Connect with us

Megapolitan

Tanggapan Aksi Demo dari Pihak Koperumnas dan Acara Bazzar Sembako Murah Sambut Ramadan

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Terkait aksi unjuk rasa sekelompok massa pada Sabtu, 18 Maret 2023, di kantor PT Koperumnas Jalan Jatinegara Timur II Jatinegara, Jakarta Timur. Aksi unjuk rasa tersebut, mereka menuntut pengembalian uang keanggotaan koperasi yang mereka bayarkan.

Dalam hal diatas tersebut. Segenap Pimpinan PT Konsumen Perumahan Nasional (Koperumnas) dengan ini mengeluarkan pernyataan dan keterangan pers secara resmi.

Ini dimaksudkan untuk meluruskan masalah dan memberikan informasi yang berimbang terkait unjuk rasa demo massa yang menuntut pengembalian uang anggota koperasi.

Sekaligus merespon pemberitaan yang selalu mereka narasikan negative di media sosial yang isinya cenderung memojokkan PT Koperumnas. โ€œMelalui keterangan pers ini, kami berharap masyarakat luas bisa memperoleh informasi yang berimbang dan sehat terhadap informasi atau berita yang berkembang menurut kami tidak sepenuhnya benar atau kurang berimbangโ€, ujar Putri Muda selaku CEO PT Koperumnas.

Bahwa PT Koperumnas merupakan developer rumah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk punya rumah dengan mudah. TANPA DP TANPA BI-CHECKING DAN TANPA RIBA.

Dan menjelang bulan Ramadan ini juga pada tanggal 18 Maret 2023, Koperumnas mengadakan program Baksos Sembako Murah dan Bazzar bagi yang membutuhkan sekaligus sosialisasi program Umroh untuk menguatkan doa bersama agar dilancarkan seluruh pembangunan di koperumnas.

Adanya kegiatan unjuk rasa sejumlah orang yang mengatasnamakan anggota koperasi kami nilai salah alamat karena kantor yang mereka demo bukan kantor koperasi melainkan kantor PT Koperumnas.

Saat ini pihak Koperasi sudah menjalani SOP mekanisme cancel koperasi berdasarkan AD/ART. Terkait hal tuntutan mereka bahwa Koperasi tidak ada hubungan dengan PT Koperumnas. karena proses take over dinilai merugikan PT Koperumnas, aksi unjuk rasa ini terkesan untuk memojokan dan tidak ingin melihat PT Koperumnas sukses.

Adapun konsumen yang hendak melakukan refund atau cancel hal ini sudah tertuang di dalam mekanisme maupun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang di tanda tangani oleh kedua belah pihak. Baik konsumen maupun PT Koperumnas.

Mekanisme pengembalian uang konsumen refund PT Koperumnas melayani dengan baik pada hari kerja Senin hingga Kamis.

Massa aksi unjuk rasa yang dilakukan sangat disayangkan karena hal ini sangat mengganggu jalanya pelayanan yang kami lakukan di setiap harinya.

Pengacara Koperumnas, Bangun Simbolon SH menyatakan,” Bahwa mereka anggota koperasi yang sudah bubar bukan niat pengembalian tapi tidak ingin koperumnas sukses karena sebagian yang ikuti prosedur sudah dikembalikan,”

Padahal para pengunjuk rasa sudah melaporkan pihak-pihak pengurus koperasi yang kini dalam proses hukum di kepolisian. Pengurus koperasi sangat patuh dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Namun mereka justru memaksakan kehendak meminta keinginannya terkabulkan. Bahkan mengasut konsumen lain dengan narasi kebencian, fitnah yang mereka lakukan terhadap konsumen PT Koperumnas aktif.

Dalam hal ini PT. Koperumnas sudah mengambil Langkah hukum terkait narasi-narasi negatif yang dibangun oleh mereka terhadap PT. Koperumnas. Hingga kini mereka sudah terlaporkan dan dalam proses hukum di Bareskrim Mabes Polri.

Di lain sisi, Koordinator unjuk rasa berinisial MN telah menerima komisi yang di berikan  Koperumnas sebesar Rp110.758.990 (Seratus Sepuluh Juta Tujuh Ratus Lima puluh Delapan ribu Sembilan Puluh Sembilan Rupiah).  Saudara MN juga telah menunggak angsuran rumah selama 23 Bulan. MN sendiri merupakan mitra Koperumnas sejak 2019 yang tertuang dalam perjanjian.

Aksi unjuk rasa ini juga bertepatan dengan kegiatan Bazzar sembako murah PT. Koperumnas, dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1444 H yang Insya Allah pada hari Kamis Tanggal 23 Maret 2023 akan di tetapkan oleh Pemerintah. (utw)

Megapolitan

Ormas yang Bakal Dapat ‘Jatah’ IUP Tambang dari Jokowi karena Sudah Cawe-Cawe

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan jenis organisasi kemasyarakatan (ormas) yang direncanakan bisa mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Yuliot mengungkapkan jenis ormas yang nantinya bisa diberikan IUP oleh pemerintah adalah ormas keagamaan yang menjalankan fungsi atau bergelut di bidang ekonomi.

“Ormas keagamaan yang menjalankan fungsi/bidang ekonomi,” ungkap Yuliot saat ditanya jenis Ormas apa yang nantinya masuk dalam kualifikasi untuk diberikan IUP oleh pemerintah, Senin (20/5/2024).

Walaupun begitu, kepastian pembagian IUP untuk ormas keagamaan tersebut menurutnya masih menunggu revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

“Terkait dengan pengalokasian lahan bagi Ormas saat ini masih dalam proses perubahan regulasi PP 96/2021,” ucapnya.

“Mekanisme mengikuti ketentuan pada perubahan PP,” ujarnya.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Pertambangan Mineral dan Batu Bara Irwandy Arif menjelaskan, pembagian izin tambang kepada sejumlah ormas keagamaan bisa saja dilakukan, asalkan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Ya misalnya anda sama teman-teman punya perusahaan kan bisa saja. Pokoknya sesuai aturannya misalkan ada lelang, ada penciutan PKP2B kan prioritas BUMN dan BUMD baru swasta nah itu kan bisa masuk di kelompok swasta,” kata Irwandy saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/5/2024).

Meskipun BUMN dan BUMD mendapat prioritas dalam pengelolaan tambang hasil penciutan dari eks PKP2B, menurutnya ini tidak menutup kemungkinan ormas yang ingin mengelola tambang bisa menjalin kerja sama dengan BUMN atau BUMD.

“Kecuali mereka bekerja sama,” kata Irwandy.

Seperti diketahui, rencana pemerintah akan membagikan IUP kepada ormas mulanya disebutkan oleh Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Bahlil menyebut, IUP yang rencananya akan diberikan pada Ormas tersebut merupakan IUP yang sudah diperintahkan untuk dicabut oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Setidaknya, ada sebanyak 2.078 IUP yang diusulkan untuk dicabut.

Dia mengatakan, IUP yang diberikan untuk berbagai kalangan kelompok masyarakat ini merupakan pemerataan pembagian kepemilikan tambang dengan masyarakat lokal di daerah tersebut.

Ormas yang akan diberikan IUP yakni NU, Muhammadiyah dan organisasi keagamaan lainnya mulai dari Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.

Bahlil memastikan pembagian IUP ini akan dilakukan dengan baik tanpa adanya conflict of interest. Bahkan ia akan mencarikan partner profesional bagi ormas keagamaan dalam pengelolaan tambang.

“Yang penting kita lakukan dengan baik supaya mereka bisa mengelola dan yang mengelola umat, gak boleh ada conflict of interest, dikelola secara profesional, dicarikan partner yang baik,” kata Bahlil, beberapa waktu lalu.

Menurut Bahlil, para tokoh keagamaan sudah selayaknya mendapatkan perhatian dari pemerintah. Terlebih, mereka mempunyai peran yang cukup penting dalam masa-masa perjuangan Indonesia melawan penjajah.

Selain itu, ia juga tidak sependapat apabila ormas keagamaan dianggap tidak memiliki kompetensi yang cukup untuk diberikan mandat mengurus sektor tambang. Pasalnya para perusahaan yang memiliki IUP sejatinya juga tidak sepenuhnya mengelola sendiri. (tw)

Continue Reading

Megapolitan

Perusahaan Besar dan Beri Gaji Tinggi, Fakta Kondisi Mess Karyawan PT Freeport, Netizen: Persis di Peternakan

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Salah satu perusahaan yang sering menjadi incaran pencari kerja di Indonesia tanpa harus jadi TKI di luar negeri adalah PT FREEPORT.

PT Freeport yang bergerak di bidang eksplorasi dan pertambangan ternyata masuk ke dalam daftar perusahaan tambang terbesar di dunia. Tak heran gaji dan fasilitas karyawan dikenal wah.

Menariknya, salah satu karyawan PT Freeport yang aktif membagikan momen selama bekerja juga membagikan kondisi fasilitas mess karyawan. Seperti apa kondisinya?

โ€œAku mau ngajak kalian muter-muter, gimana suasananya di basecamp, temen-temen,โ€ kata pria pemilik kanal YouTube pilar muda membuka konten pada Sabtu, 18 Mei 2024.

Lebih lanjut, pria yang diketahui juga menjadi karyawan di PT Freeport ini menjelaskan jika baru saja keluar dari kamar.

Sebagai karyawan dijelaskan mendapat fasilitas tempat tinggal dan per kamar diisi beberapa orang. Kali ini akan dibagikan pengalaman menuju ke area makan karyawan.

โ€œIni kita baru aja keluar kamar, sekarang pakai masker dulu. Kita bakal mengawali dari mess atau tempat makannya dulu,โ€ ungkapnya.

Dilihat dari video yang dibagikan, memang menunjukan waktu sudah malam, dan para karyawan dijelaskan mulai mengambil makan malam di ruangan khusus (kafetaria perusahaan).

