Connect with us

Ekonomi

12 Sub Kontraktor Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tagih Rp.62,9 Miliar yang Belum Dibayar

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Kabar 12 sub kontraktor Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) belum mendapat pelunasan hak pembayarannya viral di Twitter. Salah satunya akun @PartaiSocmed yang mengunggah keluhan itu.

Dalam narasi utas tersebut, nilai piutang sub kontraktor dan sub konsultan proyek kereta cepat yang belum terbayarkan adalah Rp62,9 miliar. Rinciannya untuk sub kontraktor sekitar Rp 62 miliar dan untuk sub konsultan Rp 958 juta.

Nama 12 sub kontraktor yang tergabung dalam Ikatan Subkon Proyek KCJB itu adalah PT Andika P, PT IKMP, PT PJP, PT Asri Group, PT SNI, PT Dyacon, PT MBS, PT Aerka, PT Azila Sukses M, PT BMJ, PT Bumi Madani, PT Geodinamik Kons.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bertanggung jawab atas pengerjaan proyek KCJB. Perusahaan itu merupakan gabungan dari konsorsium Indonesia, PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (60% saham), dan konsorsium Tiongkok, Beijing Yawan HSR Co Ltd (40% saham).

Dalam narasi tersebut, PartaiSocmed juga menandai akun Twitter Erick Thohir agar mengurusi masalah ini.

“GILAAAK!! Ternyata proyek kereta cepat juga bermasalah dgn pembayaran pada subkon mereka. Masa mau nagih hak harus minta pengesahan kejaksaan dulu? Pak @erickthohir jangan sibuk nyawapres, bayar keringat orang dulu deh!” jelas akun tersebut dengan mengunggah pernyataan dari perwakilan keduabelas sub kontraktor.

Mengutip pernyataan Ikatan Subkon Proyek KCBJ, dampak yang sangat dirasakan oleh pihak subkon dengan adanya permasalahan pembayaran ini sangat besar.

Selain melibatkan personal perusahaan secara langsung, juga melibatkan para vendor dan investor yang tentunya melakukan penekanan yang luar biasa kepada para subkon.

Sebagai ilustrasi, jika 1 kegiatan melibatkan 20 orang pekerja saja, ada 88 kegiatan x 20 orang = 1760 orang yang terdampak pekerjaan ini. Bukan jumlah yang sedikit.

Ikatan Subkon Proyek KCJB juga menyampaikan ultimatum. Apabila surat ke-2 ini tidak ada tanggapan, maka mereka akan mengambil tindakan.

Salah satunya, mengajukan permohonan langsung kepada Komisi VI DPR RI, Ombudsman, dan Media Massa untuk memediasi permasalahan ini.

Komentar Warganet

Sontak unggahan itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang berkomentar negatif persoalan itu.

“Yg brtahun2 aja blm d bayar apalagi yg baru2 Kya gini,” @Febrian******.

“Kecil ini mah dibanding nilai keseluruhan nilai proyek, harus nya bisa langsung terbayarkan sih,” @muhamad_******.

“seharusnya nilai segini bukan masalah bagi BUMN .. kayaknya memang kebiasaan sejak jaman dahulu BUMN suka nahan uang subkon,” @agu****.

Lalu kemana larinya Dana APBN yang diajukan pemerintah yang terus membengkak? (ut)

Ekonomi

Tarif Kereta Cepat dan Ngeri-Ngeri Sedap Perihal WHOOSH

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Whoosh resmi diluncurkan. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) itu masih menyisakan pekerjaan rumah (PR) yang bejibun.

Selain soal dana pembangunan yang super membengkak hingga membuat Indonesia masuk ke “jebakan utang China” yang baru bisa lunas setelah lebih dari 100 tahun. Plus proyek Whoosh juga masih memicu soal isu lingkungan, termasuk banjir di Bekasi dan Bandung Barat.

Joko Widodo mengatakan, bahwa tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) berada di kisaran Rp250 ribu hingga Rp350 ribu per penumpang.

Sementara itu, Chief Conductor KCJB Yoga Bagus Nugraha mengatakan KCJB atau yang dinamai Whoosh, terbagi atas tiga kriteria layanan perjalanan.

“Pertama adalah first class di kereta 1 dan 8 dilengkapi 18 kursi, business class sebanyak 28 kursi, dan economic class sebanyak 555 kursi,” ungkapnya di Jakarta (1/10/2023).

Nah, Whoosh Satu belum kelar PR nya. Saat uji coba pada September lalu, Jokowi mengatakan pemerintah telah merencanakan Whoosh Dua dengan rute hingga menuju ke Surabaya. Saat ini sedang dalam tahap kajian. (tw)

Continue Reading

Ekonomi

Jokowi Ungkap 22 Negara Stop Ekspor Pangan, Nitizen: Makanya Jangan Kebanyakan Impor Sembako, Pak!

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Joko Widodo mengkhawatirkan bertambahnya negara yang menghentikan ekspor komoditas pangan, dari 19 negara menjadi 22 negara.

Presiden mengakui situasi tersebut membuatnya ngeri, karena terhentinya pasokan pangan dari negara tersebut akan berdampak pada kenaikan harga di dalam negeri.

Jokowi menjelaskan sejumlah negara, seperti Uganda, Rusia, Bangladesh, Pakistan hingga Myanmar memutuskan untuk menghentikan ekspor bahan pangan mereka, termasuk gandum dan beras.

Ia kembali menekankan bahwa krisis pangan bukanlah kondisi yang mudah, untuk diselesaikan di tengah perubahan iklim yang nyata.

Musim kemarau yang panjang telah menyebabkan gagal panen, serta ancaman gagal panen akibat fenomena super El Nino di 7 provinsi yang dapat memengaruhi pasokan pangan.

Nitizen pun berkomentar:Makanya Pak Jokowi janagan kebanyakan Impor Sembako, kasiha para Petani Pak! (tw)

Continue Reading

Ekonomi

Mendag Sebut Predatory Pricing Sebagai Salah Satu Penyebab Omzet di Tanah abang Turun

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat pada Kamis setelah diberlakukannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 yang mengatur kegiatan berjualan di media sosial (social commerce).

Mendag Zulkifli Hasan menerima beberapa keluhan dari sejumlah pedagang yang mengaku omzetnya menurun dan dagangannya sepi imbas dari persaingan dengan platform social commerce seperti TikTok Shop.

“Pemerintah harus hadir, sekarang kita atur, kita tata yang media sosial dia media sosial aja kalau mau menjadi social commerce harus ada izin,” kata Zulhas di lokasi (28/9/2023).

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan telah mengesahkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang mengatur bahwa platform sosial commerce hanya akan memfasilitasi promosi barang atau jasa dan dilarang menyediakan transaksi pembayaran. (tw)

Continue Reading
Advertisement

Trending