Connect with us

Internasional

Islam dan Identitas Nasional Rusia, Bagaimana di Indonesia?

Published

on

Islam dan Identitas Nasional Rusia, Bagaimana di Indonesia?

REPORTASE INDONESIA – Rusia, Vladimir Putin menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat posisi Islam sebagai bagian penting dari identitas nasional Rusia. Pemerintah secara konsisten mendorong pembangunan berbagai infrastruktur keagamaan, mulai dari masjid agung hingga lembaga pendidikan Islam modern. Upaya ini menegaskan bahwa Islam bukanlah unsur asing, melainkan telah lama menyatu dalam sejarah dan budaya Rusia.

Pembangunan masjid-masjid besar di kota-kota utama seperti Moskow dan Kazan menjadi bukti nyata dari strategi ini. Masjid-masjid tersebut tidak hanya menampung pertumbuhan populasi Muslim, tetapi juga menjadi simbol keberagaman yang diakui oleh negara. Kehadiran infrastruktur keagamaan ini memperlihatkan upaya Rusia untuk menjembatani identitas Islam dengan semangat persatuan nasional.

Di sektor pendidikan, pemerintah mendukung sekolah dan universitas Islam guna memastikan ajaran yang disampaikan tetap moderat dan selaras dengan nilai-nilai nasional. Langkah ini juga dimaksudkan sebagai benteng terhadap penyebaran paham radikal, sekaligus memperkuat peran komunitas Muslim dalam pembangunan sosial dan budaya.

Regulasi hukum juga diperketat untuk melindungi simbol-simbol agama, termasuk kitab suci Al-Qur’an, dari tindakan penghinaan. Perlindungan hukum ini menjadi bagian dari strategi menjaga keharmonisan sosial di tengah lebih dari 190 kelompok etnis yang hidup di Rusia.

Keseluruhan kebijakan ini menunjukkan pendekatan komprehensif Rusia dalam menyatukan identitas nasional dengan keberagaman agama. Islam diakui bukan hanya sebagai agama, tetapi juga sebagai elemen penting yang mendukung stabilitas dan perkembangan negara.

Bagimana di Indonesia?

Negara Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya Muslim, namun banyak perpecahan yang timbul akibat adu domba sesama umat yang dilakukan oleh pihak diluar Islam dan Negara diam saja, bahkan ada dimana era pemerintahan Jokowi, negara membuat umat muslim dicerai berai dengan banyaknya aturan yang merugikan umat muslim dan masuknya Islam sekuler yang digawangi oleh antek-antek pemerintah yang mengakibatkan Islam di Indonesia saling beradu dan saling membenci.

Saat ini di Era Prabowo juga belum terlihat perbaikan yang mendukung umat muslim di Indonesia menjadi solid, dan sebaliknya pemerintah melalui kementerian agama ingin mengutak-atik dana umat yang seharusnya menjadi gak orang miskin, namun akan digunakan pemerintah untuk kepentingan politiknya.

Apakah Umat Islam di Indonesia akan diam saja? (tri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement