Connect with us

Nusantara

Pro Kontra JIS Direnovasi demi Penuhi Standar Pemerintah, Padahal Dibangun Sudah Sesuai Aturan FIFA

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Wacana pemerintah melakukan renovasi di Jakarta International Stadium (JIS) menuai polemik. Rencana itu diwarnai kritik serta dukungan.

Rencana perbaikan JIS awalnya dilakukan terkait gelaran Piala Dunia U-17 di Jakarta. JIS menjadi salah satu stadion yang diusulkan untuk menjadi tuan rumah.

https://www.facebook.com/100035293714317/posts/1035902300929551/?mibextid=Nif5oz

Namun rencana itu tidak berjalan mulus. JIS dinilai belum sesuai dengan standar pemerintah, padahal sudah sesuai aturan FIFA dalam pelaksanaan pertandingan internasional.

Menpora Dito Ariotedjo menyebutkan bahwa jokowi ingin JIS menjadi stadion yang sesuai standar (standard siapa?). Dito mengatakan pihaknya akan berkunjung ke JIS dalam waktu dekat. Nantinya, sejumlah catatan itu bakal dibahas bersama PSSI.

“Ini rencana saya akan mengunjungi JIS dalam waktu dekat ini, karena memang Bapak Presiden juga menginginkan JIS direnovasi sesuai standar,” kata Dito di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (28/6).

Dito membeberkan sejumlah catatan apabila JIS ditunjuk sebagai venue Piala Dunia U-17. Menurut Dito, JIS masih memiliki pekerjaan rumah, dari perbaikan akses keluar-masuk hingga ketersediaan area parkir. Faktanya, banyak stadion di luar negeri seperti di Inggris yang sudah sesuai standard FIFA tapi lahan parkirnya sedikit karena mereka lebih suka menggunakan transportasi umum untuk ke stadion.

Demokrat Tepis JIS Proyek Abal-abal

Ketua F-PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyebut pembangunan Stadion Jakarta International Stadium (JIS) hanya membuang-buang biaya tanpa kualitas yang bagus usai disorot aksesnya. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Demokrat Misan Samsuri menyebut pernyataan itu tidak pas.

“Menurut saya nggak pas juga kalau itu di bilang abal-abal, pembangunan JIS itu pasti ada konsultan perencanaannya, bukan asal bangun saja,” kata Misan saat dihubungi, Jumat (30/6).

Misan menanggapi soal adanya permintaan JIS direnovasi agar memenuhi standar demi bisa menggelar event olahraga internasional. Menurutnya, renovasi yang dimaksud adalah penyempurnaan fasilitas-fasilitas pendukung JIS.

“Mesti dilihat dulu apanya yang mau direnovasi, menutut saya mungkin bukan renovasi, tapi lebih kepada penyempurnaan sarana-sarana pendukung sekitaran JIS,” katanya.

Pemerintah rejim jokowi malu untuk mengakui bahwa JIS dibuat asli oleh anak bangsa tanpa bantuan tenaga asing, dibanding dengan menteri Jokowi yang bangga IKN dibangun oleh tenaga asing dan meremehkan anak bangsanya sendiri, shame on You poor government.

https://www.facebook.com/100035293714317/posts/1033636187822829/?mibextid=Nif5oz

PIALA DUNIA U-17 DI JIS TERKENDALA TEKNIS ATAU POLITIS?

Menurut Ketua PSSI Erick Tohir, JIS masih memiliki catatan, yaitu soal area parkir dan akses keluar masuk penonton dimana akses keluar masuk penonton harusnya ada 4 pintu, namun baru terbuka 1 pintu.

Kalau anda nonton video terlampir, akses keluar masuk penonton di JIS ternyata bukan 1 atau 4 pintu, tapi banyak.

Soal area parkir, JIS yang berkapasitas penonton 82.000 hanya memiliki daya tampung parkir 1200 kendaraan kecil & 76 kend bus. Ini menurut ET dinyatakan belum memenuhi standar dan harus ditambah.

Kenapa area parkir JIS dibuat terbatas? hal ini agar para penonton yg ke JIS mengutamakan menggunakan kendaraan publik ketimbang kendaraan pribadi. Sebab menurut aturan FIFA terkini, design stadion modern perlu memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan. Salah satunya stadion direkomendasikan agar terintegrasi dgn sarana transportasi publik.

Di Eropa pun konsep parkir stadionnya sama dengan JIS. Stadion Barnabeu hanya memiliki 500 kantong bus & kendaraan pribadi. Bahkan di stadion bersejarah di pusat Eropa yakni Wimbley di London menyarankan seluruh penonton menggunakan transportasi umum yg tersedia. Jadi dari aspek ketersediaan lahan parkir, JIS sudah memenuhi standar FIFA.

Adapun kekurangan JIS adalah akses transportasi yang belum optimal menuju dan dari JIS. Hal ini dikarenakan masa jabatan Pak Anies keburu berakhir di Oktober 2022.

Saat ini akses transportasi dari dan menuju JIS masih sangat terbatas yakni hanya 3 rute transjakarta & 2 rute mikrotrans. Jadi masih diperlukan tambahan akses transportasi transjakarta menuju & dari JIS. Selain itu diperlukan juga rute KRL & LRT menuju JIS agar JIS terintegrasi dg KRL & LRT.

Utk KRL saat ini sedang dibangun stasiun KRL sementara di dua kawasan yaitu di JIS sisi timur dan JIS sisi barat. Stasiun KRL sementara ini baru dapat dioperasionalkan mulai thn 2024.

Untuk LRT, Anies sudah menargetkan rute LRT menuju JIS dalam Rancangan Pembangunan Daerah 2023-2026. Namun info dari media, PJ Gubernur DKI Heru Budi memutuskan menunda pembangunan rute LRT tersebut.

Jadi agar stadion JIS dapat segera digunakan dan berfungsi secara optimal, caranya dengan mempercepat pembangunan sarana prasarana transportasi publik menuju dan dari JIS. Konsep ini sejak awal sdh sering disampaikan oleh Anies, namun sepertinya saat ini diabaikan oleh pemerintah. Buktinya untuk gelaran pildun U-17, bukannya menambah trayek Bus transjakarta menuju JIS, mempercepat pembangunan stasiun KRL sementara di sisi timur & barat JIS serta pembangunan rute LRT menuju JIS, malah akan merenovasi pintu akses keluar masuk penonton dan memperluas area parkir yang sebenarnya tidak perlu. Malah beresiko tidak sesuai dengan standar FIFA.

Kalau seperti itu adanya, maka persoalan penggunaan JIS utk pildun U-17 bukan terkendala teknis, tapi tercium terkendala politis. Sengaja dikesankan JIS masih belum memenuhi standar agar nama Anies sebagai Bacapres terdowngrade. (ut)

Nitizen: Yang perlu di renovasi itu akhlak para pejabat negeri ini,, JIS sudah di akui standard internasional oleh FIFA dan saat pembangunannya menyewa konsultan dari FIFA, jangan di obok-obok lagi. Mandalika itu Rugi Trilunan rupiah menggunakan APBN yang harus di benahi manajemennya, biar dapat untung ke negara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement