Connect with us

Teknologi

Tingkatkan Teknologi dan Keterampilan SDM, KAI Commuter MoU dengan Perusahaan Perkeretaapian Luar Negeri

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, PT Kereta Commuter Indonesia dan PT KAI (Persero) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman kerja sama dalam bidang usaha perkeretaapian dan non perkeretaapian dengan beberapa perusahaan perkeretaapian luar negeri. Senin, 27 November 2023 kemarin, PT KAI (Persero) dan KAI Commuter menandatangani MoU dengan East Japan Railways Company (JR East).

Pada penandatangan nota kesepahaman tersebut, KAI Commuter diwakili oleh Direktur Utama Asdo Artriviyanto. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Penandatanganan MoU ini untuk mengembangkan kerja sama antar pihak baik dibidang usaha perkeretaapian maupun non perkeretaapian”.

“Nota kesepahaman ini akan berlaku satu tahun ke depan sampai 31 Desember 2024”, jelas Asdo. Dengan ruang lingkup kerja sama diantaranya meliputi bidang pendidikan dan pelatihan, pengadaan sarana dan suku cadang kereta api, pengembangan berorientasi transit, pertukaran Sumber Daya Manusia yang ahli berdasarkan permintaan, pertukaran informasi dan penyelesaian masalah perkeretaapian dan bidang terkait lainnya.

Sebelumnya pada 9 November 2023 lalu, KAI Commuter juga telah melakukan penandatanganan MoU dengan CRRC Qingdao Sifang Co. Ltd. untuk kerja sama saling menguntungkan dalam pengembangan sarana perkeretaapian di Indonesia. Mulai dari pengadaan sarana Electric Multilple Unit atau sarana kereta berpenggerak dengan tenaga listrik maupun Diesel Multilple Unit atau sarana kereta berpenggerak dengan tenaga diesel.

Selain kerja sama dalam bidang usaha perkeretaapian dan non perkeretaapian, MoU tersebut juga sebagai wadah sharing teknologi, perawatan sarana, peningkatan kapasitas sarana, pengadaan suku cadang, dan peningkatan SDM perkeretaapian. Hal ini perlu dilakukan mengingat teknologi perkeretaapian yang terus berkembang. Ini merupakan salah satu upaya KAI Commuter untuk meningkatkan teknologi perkeretaapian disamping kerja sama yang telah dilakukan dengan PT INKA (Persero).

Nota kesepahaman kerja sama ini juga merupakan pembaruan dari kerja sama yang telah dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Yang mana Nota kesepahaman menjadi pedoman dalam rangka pengembangan Kerja sama perkeretaapian maupun non perkeretaapian dan bertujuan untuk menciptakan sinergi usaha dengan prinsip saling menguntungkan dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki masing-masing pihak.

Dengan ditandatangani nota kesepahaman ini, “Kami berharap dengan pembaharuan ini dapat mendukung program strategis perusahaan kami, antara lain Operational Excellence, Customer Experience, Integration, Expansion dan Green Commuter”, tutur Asdo.

KAI Commuter sebagai operator Commuter Line yang saat ini telah mengangkut dan melayani rata-rata pengguna 1 juta lebih orang per hari di seluruh Wilayah operasionalnya. Tentu akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan berkolaborasi banyak pihak sehingga tercipta ekosistem transportasi urban yang memudahkan masyarakat dalam bermobilisasi.

“Dengan telah ditandangani nota kesepahaman kerja sama ini, Saya yakin KAI Commuter akan menjadi solusi ekosistem transportasi perkotaan terbaik di Indonesia”, tutup Asdo. (ut)

Teknologi

Server Sirekap KPU Terhubung ke Alibaba Singapura, Roy Suryo: Sangat Ceroboh dan Tak Masuk Akal!

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Pakar telematika Roy Suryo menyebut, penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap) yang ada di KPU sangat ceroboh. Sirekap tidak benar-benar independen dan mandiri dijalankan di Indonesia.

Dia menyebut, situs Sirekap terhubung dengan Alibaba Cloud yang beralamat di Singapura. Menurutnya, secara teknis Sirekap-web.kpu.go.id yang digunakan petugas KPPS terhubung dengan IP Address 170.33.13.

“Jika ditelusuri alamat website tersebut mengarah pada “Alibaba Singapura”. Kemudian, website pemilu2024.kpu.go.id terhubung dengan Zhejiang Taobao Network Co., Ltd,” kata Roy dalam keterangannya, Sabtu (17/2/2024).

Roy menyinggung, hal ini terkait dengan etika. Sementara Undang-Undang Data Pribadi (UU PDP) yang disahkan sejak 17 Oktober 2022 lalu secara efektif baru akan wajib digunakan 2 tahun setelah diundangkan, alias beberapa bulan lagi.

“Jadi pemanfaatan server Alibaba di luar negeri ini memang belum bisa dipidana secara hukum, namun sangat tidak etis masih dipakai mengingat seharusnya KPU mempertimbangkan SDM nasional dari Indonesia sendiri, apalagi biaya yang digunakan sangat besar,” ujar Roy.

Dia menyimpulkan, langkah yang dilakukan KPU ini sangat ceroboh dan tidak masuk akal. Selain soal sistem yang belum teruji hingga belum kompetennya sumber daya manusia, data yang disimpan ternyata terkait dengan server di luar negeri yang sangat rawan terjadi kebocoran data.

“Kesimpulannya, sangat ceroboh dan tidak masuk akal sistem Sirekap yang digunakan di Pemilu 2024 ini,” kata Roy.

Oleh karena itu, Roy mendesak agar teknologi informasi atau IT KPU diperiksa dan diaudit forensik.

Menurutnya, jika pemeriksaan tidak dilakukan maka aplikasi Sirekap dinilai tidak memiliki keabsahan data. Keabsahan data yang dikeluarkan akan selalu dipertanyakan.

“Saya sarankan periksa dan audit forensik IT KPU agar legitimasi data yang dihasilkan bisa dipercaya dan sah secara hukum untuk hasil Pemilu 2024,” kata Roy.

bongkar kecurangan Pemilu di KPU yang mungkin saja memang di setting dan dijalankan sistematis sejak tahun 2014 hingga sekarang! (utw)

Continue Reading

Teknologi

Pengkhianat Drone Sangat Berbahaya

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Apa itu Penghianat Drone? Hal ini sepertinya belum diatur dalam hukum perang: boleh atau tidak.

Tapi kenyataannya kian sering terjadi: membunuh musuh dari jarak jauh. Tanpa ada deklarasi perang sebelumnya.

Seorang jenderal intelijen Iran terbunuh dua hari lalu. Yang membunuh berada di jarak ribuan kilometer. Di negara lain.

Sang jenderal lagi dalam kunjungan ke Damaskus, Syria. Jam 10.30 itu ia lagi berada di sebuah gedung bertingkat. Gedung itu memang sering dipakai para pejabat militer Iran. Hubungan Iran dan Syria sangat baik.

Di siang bolong itulah sebuah drone melayang di udara Syria. drone tanpa awak itu meluncurkan senjata. Tepat mengenai sasaran.

Gedung itu hancur. Terbakar. Brigjen Sadegh Omidzadeh tewas seketika. Demikian juga deputinya: Hajj Gholam. Pun tiga staf lainnya.

Secara intelijen gedung itu sudah memenuhi syarat: berada di kompleks kedutaan besar banyak negara. Di kawasan seperti itu biasanya aman dari serangan. Tapi serangan model baru ini seperti sniper jarak jauh. Tepat sasaran. Tanpa mengenai dan mengganggu gedung di sebelahnya.

Ketepatan sasaran diatur lewat komputer. Berarti tugas sniper tradisional sudah tergantikan. Dengan teknologi ini sang sniper tidak harus mencari posisi menembak yang tepat. Ia bisa melakukannya dari mana saja.

