Connect with us

Internasional

Bertemu Dubes Iran, TGB Sampaikan Dukungan hingga Singgung Fitnah Jadi Pemicu Jurang Sunni-Syiah

Published

on

Bertemu Dubes Iran, TGB Sampaikan Dukungan hingga Singgung Fitnah Jadi Pemicu Jurang Sunni-Syiah

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengunjungi Kedubes Iran di Jakarta untuk bertemu Dubes Iran, Mohammad Boroujerdi. Dalam kunjungan tersebut, TGB membuktikan bahwa Al-Quran yang digunakan oleh Syiah di Iran dan negara lain sama dengan yang dibaca umat Sunni, membantah isu perbedaan kitab suci. Pertemuan ini juga diwarnai momen hangat.

Poin Penting Kunjungan TGB:
Pengecekan Langsung: TGB mengecek langsung Al-Quran di kediaman Dubes Iran dan memastikan isinya sama dengan Al-Quran di Indonesia.

Pengalaman di Iran: TGB juga berbagi pengalaman pernah mengecek langsung Al-Quran di pusat pendidikan Islam di Qom, Irak, Lebanon, dan Yaman.

Menghapus Isu: Kunjungan ini bertujuan membantah isu bahwa Syiah memiliki Al-Quran yang berbeda.

Momen Hangat: TGB menjadi imam salat di kediaman Dubes Iran.

Kunjungan ini menegaskan bahwa perbedaan antara Sunni dan Syiah tidak perlu dijadikan dasar untuk saling mengafirkan, sebagaimana dilaporkan dalam.

TGB menyampaikan dukungan dan solidaritas terhadap rakyat Iran.

Ia juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Ali Khamenei akibat serangan AS-Israel.

Pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada awal April 2026 tersebut diwarnai momen hangat.

TGB menjadi imam salat hingga mengecek Al-Quran yang ada di kediaman Dubes Iran.

Tidak ada Perbedaan bentuk Tulisan Alquran
Islam Sunni dan Syiah.

Al-Qur’an yang digunakan oleh umat Islam Syiah dan Sunni adalah sama. Tidak ada perbedaan dalam teks Al-Qur’an antara kedua mazhab tersebut. Al-Qur’an yang digunakan oleh umat Islam Syiah dan Sunni adalah Al-Qur’an yang sama, yaitu Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan dikodifikasikan pada masa Khalifah Uthman bin Affan.

Perbedaan antara Syiah dan Sunni lebih banyak terletak pada aspek-aspek lain, seperti:

  • Tafsir Al-Qur’an: Syiah dan Sunni memiliki perbedaan dalam menafsirkan beberapa ayat Al-Qur’an.
  • Hadis: Syiah dan Sunni memiliki koleksi hadis yang berbeda.
  • Fiqih: Syiah dan Sunni memiliki perbedaan dalam hukum dan praktik keagamaan.
  • Sejarah dan politik: Syiah dan Sunni memiliki perbedaan dalam memahami sejarah Islam dan politik.

Jadi, Al-Qur’an tetap sama, tetapi perbedaan terletak pada pemahaman dan interpretasi.

Dan memang ada beberapa golongan syiah ekstrem yang menyimpang dari ajaran nabi Muhammad.

Propaganda barat memberitakan ada perbedaan Alquran diantara kedua aliran adalah fitnah dan kebongan belaka. (ut)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement