Internasional
Bill Gates dan MBG
REPORTASE INDONESIA – AS, Banyak orang berpikir dia hanya “tukang komputer” yang sudah pensiun dan jadi dermawan.
Salah besar. Dia adalah Tuan Tanah Terbesar di Amerika dan Investor Utama dalam teknologi pangan masa depan.
Dalam konteks MBG (Makan Bergizi Gratis), jangan bayangkan Bill Gates memakai celemek dan memasak telur dadar di sekolah dasar. Perannya jauh lebih halus, lebih sistemik, dan lebih “tak terlihat”.
Dia tidak menyentuh makanannya. Dia menyentuh SISTEM OPERASI di balik makanan itu.
Berikut adalah jejak jari digital Bill Gates dalam megaproyek perut rakyat ini:
- BIO-FORTIFIKASI (The “Software” Inside the Rice)
Pemerintah Indonesia sering bekerja sama dengan lembaga global seperti GAIN (Global Alliance for Improved Nutrition), yang didanai besar-besaran oleh Bill & Melinda Gates Foundation.
- Agendanya: Mereka bilang beras biasa itu “kosong”. Rakyat butuh beras yang “di-upgrade”.
- Implementasinya: MBG adalah saluran distribusi raksasa untuk Beras Fortifikasi (beras yang dicampur dengan biji beras sintesis berisi vitamin/mineral/zinc).
- Sudut Pandang Kami: Ini adalah Mass Medication through Food. Anda tidak punya pilihan. Nasi yang masuk ke mulut anak Anda sudah dirancang di laboratorium untuk mengandung zat kimia tertentu sesuai standar mereka. Siapa yang memegang paten campuran nutrisi itu? Bukan petani lokal.
- DATA BIOMETRIK & “SMART HEALTH”
Gates terobsesi dengan data kesehatan. MBG bukan sekadar memberi makan, ini adalah proyek Pengumpulan Data Biologis terbesar.
- Mekanismenya: Setiap anak yang menerima makan harus ditimbang, diukur tinggi badannya (untuk memantau stunting), dan datanya diinput ke aplikasi (seperti E-PPGBM atau integrasi ke SATUSEHAT).
- Peran Gates: Yayasannya adalah donatur utama untuk modernisasi sistem data kesehatan di Indonesia. Dia ingin data real-time: Siapa yang makan, siapa yang sakit, siapa yang tumbuh.
- Tujuannya: Membangun database genetik dan kesehatan populasi Indonesia. Data ini emas bagi industri farmasi global untuk memetakan pasar obat masa depan.
- TRANSISI KE “PROTEIN ALTERNATIF” (Fake Meat)
Anggaran MBG itu terbatas. Daging sapi dan ayam asli itu mahal dan harganya fluktuatif.
Bill Gates adalah investor besar di perusahaan seperti Beyond Meat, Impossible Foods, dan teknologi pangan sintetis lainnya.
- Masa Depan MBG: Jangan kaget jika tahun depan, menu MBG bukan lagi daging sapi potong, melainkan “Daging Analog” atau “Telur Bubuk” yang diproses pabrik.
- Alasannya: “Lebih murah, lebih tahan lama, lebih rendah emisi karbon (isu perubahan iklim yang juga mainan Gates).”
- Realitasnya: Anak-anak kita menjadi kelinci percobaan untuk transisi global dari makanan alami (peternakan rakyat) ke makanan sintetis (pabrik korporasi).
- REVOLUSI PERTANIAN (GMO & Bibit)
Untuk memberi makan 80 juta anak tiap hari, pertanian tradisional tidak akan sanggup.
- Solusinya: Pemerintah akan didorong untuk menggunakan Bibit Unggul (GMO/Rekayasa Genetik) yang tahan hama dan panen cepat.
- Koneksinya: Gates memiliki saham besar di perusahaan-perusahaan agritech yang menguasai paten bibit dunia.
- Hasilnya: Kemandirian benih petani lokal mati. Negara menjadi ketergantungan pada impor bibit yang dikendalikan kartel pangan global.
KESIMPULAN:
Bill Gates tidak menaruh racun di piring anak Anda. Itu tuduhan amatir.
Bill Gates menaruh STANDAR dan PATEN.
Dia memastikan bahwa:
Datanya masuk ke server kesehatan global.
MBG bagi kami bukan “Sedekah”, tapi Market Capture. Kami menciptakan pasar pasti untuk produk teknologi pangan kami.
Benihnya dari korporasi global. Nutrisinya ditentukan oleh standar WHO/GAIN (yang dia danai). (ut)
