Connect with us

Politik

XVG Musik & Nongkrong, Konsep Mendapatkan Suara Akar Rumput dari Relawan Ganjar – Mahfud

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Relawan Ganjar Pranowo- Mahfud MD yang berasal dari profesional musisi dan artis Extravaganjar (XVG) terus bergerak dan bekerja untuk meraih suara rakyat. Salah satunya dengan menggelar XVG Nongkrong, sebuah konsep untuk meraup suara di akar rumput.

Menurut Bendahara Umum (Bendum) Relawan Extravaganjar (XVG), Jeffry Woworuntu konsep XVG Nongkrong memang sengaja dibuat untuk meraih suara akar rumput.

“XVG Nongkrong memang sengaja dibuat untuk kumpul siapa pun tanpa membeda-bedakan. Semua kumpul untuk pemenangan Ganjar-Mahfud. Jadi kita kumpul, nongkrong dan bekerja di sini untuk kemenangan Ganjar – Mahfud,” kata Jeffry Woworuntu di lokasi XVG Nongkrong di kawasan BKT Jakarta Timur, Minggu (22/10/2023).

Tambah Jeffry, ini merupakan kali pertama dan tempat pertama XVG Nongkrong diadakan. Ke depannya akan digelar XVG Nongkrong di sejumlah tempat di Jabodetabek. “Ini langkah pertama kita, selanjutnya kita akan gelar di tempat-tempat lain. Paling tidak kita bisa gelar sebulan dua kali,” kata Jeffry Woworuntu. Di XVG Nongkrong ada sejumlah hiburan musik buat masyarakat dan diskusi-diskusi yang mendengar aspirasi masyarakat.

Sementara Sekjen relawan XVG Fendy Mugni mengatakan XVG dibuat sebagai bentuk gerakan untuk mendukung kemenangan Ganjar Pranowo sebagai presiden RI periode 2024-2029. Gerakan ini bukan semata untuk dirinya atau kelompok mereka tetapi demi Indonesia yang lebih maju.

“Ini bukan tentang saya, tapi tentang kita, tentang Indonesia,” kata Fendy. Tagline “Ini bukan tentang saya, tapi tentang kita, tentang Indonesia” juga disampaikan saat pertama kelompok relawan ini dibentuk.

Menurut Fendy XVG Nongkrong tak sekadar menjadi wadah perjuangan untuk memenangkan Ganjar tetapi juga sebagai bentuk perjuangan untuk menggapai kehidupan yang lebih baik. “Untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar Fendy.

“Kita juga dalam waktu dekat akan mengadakan kegiatan ini di tempat lain. Dan kami optimis untuk memenangkan Ganjar sebagai presiden,” kata Fendy.

Fendy menyebut Extravaganjar merupakan organisasi yang sudah lengkap dengan struktur pengurusnya. Adi Adrian sebagai Ketua Umum merupakan sosok yang bisa mewakili dan diterima semua kalangan dari ekosistem ekonomi kreatif, utamanya dari dunia musik.

Tak ketinggakan peran serta Setyabudi Ace Nurdin (Buddy Ace) yang dipercaya sebagai Ketua Bidang Humas mengatajan bahwa XVG bakal melayani wartawan dalam setiap kegiatan tersebut digelar.

“Kegiatan ini murni dari para Relawan ExtraVaGanjar. Kami hadir di sini untuk memenangkan Pak Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI 2024-2029 mendatang. Tak berhenti sampai di sini, acara serupa bakal digelar keliling di sejumlah tempat di Jakarta serta kawasan Bodetabek,” kata Buddy Ace, penuh semangat.

Saat digelar perdana ‘XVG Nongkrong’ di BKT kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, nampak terlihat mendapat respon positif dari ratusan masyarakat sekitar serta yang tengah berlalu-lalang berkendaraan motor. Apalagi mereka antusias menonton panggung musik. Yang salah satunya menghadirkan John Angels & Friends Show. (tw)

Politik

Disinggung Prabowo Soal Senyumnya Berat, Begini Respons Anies

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Calon Presiden RI Anies Baswedan merasa tak ada yang istimewa dengan senyumannya saat menghadiri penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Rabu (24/4/2024).

Hal ini menyusul pernyataan Calon Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, saat berpidato menyatakan bahwa dirinya pernah berada di posisi Anies saat ini, yakni kalah dalam pilpres. Dia mengungkapkan pernah merasakan apa yang dirasakan Anies saat ini.

“Biasa saja,” ujar Anies saat ditanyai wartawan merespons pernyataan Prabowo.

Anies pun tak mengerti dengan pernyataan yang dilontarkan Prabowo kepada dirinya sebab Prabowo yang mengalami kondisi seperti itu. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini memastikan dirinya biasa saja.

“Kalau itu tanyakan kepada beliau, ‘kan beliau yang mengalami. Kalau saya ‘kan biasa-biasa saja,” katanya.

Sebelumnya, Calon Presiden RI terpilih Prabowo Subianto mengatakan bahwa dirinya mengetahui senyuman pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

“Mas Anies, Mas Muhaimin, saya pernah ada di posisi Anda. Saya tahu senyuman Anda berat sekali itu, tetapi ini yang dituntut oleh rakyat kita,” kata Prabowo di Kantor KPU RI, Jakarta.

Jika pasangan AMIN kalau kontestasi adem saja, tidak tajam, tidak keras, maka tidak memberikan pilihan untuk rakyat. (ut)

Continue Reading

Politik

Putusan PHPU Pilpres, AMIN Yakin Hakim MK Berani Putuskan yang Terbaik

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar meyakini hakim Mahkamah Konstitusi berani memutuskan yang terbaik untuk sengketa pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Anies menyatakan pasangan AMIN menitipkan kepada majelis hakim kepercayaan, untuk menentukan arah bangsa ini ke depan.