Suasana pun dijelaskan cukup sunyi, karena sebagian karyawan yang mayoritas adalah pria dijelaskan lebih sering melepas penat dengan istirahat di kamar.

Bukan hanya jalan-jalan, sehingga kondisi di sekitar mess karyawan cenderung sunyi atau sepi tanpa ada aktivitas berarti.

โ€œKelihatan sunyi ya temen-temen. Mungkin pada capek pulang kerja ini bapak-bapaknya (istirahat di kamar masing-masing),โ€ jelasnya.

Sepanjang video juga dijelaskan beberapa area di dekat mess karyawan. Mencakup area olahraga tenis, kafetaria, dan sebagainya.

Sesampainya di gedung tempat makan karyawan, dijelaskan untuk masuk harus tap ID pengenal khusus karyawan. Setelah masuk baru bisa mengambil menu makanan yang tersedia.

โ€œKita ngantri dulu buat ngambil menunya,โ€ ungkapnya.

Video yang dibagikan oleh salah satu karyawan PT Freeport ini kemudian mengundang netizen meninggalkan jejak di kolom komentar.

Menariknya, meski banyak yang memuji kondisi mess karyawan perusahaan tambang emas tersebut. Ternyata ada juga yang cenderung mencibir.

โ€œPersis di farm peternakan,โ€ cibir salah satu netizen di kolom komentar. (tri)

Continue Reading

Megapolitan

Gerakan Blockout 2024 Mulai Susuri Artis Indonesia, Siapa yang Terblokir karena Menggunakan Produk Dukungan Israel?

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Belakangan, ramai gerakan Blockout 2024 yang digaungkan warganet di jagat maya.

Ini adalah gerakan seruan online untuk memblokir akun media sosial aktor Hollywood hingga influencer atas sikap mereka yang abai terhadap peperangan di Gaza, Palestina. Dan terkini, seruan tersebut juga mulai menyasar ke artis-artis dan influencer di Indonesia.

Beberapa akun di media sosial tampak mulai menggaungkan seruan untuk memblokir akun media sosial para artis dan influencer Indonesia yang masih bekerja sama dengan produk pendukung Israel.

Lalu, siapa saja artis dan influencer Indonesia yang masuk ke dalam daftar blokirย Gerakan Blockout 2024? Berikut daftarnya, beserta dengan produk atau brand yang didukung:

  1. Ria Ricis – KFC
  2. Raffi Ahmad โ€“ Rexona, Aqua
  3. Zaskia Adya Mecca โ€“ Royco
  4. Joe Taslim โ€“ Head and Shoulder
  5. Ustaz Babeh Haikal โ€“ Pizza HUT.
  6. Enno Lerian dan suami โ€“ Aqua.
  7. Baim Wong โ€“ Oreo
  8. Zita Anjani โ€“ Starbucks
  9. Halda dan Arafah – Frestea
  10. Fuji โ€“ Rexona
  11. Ustaz Mirza โ€“ Aqua
  12. Raisa โ€“ Pepsodent dan Pantene
  13. Agnes Mo โ€“ Clear
  14. Titi Kamal dan Christian Sugiono โ€“ Lifebuoy
  15. Fairuz โ€“ Walls
  16. Isyana Sarasvati โ€“ Lux
  17. Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu โ€“ Sariwangi
  18. Nycta Gina โ€“ Rexona
  19. Nagita Slavina dan Enzy Storia โ€“ Aqua
  20. Maudy Ayunda โ€“ Pantene

Itu dia beberapa artis dan influencer Indonesia yang masuk ke dalam daftar blokir Gerakan Blockout 2024. Selain mereka, masih banyak artis lainnya yang namanya juga diserukan untuk diboikot karena tidak bersuara atas kasus yang terjadi di Palestina.

Gerakan Blockout 2024 ini sendiri menuai pro dan kontra warganet. Ada yang setuju dengan gerakan ini, namun tak sedikit pula yang kontra. Mereka berpendapat bahwa para artis dan influencer ini sudah melakukan kontrak sebelum perang di Palestina terjadi.

โ€œMereka influencer, followers banyak. Gunain suara kalian, ini bukan ujaran kebencian ya, tapi ini bukti kita tegas speak up Palestina,โ€ komentar salah seorang warganet yang mendukung gerakan ini.

โ€œEnggak pernah follow mereka juga, sekarang gas blokir,โ€ dukung warganet lain.

โ€œGuys, utamakan yang masih promosi setelah 7 Oktober, kalo yang sebelum itu ngiklannya, gapapa karena emang belum ada boikot-boikotan, yang penting sekarang mereka enggak lagi,โ€ sahut akun lainnya.

โ€œTolong dicek lagi, mereka sudah ttd kontrak sebelum genosida, mungkin gak bisa dibatalkan karena kalo sepihak juga kita salah, karena ada yang iklan dibuatnya udah lama selesai tapi diterbitkan khusus lebaran atau menunggu hari khusus lainnya,โ€ jelas akun lainnya yang tak setuju dengan gerakan tersebut. (ut)

Continue Reading
Advertisement

Trending