Kali ini pelakunya Israel. Iran juga pernah kehilangan jenderal dengan cara yang mirip. Hanya pelakunya bukan Israel, langsung bos besarnya: Amerika Serikat.

Jendreal itu, Qasim Solaimani, juga lagi berkunjung ke negara lain: Iraq. Begitu kendaraan yang membawa Solaimani konvoi di jalan raya, di luar kota Baghdad, senjata mengenai mobil itu. Meledak. Sang jenderal tewas seketika. Tembakan dilancarkan oleh drone. Tanpa awak.

Sebulan lalu petinggi Hamas yang lagi berada di Beirut, Libanon, juga tewas oleh serangan drone tepat sasaran. Ia seorang deputi pimpinan Hamas: Saleh al-Arouri.

Maka saya berpikir mengapa Vladimir Putin tidak dibunuh saja dengan cara yang sama. Atau Kim Jong-un. Bahkan mengapa tidak sekalian Ayatollah Khamenei.

Mungkin saja Israel dan Amerika sudah mengagendakan itu. Tapi mereka belum menemukan intelijen yang bisa memasok keberadaan para tokoh yang dibenci Israel-Amerika itu. Belum menemukan pengkhianat yang tepat.

Saya bisa membayangkan betapa sulit melindungi tokoh di zaman seperti ini. Debat capres masih membicarakan beli senjata bekas atau baru.

Padahal realitas keamanan dan pertahanan negara sudah seperti itu. Tidak perlu lagi mengerahkan pasukan ke Jayawijaya. Semua bisa diwakilkan ke Mr Drone.

Tapi drone juga tidak cerdas kalau tidak dibantu pihak lain: para pengkhianat.

Saya bayangkan betapa banyak orang berwajah ganda di Lebanon, Syria, Iraq, Palestina, dan Gaza sekarang ini. Tanpa para pengkhianat drone pun hanya bisa tolah-toleh. Sebenarnya para pengkhianat itulah kuncinya. (by: DI)

Continue Reading

Teknologi

Anies Dijuluki ‘Abah Online’ Gegara Live Tiktok, Manfaatkan Medsos untuk Kemenangan di 2024

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Surabaya, Seiring suksesnya Anies Baswedan melakukan interaksi, sharing informasi, serta diskusi dengan masyarakat kaum muda melalui live Tiktok, Tim Pemenangan pun menyatakan bahwa AMIN di 2024 akan memanfaatkan dengan baik strategi penggunaan medsos.

Jubir Timprov AMIN Jatim, Fauzan Fuadi menyebut penggunaan medsos jadi salah satu media campaign agar gagasan perubahan AMIN bisa sampai ke generasi muda.

“Penggunaan medsos ini tentu salah satu media campaign supaya gagasan-gagasan perubahan AMIN bisa lebih deliver ke Gen Z. Seperti program diskusi Desak Anies jalan terus. Begitu juga Slepet Gus Imin juga pastinya,” ujarnya, (20/1/2024).

Dikatakannya, sampai dengan sekarang, beliau sudah 3 kali live Tiktok, dan animo Gen Z ke beliau luar biasa spektakuler. Bahkan, sampai dapat julukan baru, yaitu Abah Online, Anies Bubble dan seterusnya.

“Netizen, Kpoper, ternyata begitu respect bahkan dengan originalitas yang ada pada Pak Anies. Lihatlah betapa netizen sangat tersentuh dengan otentisitas Pak Anies yang lahir dari generasi berbeda, ketika Pak Anies belum tahu caranya mematikan live tiktok, termasuk ketika beliau harus googling dulu apa maksut dari “Etalase Berapa” dimana ketika viewer ada yang menggoda bertanya tentang kacamata beliau?,” cerita Fauzan tentang pengalaman pertama Anies saat main Tiktok mendapat respon yang positif.

Kali ini ada ajang untuk kaum milenial, MAU KETEMU Abah ANIES ??? Ikut Kontes di TIKTOK Yuk. (tri)

Continue Reading
Advertisement

Trending