Connect with us

DKI Jakarta

Terlibat Tawuran, Dua Pelajar di Pasar Rebo Dicoret dari Daftar KJP Plus

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Pemprov DKI Jakarta mencoret dua pelajar Jakarta Timur dari daftar penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus untuk penyaluran 2024 akibat terlibat tawuran di kolong jalan layang Pasar Rebo, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (28/1).

Pencabutan KJP Plus ini diatur dalam Pasal 23 sampai dengan 26 dalam Pergub Nomor 110 Tahun 2021 tentang Bantuan Sosial Biaya Pendidikan.

Pada Pasal 23 peserta didik yang merupakan penerima Bantuan Sosial Biaya Pendidikan dilarang terlibat seperti dalam kekerasan atau perundungan, terlibat tawuran, geng motor atau geng sekolah, minum minuman keras atau beralkohol, 

Para kelompok pelaku tawuran yang rata-rata masih duduk di bangku SMA itu menggelar aksinya dengan janjian melalui aplikasi WhatsApp dan sempat mengonsumsi minuman keras sebelum memulai tawuran. (tri)

DKI Jakarta

Dihina Lurah, Puluhan Petugas PPSU Ancol Mogok Kerja

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, mogok kerja karena adanya penghinaan yang dilakukan Lurah Saud M Manik dan Sekretaris Kelurahan Ancol, Khenny Hutagaol kepada mereka. 

Petugas PPSU, Pipit Mulyaningsih menambahkan, Sekretaris Lurah kalau bicara selalu menyakitkan dan selalu berkata miskin ke PPSU. “Jadi kayaknya anak-anak sakit hati,” kata dia di Jakarta, (19/2024).

Sementara itu, Lurah Ancol, Saud M Manik mengatakan, aksi yang dilakukan PPSU tersebut sebagai bentuk solidaritas petugas yang diberhentikan. “Hari ini hanya lima PPSU yang masuk dan lainnya tidak masuk,” kata dia.

Ia mengatakan, aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan mereka yang diputuskan hubungan kerjanya. “Ada satu pekerja yang kami berhentikan karena memang melanggar kontrak kerja,” kata dia. (tw)

Continue Reading

DKI Jakarta

Bendera Kampanye Parpol yang Dipasang Sembarangan di Jalan Raya Jatuh Menimpa Kendaraan Bermotor

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Alat peraga kampanye (APK) yang terjatuh, menyebabkan kecelakaan sebuah sepeda motor di sekitar Jembatan Layang Kuningan, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. 

Kapolsek Mampang Prapatan Metro Jakarta Selatan David Kanitero menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 09.45 WIB di Jakarta (18/1/2024).
 
Ia juga menambahkan, hasil pengecekan petugas di lokasi kejadian ternyata sebanyak 12 bendera partai yang kondisinya akan roboh sehingga dapat mengganggu para pengguna jalan yang melintas.

Oleh karena itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Panwas Kecamatan dan Bawaslu Kota Jakarta Selatan untuk dapat menertibkan bendera-bendera partai yang dapat mengganggu atau membahayakan pengguna jalan.

Inilah partai-partai politik di indonesia yang hampir sebagian tidak mempunyai etik dalam berkampanye, tidak pernah memikirkan dampak lingkungan sekitarnya. (tri)

Continue Reading

DKI Jakarta

VIRAL Warganet Keluhkan Kemunduran Branding Jakarta Kini: Kelas Kota Global Jadi Sekelas Kabupaten

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Sejak tahun 2022, Heru Budi Hartono menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta, menggantikan posisi Anies Baswedan.

Namun, kepemimpinan Heru sebagai Pj Gubernur Jakarta telah menarik perhatian warga dan menjadi sorotan, terutama karena posisinya yang tidak melalui pemilihan langsung.

Terdapat kebijakan-kebijakan di bawah kepemimpinan Heru Budi Hartono yang menuai kontroversi.

Sebuah utas cerita yang dibagikan oleh seorang warganet mencatat perubahan branding Jakarta yang dianggap sebagai kemunduran selama masa pemerintahan Heru.

Kemunduran branding kota Jakarta setelah dipimping oleh PLT Heru Budi Hartono

a thread#plusjakarta #jakartakotakolaborasi #jakartaacityofcollaboration#suksesjakartauntukindonesia— jaka (@canicallubae_) January 11, 2024

“Kemunduran branding kota Jakarta setelah dipimpin oleh PLT Heru Budi Hartono,” cuit akun @canicallubae_ pada 11 Januari 2024, menciptakan narasi tentang perubahan yang signifikan dalam citra kota.

Utas tersebut mengutip cuitan yang menggambarkan proses branding Kota Jakarta selama kepemimpinan Anies Baswedan, yang dikaitkan dengan “Plus Jakarta” dan “Jakarta Kota Kolaborasi.”

“Setelah Pak Anies mengakhiri masa tugasnya, Jakarta dipimpin oleh seorang PLT bernama Heru Budi Hartanto yang ditunjuk oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” lanjut utas tersebut.

Perubahan branding Jakarta yang paling mencolok adalah transformasi dari “Plus Jakarta” menjadi “Sukses Jakarta Untuk Indonesia” di bawah kepemimpinan Heru.

Warganet menyoroti perubahan ini, menunjukkan perbedaan yang mencolok dalam sosialisasi dan penyebaran branding.

Melalui Instagram dinaslhdki, disebutkan bahwa hanya visi slogan yang berubah, sementara City Branding tetap sama.

Namun, warganet menilai kenyataan di lapangan berbeda, terutama dalam penggunaan mural, logo, dan spanduk yang digunakan untuk mendukung branding baru Heru.

Beberapa foto yang diunggah menunjukkan mural dan logo baru yang mendukung slogan “Sukses Jakarta Untuk Indonesia.”

Bahkan, spanduk-spanduk dengan wajah Heru mulai terpasang di fasilitas umum, seperti yang menjadi sorotan di halte Transjakarta.

Warganet yang mengunggah utas tersebut menyampaikan kekecewaannya terhadap kebijakan Heru.

Ia menggambarkan perubahan visual yang dianggapnya sebagai kemunduran, menyebutnya sebagai polusi visual yang merubah Jakarta dari “Kelas Kota Global” menjadi “Kelas Kabupaten.”

Cuitan ini memicu berbagai tanggapan dari warganet, beberapa menyatakan kekecewaan terhadap polusi visual yang dianggap merugikan citra Jakarta, sementara yang lain mengemukakan dugaan bahwa perubahan tersebut dapat menjadi alasan untuk pindah dari Jakarta. (tw)

Continue Reading
Advertisement

Trending