Connect with us

Ekonomi

Proyek Ugal-Ugalan Jokowi,Kereta Cepat Bengkak Biayanya Hingga Rp.110 Triliun dan Kapan Balik Modalnya?

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung menelan investasi jumbo hingga US$7,2 miliar atau setara Rp110,16 triliun. Kira-kira butuh berapa tahun buat balik modal ya?

Nilai investasi tersebut sebelumnya telah mengalami pembengkakan biaya (cost overrun) sebesar US$1,2 miliar (Rp18,36 triliun) dari target awal biaya proyek sebesar US$6 miliar (Rp91,8 triliun).

Adapun 60 persen dari pembengkakan biaya atau sekitar US$720 juta (Rp11 triliun) akan dibayarkan oleh konsorsium dari Indonesia. Sementara 40 persen sisanya atau sekitar US$480 juta (Rp7,36 triliun) akan dibayarkan oleh konsorsium China.

Harga tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung dipatok sebesar Rp150 – 350 ribu untuk sekali jalan. Sementara jumlah penumpang menurut hasil kajian terbaru yang dilakukan berkurang sampai hampir 50%.

Berapa lama bisa balik modal?

Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi, mengatakan demand forecast penumpang nanti ketika kereta cepat beroperasi mencapai 31.215 penumpang per hari. Angka itu berkurang dari kajian sebelumnya pada 2017 lalu demand forecast per hari mencapai 61.157 orang.

Adapun nilai investasi proyek saat ini membengkak yang diperkirakan menjadi Rp113 triliun dari harga investasi awal Rp84 triliun. Meski angka total investasi masih dikaji oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dwiyana mengatakan dari nilai investasi, jumlah penumpang dan harga tiket. Diperkirakan proyek ini akan balik modal dalam kurun waktu 40 tahun. Sangat sulit mengikuti feasibility study dimana asumsi balik modal dapat terjadi dalam kurun waktu 20 tahunan.

“Saat ini perhitungan FS masih belum final, kemarin sempat di angka 40 tahun, namun masih kita coba evaluasi agar kira-kira apakah ada lagi potensi revenue stream lagi atau strategi bisnis yang lain yang bisa membuat BEP (break even point) bisa lebih kecil dari 40 tahun,” kata Dwiyana dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V, Senin (18/8/2023).

Menurut Dwiyana proyek kereta api memang sulit untuk balik modal di bawah 20 tahun.

Selain KCIC sendiri mendapat konsesi selama 50 tahun, termasuk masa konstruksi dan pengembangan. Meksi kerap molor tapi pengeoperasian kereta cepat ini ditargetkan pada Juni pada 2023 namun meleset ke bulan september 2023. (ut)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement