Connect with us

Olahraga

Walau Kalah, Timnas Garuda Mampu Ladeni Permainan Argentina

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฆ๐Ÿ‡ท Pertemuan Indonesia vs Argentina adalah laga yang cukup jarang terjadi, bisa dihitung jari. Ya, dalam sejarahnya Indonesia sudah pernah melawan Argentina tapi di level juior.

Indonesia tercatat pernah menghadapi Argentina di Piala Dunia U-20 1979 yang bergulir di Jepang. Skuad Garuda Muda kalah dengan skor telak 0-5 di mana Diego Maradona mencetak dua gol.

Selanjutnya, Timnas Indonesia juga sempat bertanding dengan Argentina menjelang SEA Games 2007. Saat berada di Negeri Tango, Timnas U-23 mendapat kesempatan uji tanding melawan Argentina U-20. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-1.

Laga ini menjadi pertandingan perdana kedua negara di level senior.

Timnas Argentina menghajar Indonesia 2-0 dengan susah payah pada FIFA Matchday di Stadion Utama GBK, Senin (19/6/2023) malam.

Sejak pluit babak pertama dibunyikan, timnas asuhan Lionel Scaloni mendominasi permainan dengan terus menyerang benteng pertahanan Tim Garuda. Tim Tango terlihat nyaman menguasai bola sambil mencari celah lini belakang Timnas Indonesia.

Pada menit ke-38, timnas juara Piala Dunia 2022 itu akhirnya mengubah papan skor menjadi 1-0 melalui tembakan Leandro Paredes dari luar kotak penalti.

Pada menit ke-52, Elkan Baggott nyaris mengubah skor menjadi imbang 1-1. Umpan lemparan jauh Arhan disambut sundulan Baggott yang mengarah ke gawang. Namun, upaya tersebut bisa ditahan dengan gemilang oleh Martinez.

Tiga menit berselang, yakni menistke-55, La Albiceleste memperbesar keunggulan menjadi 2-0 melalui sumbangan gol Cristian Romero.

Walau kalah dengan skor 2 – 0 dari gol paredes dan Romero, permainan timnas sudah menunjukkan performa yang meningkat. Dari kiper yang beberapa kali bisa menghadang serangan beruntun argentina, bek asnawi yang mempu menghentikan serangan sayap garnacho, Marcelino yang mampu beberapa kali menunjukkan skill meliuk diantara beberapa pemain argentina sering dijatuhkan musuh hingga pratama arhan yang beberapa kali membahayakan pertahanan argentina dari lemparan dalam mautnya.

Bek sekaligus Kapten andalan Timnas Asnawi mangkualam mampu menunjukkan skill bertahan yang mumpuni dengan mematikan serangan sayap argentina.

Hanya yang harus ditingkatkan adalah skill dan teknik finishing timnas yang belum kelihatan.

Pertahanan Indonesia cukup solid membendung gelombang serangan Argentina di babak pertama dan “hanya” kebobolan satu gol dari tendangan roket Leandro Paredes. Asnawi mampu menjaga sisi kanan pertahanan Indonesia dengan mematikan pergerakan Garnacho yang saat ini bermain di MU.

Kiper Timnas pun mampu menunjukan performa yang baik walau kebobolan 2 gol.

https://fb.watch/licpZBVd9h/?mibextid=Nif5oz

Pelatih Argentina Lionel Scaloni menyebut Timnas Indonesia punya kualitas yang baik. Ia mendukung Garuda untuk terus berkembang.

Timnas Indonesia melakoni duel langka dan baru pertama kali terjadi saat melawan Argentina di FIFA Matchday yang berlangsung di stadion Gelora Bung Karno, Senin (19/6/2023). Indonesia mengusung misi raih hasil imbang melawan juara Piala Dunia 2022 lalu ini.

Timnas Indonesia ingin meraih poin maksimal dari Argentina. Soalnya kalau imbang, Indonesia akan meraih 4,5 poin yang tentunya cukup signifikan untuk bisa mengangkat posisi ke ranking FIFA lebih tinggi.

Namun ini tentu menjadi misi yang super berat. Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun menjanjikan bonus bagi pemain kalau bisa menahan ranking 1 dunia itu.

Timnas Argentina sebelumnya mengalahkan Australia 2-0 di laga sebelumnya di FIFA Matchday yang berlangsung di stadion workers, Beijing China. Dua gol Argentina saat itu dilesakkan oleh Lionel Messi dan German Pezzela.

Melawan Timnas Indonesia, Argentina tak akan diperkuat trio pemain senior Lionel Messi, Angel di Maria dan Nicolas Otamendi. Namun Argentina membawa 24 pemain terbaik yang mayoritas juga main di Piala Dunia 2022.

