label tanda hemat energi (LTHE) saat membeli Air Conditioner (AC) split. Mereka cenderung membeli AC split dengan mempertimbangkan harga yang terjangkau sesuai dengan keuangan mereka dan daya listrik rendah. Selain itu, mereka juga tertarik dengan promosi yang gencar dilakukan oleh penjual.

Masyarakat harus ketahui tanda label hemat di AC, semakin tanda bintang bertambah maka listrik kian irit.

“Ini tantangannya, apalagi bila berhadapan dengan ibu-ibu. Mereka cenderung melihat harganya, tanpa melihat label tanda hemat energi (LTHE, red) Sama-sama AC yang low watt, tetapi mereka pilih AC yang harganya lebih murah,” ujar Direktur Konservasi Energi Ditjen Energi Baru Terbarukkan dan Konservasi Energi (EBTKE)  Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) Gigih Udi Atmo saat menjadi narasumber dalam diskusi bertemakan ‘Memperluas Sosialisasi Tanda Label Hemat Energi’ di H Tower Lantai 21, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (23/6/2023).

Menurutnya, hal yang harus diperhatikan pada saat membeli AC split adalah label tanda hemat energi.

Gigih menambahkan, teknologi semakin maju dan semakin meningkat efisiennya. Semakin tinggi bintang yang tertera di label, semakin hemat energi. Namun harga jualnya mahal.

“Sama-sama low watt, tetapi perhatikan label tanda hemat energinya. Kalau yang tertera dalam label itu bintang lima, maka semakin hemat energi. Memang harganya mahal, tetapi biaya tagihan listrik tiap bulannya lebih murah dibanding dengan AC low watt bintang satu atau dua,” ungkap Gigih.

Lanjut Gigih, Ditjen EBTKE Kemen ESDM gencar melakukan sosialisasi label hemat energi. Dalam berbagai cara dan pelibatan sejumlah pihak seperti asosiasi, praktisi, produsen sampai sosialisasi langsung ke ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). Ini agar masyarakat cermat memilih produk. Sosialisasi juga dilakukan lewat media massa, televisi, dan sosial media (sosmed).

Saat ini, lanjut dia, Ditjen EBTKE Kemen ESDM sudah mulai melakukan kerja sama juga dengan marketplace dalam memperluas sosialisasi label hemat energi.

Sekadar diketahui, pada Januari 2015 Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan peraturan untuk produsen AC. Peraturan tersebut bertujuan untuk seluruh produsen pembuat AC yang masuk ke Indonesia lebih meningkatkan efisiensi energi listrik agar pengguna menikmati AC hemat listrik.

Peraturan tersebut mulai diberlakukan pada Agustus 2016. Ini hanya berlaku untuk AC perumahan dengan type single split wall mounted dan dengan EER minimum (Energy Efficiency Ratio) sebesar 8,53% (inverter) dan tipe non inventer.

Pada 1 Agustus 2016, pemerintah mengeluarkan regulasi SKEM (Standar Kinerja Energi Minimum) berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 7 Tahun 2015 tentang Penerapan Standar Kinerja Energi Minimum dan Pencantuman Label Tanda Hemat Energi untuk Piranti Pengkondisi Udara (AC). Regulasi itu ditandai dengan label AC hemat listrik, memiliki tanda empat bintang, dan disempurnakan kembali pada 2021, menjadi bintang lima. Regulasi itu juga diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 33/2023 tentang Konservasi Energi. Ini PP terbaru yang belum lama dikeluarkan pemerintah.

Label AC hemat energi ini merupakan suatu upaya pemerintah dalam mengurangi emisi global. Label AC hemat energi ini hanya terdapat pada produk yang telah lolos uji berdasarkan ketentuan dari pemerintah.

Ia menambahkan, label hemat energi hal yang wajib dibubuhkan oleh produsen untuk membendung produk-produk buangan dari negara lain masuk ke Indonesia.

Narasumber lainnya, Presiden American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers (Ashrae) Indonesia Chapter, Herlin Herlianika mengakui makin panasnya udara akhir-akhir ini membuat banyak orang memutuskan memasang AC split di rumah maupun kantor.

“Namun apakah keputusan masyarakat luas saat membeli AC sudah juga memahami konsekuensi biaya listriknya? Pastinya sudah, tapi belum tentu benar,” ujar Herlina.

Dari hasil survei yang dilakukan Ashrae Indonesia Chapter menunjukkan hanya lima persen masyarakat Indonesia pengguna AC split. Dan dari jumlah tersebut, hanya 6,5 persen yang mengetahui label tanda hemat energi.

“Ashrae terpanggil untuk mengkampanyekan ini. Buat apa regulasi dibuat sejak 2015, tapi impact-nya tidak ada,” ujar Herlin.

Ia berharap label hemat energi ini bisa dikenal dan dipahami seluruh masyatakat Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) PT Indonesia Digital Pos yang menaungi Indopos.co.id dan Indoposco Syarif Hidayatullah mendorong dukungan insan media atas kampanye kesadaran isu lingkungan. Ini mengingat dampak pemberitaan media massa atas isu lingkungan sangat signifikan.

“Butuh peningkatan kesadaran jurnalis dan pemilik, untuk lebih mengedepankan isu lingkungan,” tandasnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gabungan Perusahaan Industri Elektronik dan Alat-alat Listrik Rumah Tangga Indonesia (Gabel) Daniel Suhardiman menambahkan, seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar, harga bahan baku produk elektronik sudah naik. Saat ini para pelaku pasar masih menghitung dampak kenaikan harga jual.

Sebelumnya, akibat kenaikan biaya pengapalan (freight rate) saja membuat harga elektronik secara umum naik sekitar dua persen sampai lima persen.

“Dampak kemungkinan akan dirasakan apabila rupiah dalam waktu dekat masih melemah, para pelaku pasar terpaksa menaikkan harga jual. Bagi industri dalam negeri, ini sangat sulit,” jelasnya.

Selain pelemahan kurs rupiah, industri elektronik juga masih merasakan kendala kelangkaan peti kemas dan biaya kapal yang belum kembali ke kondisi pra-krisis.

Kendati demikian, Daniel mengatakan, suplai bahan baku masih cukup normal. Namun, untuk chip masih terkendala dan perlu booking pembelian lebih panjang dari kondisi normal.

“Secara umum, kondisi stok bahan baku masih relatif aman, meskipun perlu follow up ketat terkait jadwal pengiriman,” ucapnya.

Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sri Wahyuni mengatakan, guna mewujudkan ‘green energy transision’ diperlukan regulasi dan kebijakan yang fair. Seperti tarif yang terjangkau bagi konsumen, keandalan pelayanan yang terjaga, dan menjaga keberlangsungan operator energi nasional.

“Memang upaya mewujudkan kebijakan green energy, harus melalui transisi dengan menggunakan energi bersih, sampai benar benar terwujud energi baru terbarukan di berbagai sektor baik di sektor migas, dan atau sektor ketenagalistrikan,” paparnya.

Kebijakan sektor transportasi pun, lanjut Sri Wahyuni, harus sejalan dengan kebijakan energi.

“Penggunaan clean energy dan green energy adalah femomena yang tak terelakkan, dalam rangka memerangi perubahan iklim dan krisis iklim yang makin mengkhawatirkan,” pungkasnya.

“Peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam hal ini, dan patut diberikan akses kebijakan dan regulasi yang ‘win win solution’,” sambungnya.

Christine Egan, CEO CLASP dalam bahasa Inggris mengatakan, CLASP Indonesia sudah menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM pada Jumat (23/6/2023).

CLASP adalah organisasi nirlaba internasional yang menyediakan dukungan teknis dan kebijakan kepada pemerintah di seluruh dunia, termasuk Indonesia dan bekerja untuk mengimplementasikan standar efisiensi energi dan label (S&L) untuk peralatan, pencahayaan, dan peralatan. Organisasi ini memiliki keahlian khusus dalam menerbitkan studi dan analisis yang relevan bagi praktisi S&L.

