Nusantara
18 Tahun Jembatan Suramadu Berdiri, Ekonomi di Madura Jalan Ditempat
REPORTASE INDONESIA – Madura, Meski sudah berdiri selama 18 tahun, Jembatan Suramadu belum memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Madura. Minimnya intervensi pemerintah pusat disebut menjadi salah satu penyebab utama.
Ketua Komisi III DPRD Bangkalan Reza Teguh menyampaikan langsung persoalan ini ke Komisi V DPR RI di Senayan, Rabu, 21 Januari 2026.
“Terbukti, sejak Suramadu dibangun sampai saat ini belum ada perkembangan yang signifikan,” ujar Reza.
Ia pun mendorong agar Perpres Nomor 27 Tahun 2008 tentang Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) dihidupkan kembali. “Kalau bisa BPWS diaktifkan lagi,” tambahnya.
Selain itu, Reza turut menyoroti kondisi infrastruktur di Madura, termasuk 40 jembatan yang rusak dan masih menjadi akses utama masyarakat sampai saat ini.
Menanggapi itu, anggota Komisi V DPR RI Syafiuddin menyatakan akan meneruskan seluruh aspirasi itu ke Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) untuk ditindaklanjuti.
Ia mendukung usulan percepatan pembangunan di Madura melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Kami berharap di bawah pemerintahan Pak Prabowo ini, janji Pak Prabowo terhadap Madura yang beliau sampaikan saat kampanye bisa diimplementasikan melalui kawasan ekonomi khusus atau badan otorita,” ujarnya. (utw)