Pertandingan FIFA match day antara Indonesia Vs Argentina ternyata ditonton langsung di 37 negara di seluruh dunia.

https://fb.watch/lgCLUD-DXQ/?mibextid=Nif5oz

๐“๐š๐ค ๐š๐๐š ๐‰๐ž๐ฃ๐š๐ค ๐๐ž๐ซ๐ญ๐ž๐ฆ๐ฎ๐š๐ง ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š ๐Œ๐ž๐ฅ๐š๐ฐ๐š๐ง ๐€๐ซ๐ ๐ž๐ง๐ญ๐ข๐ง๐š

Duel Timnas Indonesia melawan Argentina memang menjadi duel yang pertama dan juga langka. Dicari ke berbagai sumber, tak ada jejak pertemuan Indonesia melawan Argentina di level senior.

Timnas Indonesia malah bertemu Argentina di Piala Dunia U-20 1978. Saat itu, Argentina masih diperkuat mendiang Diego Maradona.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong pun realistis melihat laga melawan Argentina. Dia berharap ada kejutan, namun dia akan fokus ke permainan bukan dapatkan hiburan karena melawan pemain kelas dunia.

“Tim Argentina memang juara dunia tahun lalu, dan saat ini pun (mereka menduduki) FIFA ranking nomor 1. Jadi tidak ada yang bisa menilai tim Argentina seperti apa,” tutur Shin Tae-yong dalam konferensi pers di SUGBK pada Minggu (18/6/2023).

“Saya pun sudah nonton pertandingan Argentina lawan Australia di China kemarin, dan sangat kelihatan kondisi merek baik. (Argentina) menunjukkan bahwa mereka adalah tim juara dunia.”

“Pertandingan ini pasti menjadi bantuan besar (bagi Timnas Indonesia) sebelum Piala Asia. Para pemain bisa banyak belajar dari Timnas Argentina, dan dengan pertandingan ini kita bisa tahu tim kita sekuat apa serta bisa menentukan arah ke depannya,” sambung Shin Tae-yong kepada awak media.

Kiper argentina Martinez pun jatuh bangun menyelamatkan gawangnya dari lemparan dalam Pratama Arhan yang langsung menusuk jantung gawang juara dunia tersebut.

๐€๐ซ๐ ๐ž๐ง๐ญ๐ข๐ง๐š ๐๐š๐ง๐ญ๐š๐ง๐  ๐€๐ง๐ ๐ ๐š๐ฉ ๐„๐ง๐ญ๐ž๐ง๐  ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š

Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni pantang meremehkan Indonesia jelang laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (19/6/2023).

Juru taktik yang sukses mengantar Albiceleste keluar sebagai juara Piala Dunia 2022 itu menilai Skuad Garuda merupakan tim yang memiliki teknik apik, sehingga tak mudah bagi Argentina untuk menaklukkan mereka.

“Indonesia adalah tim yang bagus dan juga punya teknik apik. Jadi tidak ada yang mudah bagi Argentina untuk melawan Timnas Indonesia,” ujarnya dalam konferensi pers di SUGBK, Jakarta, Minggu (18/6/2023).

Sebagai bentuk persiapan sebelum menghadapi Timnas Indonesia, Lionel Scaloni bersama anak-anak asuhnya telah menggelar sesi latihan sejak Sabtu (17/6/2023) lalu.

Albiceleste juga kembali menjajal lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno selepas sesi konferensi pers pra pertandingan, Minggu (18/6/2023) sore WIB.

Sayanganya, bintang Timnas Argentina Lionel Messi sama sekali tidak menampakkan batang hidung di Tanah Air. La Pulga bersama Angel Di Maria dan Nicolas Otamendi memang tak lagi memperkuat Albiceleste usai menang 2-0 dalam laga uji coba kontra Australia beberapa waktu lalu.

Pujian diberikan pelatih Argentina, Lionel Scaloni, kepada penampilan timnas Indonesia dilaga semalam. Sang pelatih juga menyebut dirinya tidak memiliki saran untuk Indonesia. Tapi ia menegaskan bahwa Indonesia sudah bermain sangat baik untuk menyulitkan timnya.

Dipuji tidak terbang, dihina tidak tumbang. Maju terus timnas ku ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Percobaan jurus lemparan ke dalam dari Pratama Arhan, sayang sekali bola sundulan Elkan Baggott berhasil ditepis oleh Emi Martinez.

๐‹๐ข๐ฆ๐š ๐๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ง๐๐ข๐ง๐ ๐š๐ง ๐“๐ž๐ซ๐š๐ค๐ก๐ข๐ซ ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š ๐๐š๐ง ๐€๐ซ๐ ๐ž๐ง๐ญ๐ข๐ง๐š ๐‰๐ž๐ฅ๐š๐ง๐  ๐ƒ๐ฎ๐ž๐ฅ ๐…๐ˆ๐…๐€ ๐Œ๐š๐ญ๐œ๐ก๐๐š๐ฒ

๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š

06/01/23 AFC Indonesia 0 – 0 Vietnam
09/01/23 AFC Vietnam 2 – 0 Indonesia
25/03/23 UJC Indonesia 3 – 1 Burundi
28/03/23 UJC Indonesia 2 – 2 Burundi
14/06/23 UJC Indonesia 0 – 0 Palestine

๐€๐ซ๐ ๐ž๐ง๐ญ๐ข๐ง๐š

14/12/22 PID Argentina 3 – 0 Kroasia
18/12/22 PID Argentina P 3 – 3 Prancis
24/03/23 UJC Argentina 2 – 0 Panama
29/03/23 UJC Argentina 7 – 0 Curaรงao
15/06/23 UJC Argentina 2 – 0 Australia

๐’๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ง๐š๐ง ๐๐ž๐ฆ๐š๐ข๐ง ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š ๐ฏ๐ฌ ๐€๐ซ๐ ๐ž๐ง๐ญ๐ข๐ง๐š

Timnas Indonesia (3-4-3): Syahrul Trisna; Jordi Amat, Rizky Ridho, Elkann Baggott; Asnawi Mangku Alam, Marc Klok, Marselino, Pratama Arhan; Yakob Sayuri, Dimas Drajad, Rafael Struick

Argentina (4-4-2): Emi Martinez; German Pezzella, Facundo Medina, Balerdi, Tagliafico; Leandro Paredes, Giovani Lo Celso, Thiago Almada, Alejandro Garnacho; Julian Alvarez, Giovani Simeone. (ut)

Olahraga

Melihat Peluang Timnas Indonesia Diperkuat Anak Robin van Persie, Keturunan yang Bagus

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Sempat beredar kabar, mantan bomber Timnas Belanda dan Arsenal, Robin van Persie, memiliki darah Indonesia dari sang ibu.

Nenek Robin van Persie disebut-sebut memiliki darah Surabaya, Jawa Timur. Karena itu, jika garis keturunan itu benar adanya, PSSI bisa saja mendekati anak Robin van Persie, Shaqueel van Persie, untuk dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Shaqueel van Persie yang kini berusia 17 tahun, membela Feyenoord Rotterdam U-18. la biasa bermain sebagai penyerang tengah, posisi yang sulit dicari oleh Timnas Indonesia.

Bersama Feyenoord Rotterdam U-18 musim ini, Shaqueel van Persie mengemas empat gol dari 11 pertandingan. Kemudian pertanyaan muncul, bisakah PSSI menaturalisasi Shaqueel van Persie?

Liga Inggris

Badai Cedera Hantui Liverpool Jelang Final

Final Carabao Cup 2024 akan gelar pada Minggu 25 Februari 2024 antara Chelsea vs Liverpool pukul 22.00 wib di Wembley. Pemenang terbanyak dari turnamen ini masih di pegang Liverpool dengan 9 trofi.

Badai Cedera
Liverpool sendiri diperkirakan akan bermain pincang karena beberapa pemain andalan mereka mengalami cedera seperti Alisson Backer, Trend Alex Arnold, Diego Jota, Joel Matip, Cutis Jones, dan Szobozlai. Darwin Nunez serta Moh Salah pun diragukan akan masuk dalam starting Eleven asuhan Jurgen Klopp ini.

Meski demikian Chelsea pun juga sedang mengalami masalah, mereka kerap mengalami grafik naik turun di premier league. Hingga pekan ke 25 liga Inggris chelsea masih berada di papan tengah klasmen, mereka baru mengumpulkan 35 poin dan tertinggal 25 poin dari Liverpool yang masih memuncaki klasmen.

Pada pertemuan sebelumnya Chelsea kalah dari Liverpool dengan skor 4-1 saat bertandang ke Anfield di Liga Inggris beberapa pekan yang lalu. (tw)

Continue Reading

Olahraga

Saran untuk Ketum PSSI, Carilah Pemain Naturalisasi yang Grade A

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Jairo Riedewald menyatakan keinginan untuk membela Timnas Indonesia meskipun ada keraguan tentang informasi keturunannya. Meskipun ada informasi yang menyebutkan bahwa kakek atau neneknya berasal dari Suriname, bukan Indonesia, Hasani Abdulgani, yang merupakan saudara kandung nenek Riedewald, mengklaim bahwa mereka berasal dari Manado, Indonesia.

Jairo Riedewald adalah seorang gelandang yang saat ini bermain untuk Crystal Palace sejak musim 2017/2018. Sebelumnya, ia bermain untuk Ajax Amsterdam dan turut meraih gelar juara Eredivisie musim 2013/2014 bersama klub tersebut.

Kehadiran Riedewald dalam Timnas Indonesia dapat menjadi tambahan berharga, terutama jika informasi tentang keturunannya dapat dipastikan secara administratif. Hal ini menjadi harapan bagi Timnas Indonesia untuk mendapatkan pemain dengan kualitas grade A seperti Riedewald. (tw)

Continue Reading

Olahraga

Apakah STY akan Dipecat atau Diperpanjang kontraknya Sebagai Pelatih Timnas?

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Diperpanjang atau tidak kontraknya sebagai pelatih tim nasional Indonesia, CV alias Curriculum Vitae Shin Tae Yong akan tetap mentereng karena telah mampu mengantar negara yang liganya amburadul seperti Indonesia ini melompat 30 peringkat FIFA dari 175 ke 142 dalam 5 tahun kontraknya.

Dia juga mampu meloloskan timnas Indonesia di 3 kelompok usia ke Piala Asia (senior, U-23, dan U-20).

Yang terakhir tentu saja kesuksesan membawa timnas senior Indonesia ke fase knock out Piala Asia untuk pertama kalinya dalam sejarah dengan status peringkat FIFA terendah dan rataan usia pemain termuda dari semua kontestan Piala Asia edisi kali ini. Ini artinya metode “potong generasi” dengan melepas para pemain senior yang dianggap sebagai “generasi gagal” timnas Indonesia sukses dilakukan Shin Tae Yong.

Mungkin yang kurang hanya sebuah trofi dan juga kepingan medali emas. STY masih belum bisa menjuarai Piala AFF atau meraih medali emas Shin SEA Games. Namun sebenarnya cepat atau lambat bisa kita raih bila kita punya kesabaran untuk melihat hasil kerja kerasnya membenahi fondasi sepakbola Indonesia yang jauh dari kata kokoh.

Dunia tidak akan pernah menghitung atau meributkan berapa banyak pemain naturalisasi yang pernah dipakai STY di timnas Indonesia karena bahkan di negara yang sepakbolanya sudah maju pun memakai pemain naturalisasi atau pemain keturunan.

Jika kelak memang STY tidak diperpanjang kontraknya oleh PSSI, maka itu tidak masalah bagi pelatih asal Korea Selatan tersebut. Dengan prestasinya di masa lalu yang pernah menjuarai Liga Champions Asia sebagai pemain dan pelatih, pernah menjadi pelatih timnas Korea Selatan, dan dianggap mampu mengangkat performa timnas Indonesia, maka dia pasti sangat mudah mendapatkan pekerjaan baru sebagai pelatih.

Justru kita yang harus berpikir, bila kita kembali ke budaya gonta ganti pelatih timnas tanpa perbaikan fondasi sepakbola Indonesia, apakah kita yakin sepakbola kita akan maju? Bagaimana jika kelak STY akan direkrut oleh pesaing kita di Asia Tenggara seperti Vietnam, Thailand, atau Malaysia? Bisa kebayang kan betapa kuatnya mereka nanti saat melawan kita dengan STY di bench mereka? Apakah sebaiknya kita tidak bersabar dulu melihat kelanjutan proses yang dibangun STY ini?

PSSI dan jajarannya memang harus hati-hati dalam bersikap soal diperpanjang atau tidaknya kontrak STY karena jika salah ambil keputusan maka sepakbola Indonesia akan kembali terpuruk.

Kritikan untuk STY itu Hal yang Wajar

Pengamat sepakbola, Tommy Welly, kembali melancarkan kritik untuk Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong usai tersingkir di 16 besar Piala Asia 2023. Menurutnya, pria asal Korea Selatan itu ingkar janji.

“Enggak sesuai dong, kan janji STY itu draw lawan Irak, menang lawan Vietnam. Itu makanya saya bilang terima kasih ke Kirgistan,” ujar Towel, dilansir dari Youtube Nalar TV, Senin (29/1/2024).

Lebih lanjut, Towel merasa kritiknya selama ini justru mendapat kecaman dari warganet. Padahal, kritik kepada Shin dan juga Timnas Indonesia adalah hal yang lumrah dan wajar.

“Jadi seolah-olah publik ini enggak boleh, atau siapa pun enggak boleh memberikan sebuah kritikan atau apa pun kepada Shin Tae-yong. Jadi seperti alergi,” keluh Towel. (ut)

Continue Reading
Advertisement

Trending