Misi CLASP, yakni meningkatkan kinerja energi dan lingkungan dari peralatan yang digunakan sehari-hari, mempercepat peralihan ke dunia yang lebih berkelanjutan. Salah satu kegiatannya mendukung program Pemerintah RI dalam sosialisasi LTHE.

Sementara itu, dalam acara FGD tersebut disponsori oleh SHARP. (utw)

Gayahidup

Inilah Kopi Tanpa Kafein dari Biji Kurma, Yang Pasti Sehat untuk Jantung Anda

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Kopi sudah menjadi minuman primadona di berbagai kalangan. Aroma dan rasanya menggugah selera, sensasinya juga membuat tubuh rileks. Kopi memiliki banyak manfaat, terutama pada kopi murni tanpa campuran gula, krimer, atau susu karena ngga meningkatkan kadar lemak darah.

Kopi mengandung senyawa aktif yang baik untuk kesehatan. Meski begitu, konsumsinya tetap harus dibatasi karena akan berdampak buruk jika dikonsumsi berlebihan, salah satunya karena efek kafein. Ternyata terdapat bahan lain yang dipercaya sebagai kopi nol kafein terbuat dari biji kurma. Yuk, simak informasinya di sini!

Manfaat biji kurma

Banyak penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui manfaat biji kurma. Varietasnya nya pun bermacam-macam, seperti BarheeKhalas, Khunaizy, FardSukkariRed SayerBouhattam. Biji kurma kaya polifenol, vitamin, mineral dan antioksidan yang bermanfaat untuk membantu mengurangi risiko hipertensi, asam urat, gangguan pencernaan, kemandulan, terhambatnya pembentukan kolagen di kulit, insomnia, kepanikan, depresi, serta gangguan kecemasan.

Biji kurma varietas Bouhattam mengandung kalium, kalsium, vitamin E, dan vitamin K. Selain itu, biji kurma Bouhattam juga memiliki aktivitas antioksidan dan kandungan total fenol yang tinggi, serta rendah toksisitas. Senyawa fenol juga ditemukan pada teh dan biji kopi, yakni masing-masing di dalam asam protokatekuat dan asam kuinat.

Benarkah nol kafein?

Beberapa penelitian telah melakukan penelitian, yakni pada kopi biji kurma dari varietas Khalas, Khunaizy, Fard, Red Sayer dan Bouhattam. Biji kurma Khalas, Khunaizy, Fard, dan Red Sayer memiliki antioksidan sangat kuat serta terbukti ngga mengandung kafein. Faktanya, kandungan kafein pada biji kurma Bouhattam masih terdeteksi tapi sangat rendah sehingga termasuk minuman decaffeinated, bukan caffeine-free.

Cara membuat kopi biji kurma

Kopi biji kurma aman dikonsumsi bagi orang-orang yang sensitif terhadap kafein. Cara membuatnya pun cukup mudah, biji kurma dicuci, direndam dalam air panas 100oC selama 1 jam dan dikeringkan pada suhu 50oC selama 24 jam. Selanjutnya biji kurma dipanggang dalam oven 200oC selama 20 menit, didinginkan di suhu ruang, dihaluskan, dan diayak dengan ayakan 80 µm mesh. Bubuk biji kurma siap diseduh dengan air panas.

Menurut penelitian, ekstrak biji kurma bisa diterima rasa, aroma, warna, serta penialian sensori lainnya, namun memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan kopi arabika. Faktanya, kopi ekstrak biji kurma mempunyai warna lebih cerah, rasa kurang pahit, dan rasa kopi yang ngga terlalu mencolok dibanding kopi arabika. Nah apa kamu semakin tertarik untuk mencoba kopi nol kafein?

berikut 5 manfaat sehat minum kopi biji kurma.

1. Bebas kafein

Meskipun kafein lekat dengan kopi dan disebut bisa memberi energi dan meningkatkan daya konsentrasi, tetapi asupan berlebihan bisa menyebabkan efek buruk. Mulai dari insomnia, rasa gugup, dan meningkatnya tekanan darah.

Seseorang yang minum kafein juga bisa mengalami masalah pencernaan dan kecemasan, Inilah sebabnya mengapa kopi biji kurma dianggap sebagai alternatif kopi sehat. Sebab, kopi biji kurma bebas kafein.

Minuman ini bisa memberikan rasa seperti kopi tanpa efek stimulasi kafein.

2. Baik untuk jantung

Kurma merupakan buah-buahan yang dikenal punya banyak khasiat. Selain buahnya secara utuh, biji kurma juga menawarkan manfaat sehat tersendiri, yaitu baik untuk jantung.

Riset yang diterbitkan Functional Properties of Traditional Foods menunjukkan, biji kurma mengandung asam oleat, serat, dan polifenol yang dikaitkan dengan kesehatan jantung lebih baik.

Biji kurma juga mengandung antioksidan yang dapat membantu menetralkan radikal bebas dalam tubuh. Biji kurma bisa mengurangi stress oksidatif dan peradangan, serta berkontribusi terhadap manfaat kesehatan jantung.

3. Menyehatkan usus

Biji kopi merupakan sumber serat yang baik, karena bisa mendukung kesehatan pencernaan. Namun, kopi dari biji kurma tidak kalah menawarkan manfaat kesehatan serupa.
Penelitian terbaru yang disebut Only My Health menemukan hubungan kuat antara kesehatan bakteri usus dan kesehatan kardiovaskular. Sebab, bakteri mengandung senyawa yang dapat menurunkan kolesterol, mengurangi peradangan, dan mengatur tekanan darah.

4. Aman bagi penderita diabetes

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), pasien diabetes dua kali lebih mungkin terkena penyakit jantung atau stroke dibandingkan seseorang yang tidak memiliki penyakit itu.

ION Publishing Ltd. meninjau berbagai makalah penelitian. Mereka menemukan bahwa bahan aktif dalam biji kurma dapat meningkatkan fungsi sel penghasil insulin di pankreas. Hal yang berpotensi menghasilkan kontrol gula darah lebih baik, terutama bagi pasien hiperglikemia.

5. Efek anti-inflamasi
Penelitian yang ditinjau Only My Health juga menemukan bahwa biji kurma bermanfaat dalam mengatasi masalah inflamasi atau peradangan.

Dalam riset yang diterbitkan di Saudi Pharmaceutical Journal menunjukkan, konsumsi biji kurma terbukti mengurangi ekspresi sitokin inflamasi pada wanita paruh baya. Pada gilirannya, mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis. (utw)

Continue Reading

Gayahidup

Bro Hizrah Sukses Jadi Milyarder Berkat Bisnis Herbal dan Properti

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Dulu orang mengenalnya sebagai Hizrah Bacan. Kini pria yang sempat menggeluti dunia musik dan PH itu mengubah imagenya dengan nama baru Bro Hizrah.

Image dulu sebagai Hizrah Bacan, penyanyi gila batu yang sempat viral karena kisah cinta segitiga nya dengan penyanyi dangdut dewinta Bahar dan Bonita ahay itu kini tampil lebih elegan sebagai pengusaha sukses.

Ditemui media, Jumat (12/4/2024), Bro Hizrah mengakui perubahan namanya tak lepas dari pengalaman nya di dunia bisnis label musik dan PH yang kini sedang mati suri. Kini Bro Hizrah banting setir ke bisnis baru nya di dunia properti dan herbal.

“Saya mengganti nama dari Hizrah Bacan menjadi Bro Hizrah agar lebih akrab ketika menjalin komunikasi dengan rekan-rekan bisnis saya. Dengan mencantumkan nama bro di depan nama hizrah membuat pergaulan saya lebih akrab dengan siapapun,” ujar Bro Hizrah, (12/4/2024).

Seperti kita ketahui masyarakat Indonesia pernah dihebohkan dengan penemuan obat herbal lambung yang sangat ampuh sekali yaitu madu hijau. Bro Hizrah sebagai penemu pencipta dan pemilik hak paten madu hijau tersebut mengaku penjualan madu hijau nya bisa tembus ratusan ribu botol perbulan. Bahkan pernah sampai kehabisan stok karena kapasitas pabrik nya dalam produksi sudah tidak mencukupi.

Dengan kesuksesan itu Bro Hizrah semakin antusias untuk mengembangkan bisnis herbalnya.

“Dan belum lama ini tepat nya tanggal 4 April tahun 2024, di bulan puasa kemarin saya merilis produk terbaru yaitu Madu Kaisar sebagai herbal untuk mengatasi kejantanan pria,” kata Bro Hizrah.

Madu kaisar ini di ciptakan oleh Bro Hizrah sebagai bentuk keprihatinannya terhadap maraknya obat kuat instan yang banyak merengut nyawa karena kandungan kimia nya yang Sangat keras.

Berdasarkan data WHO 40 persen kematian pria di atas umur 50 tahun disebabkan oleh penyakit jantung secara tiba-tiba yang di akibatkan oleh obat kuat instan. “Seperti yang kita ketahui obat kuat instan bukan hanya merusak jantung namun juga bisa merusak ginjal dan juga hati,” kata Bro Hizrah.

Bro Hizrah menegaskan kepada para pria yang mengonsumsi obat kuat instan agar lebih hati-hati. “Sayangilah kesehatan badan anda dan juga keluarga anda jangan anda konsumsi obat kuat intan tersebut bila anda ingin berumur panjang,” kata Bro Hizrah.

Kalau kita lihat fenomena warung-warung jamu yang berada di sepanjang jalan dan di gang-gang perumahan tepat di jam 7 sampai jam 9 malam banyak sekali bapak-bapak di usia 40 sampai 50 tahun keatas duduk-duduk dan minum jamu untuk menunjang staminanya dengan obat-obat kuat instan yang telah di campur dengan jamu.

“Nah bayangkan ada berapa tukang jamu di seluruh Indonesia dan ada berapa jumlah laki-laki di usia tersebut yang meminum obat kuat instan di setiap malamnya dan ada berapa ribu laki-laki juga yang meninggal kena serangan jantung karena konsumsi obat kuat instan tersebut dan ini sangat memprihatinkan” tandas Bro Hizrah.

Dari keprihatinan ini lah Bro Hizrah membuat Madu Kaisar dengan mendatangkan madu Afrika dari negara Afrika dan meracik nya dengan herbal akar maca,tribulus dan lain nya sebagai bahan herbal yang mulai langka keberadaannya saat ini. Dan ini sangat aman sekali untuk jantung ginjal dan juga hati, di samping untuk memperbaiki hormon dan juga mengatasi keluhan kejantan pria.

Kandungan madu kaisar ini juga bermanfaat sebagai buldoser untuk membersihkan pembuluh darah dari plak kolesterol jahat sebagai penyebab penyakit stroke dan juga impotensi dan madu kaisar ini sudah terdaftar di BPOM dan di awasi langsung oleh ahli gizi dan farmasi jadi sudah sangat aman sekali untuk tubuh.

Dengan demikian bro hizrah juga akan memasarkan madu kaisar nya di warung-warung jamu agar masyarakat dapat terhindar dari obat kuat instan.

Bukan hanya sukses di bisnis herbal saat ini Bro Hizrah juga sedang mengembangkan bisnis propertinya dan salah satunya ada wisata alam yang sedang di bangun di atas lahan 10 hektar di daerah Bogor.

“Ini merupakan satu-satunya wisata alam terluas dan terindah yang digarap diatas lahan milik saya pribadi” tutur Bro Hizrah yang memiliki 700 ribu pengikut di akun TikTok nya

Wajar kalau bro hizrah saat ini sangat sukses dan punya banyak lini bisnis yang berjalan hal itu karena keuletan dan kerja keras nya yang selalu di lakukan nya dengan tekun dan juga doa yang tak kunjung lepas di setiap jalan ikhtiar yang di lakukan nya. (utw)

Continue Reading

Gayahidup

Sejarah Tradisi Halalbihalal saat Lebaran Idul Fitri di Indonesia

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Lebaran Idul Fitri tidak lepas dengan tradisi silahturahmi yang biasa disebut dengan Halalbihalal. Kegiatan ini umumnya digelar setelah peringatan Hari Raya Idulfitri. Tradisi ini merupakan bentuk silahturahmi dengan berkunjung ke rumah tetangga, saudara, atau kerabat. Ketika berkunjung, biasanya kita juga akan saling bersalam-salamanan dan saling memaafkan.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), halal bihalal memiliki arti maaf-maafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, biasanya diadakan di sebuah tempat (auditorium, aula, dan sebagainya) oleh sekelompok orang yang merupakan suatu kebiasaan khas Indonesia.

Melansir situs Direktorat SMP Kemendikbud Ristek (9/4), halal bihalal dalam bahasa Arab, berasal dari kata “Halla atau Halala” yang memiiki banyak arti, sesuai dengan konteks kalimatnya. Beberapa arti dari kata tersebut diantaranya  yaitu penyelesaian problem (kesulitan), meluruskan benang kusut, mencairkan yang beku, atau melepaskan ikatan yang membelenggu.

Asal usul tradisi Halalbihalal di Indonesia

Ada beberapa versi dari istilah asal usul Halalbihalal. Salah satunya yaitu berasal dari kata “halal behalal”. Kata tersebut masuk dalam kamus kamus Jawa-Belanda karya Dr. Th. Pigeaud 1938.Dalam kamus ini halal behalal diartikan sebagai dengan salam (datang, pergi) untuk (saling memaafkan di waktu Lebaran).Asal usul istilah Halalbihalal ini bermula dari pedagang martabak asal India di Taman Sriwedari Solo sekitar tahun 1935-1936.Pada saat itu, martabak tergolong makanan baru bagi masyarakat Indonesia. Pedagang martabak ini dibantu dengan pembantu primbuminya kemudian mempromosikan dagangannya dengan kata-kata ‘martabak Malabar, halal bin halal, halal bin halal’. Sejak saat itu, istilah halal behalal mulai dikenal luas oleh masyarakat Solo. Masyarakat kemudian menggunakan istilah ini untuk sebutan seperti pergi ke Sriwedari di hari lebaran atau silaturahmi di hari lebaran. Kegiatan Halalbihalal kemudian berkembang menjadi acara silaturahmi saling bermaafan saat Lebaran.Selain itu, pada tahun 1948 K.H. Abdul Wahab Hasbullah, seorang ulama pendiri Nahdatul Ulama, memperkenalkan istilah Halalbihalal pada Bung Karno sebagai bentuk cara silaturahmi antar-pemimpin politik yang pada saat itu masih memiliki konflik.

Atas saran K.H. Wahab, pada Hari Raya Idulfitri di tahun 1948, Bung Karno mengundang seluruh tokoh politik untuk datang ke Istana Negara untuk menghadiri silaturahim yang diberi judul ‘Halalbihalal.’ Para tokoh politik akhirnya duduk satu meja.Mereka mulai menyusun kekuatan dan persatuan bangsa ke depan. Sejak saat itu, berbagai instansi pemerintah di masa pemerintahan Bung Karno menyelenggarakan halalbihalal. Halalbihalal kemudian diikuti masyarakat Indonesia secara luas, terutama masyarakat muslim di Jawa sebagai pengikut para ulama. Hingga kini Halalbihalal menjadi tradisi di Indonesia.Tradisi yang mirip dengan Halalbihalal diyakini sudah ada sejak masa Mangkunegara I atau yang dikenal dengan Pangeran Sambernyawa.

Pada zaman tesebut, Pangeran Sambernyawa mengadakan pertemuan antara raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana setelah salat Idulfitri untuk menghemat waktu, tenaga, pikiran dan biaya.Pada pertemuan ini diadakanlah tradisi sungkem atau saling memaafkan. Semua punggawa dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri. Apa yang dilakukan oleh Pangeran Sambernyawa itu kemudian ditiru oleh organisasi-organisasi Islam dengan istilah halal bihalal. (utw)

Continue Reading
Advertisement

Trending