Ia juga menegaskan kembali bahwa Indonesia berada di sebuah persimpangan jalan, dimana praktik penyimpangan telah disaksikan bersama pada pilpres dan pemilu.

“Praktik penyimpangan yang masif, yang bila itu dibiarkan akan menjadi kebiasaan dan nantinya pemilu pilpres, bukan mencerminkan aspirasi rakyat, tapi mencerminkan aspirasi pemegang kewenangan,” jelas Anies di Jakarta, (22/4/2024).

Akademisi Nilai Gibran Bisa Didiskualifikasi jika Putusan MK Lampaui Analisis Doktrinal

Guru Besar Antropologi Hukum Universitas Indonesia Sulistyowati Irianto menilai Mahkamah Konstitusi (MK) bisa saja mendiskualifikasi Gibran Rakabuming Raka sebagai peserta Pilpres 2024 dalam putusan sidang sengketa Pilpres.

Utamanya, kata dia, ketika MK melihat adanya kejanggalan dan membuat terobosan besar untuk memulihkan keadaan yang dianggapnya rusak usai putusan 90/PUU-XXI/2023 terbit.

Diketahui, putusan ini memperbolehkan seseorang yang belum berusia 40 tahun maju Pilpres sepanjang pernah atau sedang menjabat sebagai kepala daerah.

“Semua yang tidak berkesesuaian dengan (konstitusi) itu bisa dianulir. Apakah akan didiskualifikasi? Saya sebagai akademisi mengatakannya seperti itu, dengan bahasa yang semacam itu,” kata Sulistyowati Irianto, dalam diskusi secara daring, Minggu (21/4/2024).

Ia menyebutkan, hal itu bisa terjadi mengingat hakim konstitusi memiliki otoritas besar dalam memutus perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). Usai mencermati proses-proses persidangan, pemaparan bukti-bukti dan analisis dari para ahli, MK akan melakukan konfirmasi dan analisis dari bukti dan kesaksian tersebut.

“Misalnya pasal 22e yang bicara soal asas pemilu harus luber jurdil. Nah, semua itu dikroscek gitu, dikonfirmasi, seperti kita kalau penelitian, dianalisis,” tuturnya.

Ia berharap hakim konstitusi akan membuat putusan yang mencerminkan independensi Mahkamah. Pun terobosan baru dalam putusannya sehingga putusan itu akan memberikan keadilan dan sesuai dengan konstitusi.

“Jadi, yang kalau dalam bahasa konseptual, MK diharapkan melakukan analisis dan pertimbangan dan putusan yang melampauai analisis doktrinal.

Jadi panduannya adalah pasal-pasal terkait dengan Pemilu dan kehidupan berbangsa dan bernegara di dalam konstitusi,” jelasnya.

Sebagai informasi, sengketa Pilpres 2024 akan diputuskan oleh MK pada 22 April 2024.

Tercatat, banyak pihak-pihak yang mengajukan diri menjadi amicus curiae. MK sendiri mengakui bahwa pada pilpres kali ini, banyak sekali pihak yang menyerahkan amicus curiae.

Sejumlah tokoh yang mengajukan amicus curiae di antaranya seperti Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, eks Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, hingga eks pentolan FPI Rizieq Shihab. (tw)

Continue Reading

Politik

Din Syamsudin-Habib Rizieq Ajukan Diri Jadi Amicus Curiae Sidang Pilpres di MK

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Sebanyak lima tokoh mengajukan diri menjadi amicus curiae atau sahabat pengadilan dalam sengketa hasil Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Lima tokoh itu ialah Habib Rizieq Shihab, Din Syamsuddin, Ahmad Shabri Lubis, Yusuf Martak, hingga Munarman.

“Kami adalah kelompok warga negara Indonesia yang memiliki keprihatinan mendalam terhadap keberlangsungan dan masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia, utamanya dan pertama-tama adalah dalam tegaknya keadilan yang berdasarkan pada asas negara hukum yang berkeadilan,” kata kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/4/2024).

Surat pengajuan diri sebagai amicus curiae itu diserahkan ke MK hari ini. Aziz juga menunjukkan bukti tanda terima dokumen tersebut.

Dalam tanda terima itu, tertulis nama Habib Rizieq, Din Syamsuddin dkk. Dokumen itu ditujukan kepada hakim MK yang mengadili sengketa Pilpres 2024, baik yang diajukan oleh Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar maupun yang diajukan oleh Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Habib Rizieq dkk menyampaikan empat poin dalam suratnya ke hakim MK. Pada intinya, mereka meminta hakim MK untuk mengambil peran meluruskan berbagai penyimpangan kekuasaan.

“Kami mendesak kepada Yang Mulia Hakim Konstitusi untuk mengembalikan kehidupan berbangsa dan bernegara kepada tujuan sebagaimana pembukaan UUD 1945,” demikian kalimat dalam salah satu poin yang disampaikan Habib Rizieq dkk.

Habib Rizieq dkk mengatakan sejarah akan mencatat apakah hakim MK menjadi penjaga konstitusi atau bagian dari rezim.

“Sejarah akan mencatat, apakah Yang Mulia Hakim Konstitusi akan menjadi guardian of constitution atau guardian of group regimentation. Kami hingga saat ini masih meyakini bahwa Yang Mulia Hakim Konstitusi tetap akan menjadi guardian of constitution,” tuturnya. (ut)

Continue Reading
Advertisement

Trending