Gayahidup
Tahun Baru Hijriah: Sejarah dan Maknanya Dalam Islam
REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Tahun Baru Hijriah bukan sekadar pergantian kalender dalam Islam. Di balik tanggal 1 Muharram, terdapat sejarah bagaimana para Sahabat menentukan tahun baru Islam.
Sejarah Penetapan Tahun Baru Hijriah
Kalender Hijriah resmi ditetapkan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab. Namun, sebelum ditetapkan pada 1 Muharram, ada banyak usulan yang diberikan para Sahabat untuk menetapkan tahun baru Islam.
Ketika umat Islam makin berkembang, dibutuhkan penanggalan resmi untuk berbagai urusan administrasi, zakat, surat, dan peristiwa penting lainnya. Setelah musyawarah, disepakati bahwa momen hijrahnya Rasulullah ο·Ί dari Makkah ke Madinah menjadi titik awal penanggalan Islam.
Hijrah bukan hanya peristiwa geografis, tetapi tonggak sejarah perubahan: dari penindasan menuju kemerdekaan beragama.
Usulan Pertama, Bertepatan Pada Hari Kelahiran Nabi Muhammad Saw
Awalnya, Ali Bin Abi Thalib mengusulkan tahun baru Islam bertepatan pada kelahiran Nabi Muhammad Saw. Namun, usulan tersebut ditolak karena khawatir muncul fanatisme yang berakhir menganggap Nabi Muhammad Saw sebagai tuhan.
Usulan di Bulan Rajab
Kemudian, sahabat lainnya ikut memberikan usulan bahwa tahun baru Islam diperingati pada bulan Rajab, di mana bertepatan dengan peristiwa Isra dan Miβraj atau penetapan salat wajib 5 waktu. Namun, lagi-lagi usulan tersebut ditolak.
Usulan di Bulan Muharram
Lalu usulan lainnya yaitu di bulan Muharram. Usulan ini muncul dari Sahabat Umar karena di bulan tersebut adalah moment Nabi Muhammad hijrah dari Makkah ke Madina. Dan akhirnya, usulan tersebut disepakati bersama bahwa setiap 1 Muharram, menjadi tahun baru bagi umat Islam.
Makna Tahun Baru Islam
Dengan ditetapkannya tahun baru Islam dengan hijrahnya Nabi Muhammad Saw dari Makkah ke Madinah, di zaman sekarang bisa dimaknai sebagai refleksi diri dan semangat berhijrah dalam arti perubahan diri yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
Itulah dia penjelasan singkat mengenai sejarah ditetapkannya 1 Muharram sebagai tahun baru Islam. Dalam memperingati moment spesial ini, di setiap daerah biasanya punya tradisi untuk menyambut tahun baru Islam. Salah satunya yaitu dengan bershalawat dan diakhiri dengan makan bersama. (utw)
