Connect with us

Megapolitan

Erick Thohir Sebut Hanya 1 Pintu JIS yang Terbuka, Fritz Alor: Pak, Cek Dulu di Lapangan Barulah Komentar

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Ketua Umum Beta Mendukung Anies (Beta Manies) sekaligus Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Relawan Anies Presiden (DPP R-API) Fridrik Makanlehi alias Fritz Alor Boy mengkritik Ketua Umum PSSI Erick Thohir (ET).

Fritz mengkritik pernyataan Erick soal Jakarta International Stadium (JIS) yang disebut memiliki kendala akses penonton dan area parkir terbatas apabila dipilih menjadi venue pertandingan Piala Dunia U-17 2023.

Fritz menyebut bahwa ET asal bunyi (asbun), asal bicara saja tanpa mempunyai data yang komplit.

“Pak Erick asal bunyi saja. Pak cek dulu di lapangan barulah komentar,” ujar Fritz dalam keterangan resminya, Selasa (4/7/2023).

Fritz Alor Boy membantah Erick bahwa akses penonton di JIS sangat banyak.

“Tuh, Pak Erick lihat sana. Akses penonton ada banyak banget. Bapak buat lawak saja,” kata Fritz, yang juga merupakan mantan Pemain AS REPIKO Alor.

Ia mengatakan, pintu JIS terdiri dari zona barat, timur, utara dan barat. Lantas, mana yang Erick maksudkan?

“Mau di pintu utama dan luar pun sangat banyak, dimana di JIS ada 4 zona yaitu zona barat, timur, selatan dan utara,” sambung Fritz.

Ia mengatakan, konsultan pembangunan JIS adalah Buro Happhold. Buro Happhold yang ikut membangun stadion Totenham Hotspur juga beberapa stadion di Qatar.

“Menurut data, konsultan international pembangunan JIS adalah Buro Happhold. Dia juga yang bangun Stadion Totenham Hotspur dan lainnya. Tak hanya itu, JIS dibangun menggunakan assesor FIFA dan mengikuti buku petunjuk FIFA tahun 2020,” ujarnya.

Aktivis kemanusiaan itu meminta Erick agar segera mengecek secara langsung sebelum berkomentar lebih jauh. Jangan jadikan JIS atau PSSI sebagai lahan untuk mempolitisasi diri.

“Sebagai Ketua Umum PSSI, sebaiknya cek dulu baru berkomentar. Sebab, hanya mendengar informasi dari staf akhirnya asal bunyi dan tak jelas,” imbuhnya.

“Jangan jadikan momen JIS dan PSSI untuk menaikan elektabilitas diri atau pencitraan diri saja,” tambah Fritz Alor Boy.

Fritz menilai apa yang disampaikan oleh Erick Thohir adalah unsur politis dan cari sensasi publik.

“Jangan campur aduk prestasi orang lain dengan politik. Kalau tidak suka, bilang saja tidak suka; kalau iri dan tak mampu membangun lapangan berstandar FIFA, jangan berkomentar,” sebut Fritz.

Pemerintah Indonesia bakal melakukan sejumlah perbaikan di Jakarta International Stadium (JIS). Satu di antaranya adalah rumput yang menelan dana sekitar Rp6 miliar.

Jumlah tersebut keluar setelah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan perhitungan dengan ahlinya Qamal Mustaqim.

Kualitas rumput JIS harus diperbaiki karena belum sesuai standar FIFA.

“Belum saya hitung, yang saya tahu baru rumput tadi saya tanya pak Qamal sekitar Rp.6 miliar. Nanti kalau JPO [jembatan penyeberangan orang] kita harus hitung dahulu,” kata Basuki usai meninjau JIS, Selasa (7/4).

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=291633946569139&id=100071676079187&mibextid=Nif5oz

Rencana Pemerintah dan PSSI melalui kemenPUPR akan merenovasi JIS dengan anggaran Rp.6 Milyar juga di 22 stadion di seluruh Indonesia yang akan dipersiapkan untuk Piala dunia U-17, Nitizen: kesempatan untuk cari cuan lagi pak pake duit rakyat/anggaran APBN?

https://fb.watch/lATjJNNccL/?mibextid=Nif5oz

FAKTA

Mubazir aja kalau sampai rumput hybrid standar FIFA di JIS sampai diganti sama rezim‼️

PIALA DUNIA U-17 DI JIS TERKENDALA TEKNIS ATAU POLITIS?

Menurut Ketua PSSI Erick Tohir, JIS masih memiliki catatan, yaitu soal area parkir dan akses keluar masuk penonton dimana akses keluar masuk penonton harusnya ada 4 pintu, namun baru terbuka 1 pintu.

Kalau anda nonton video terlampir, akses keluar masuk penonton di JIS ternyata bukan 1 pintu yg sdh dibuka tapi 4 pintu (akses menuju stadion). Sedangkan akses keluar masuk tribun ada 53 pintu. Jadi soal akses keluar masuk ke stadion dan ke tribun tidak ada masalah.

Soal area parkir, JIS yang berkapasitas penonton 82.000 hanya memiliki daya tampung parkir 1200 kendaraan kecil dan 76 kendaraan bus. Ini menurut ET dinyatakan belum memenuhi standar dan harus ditambah.

Kenapa area parkir JIS dibuat terbatas? Hal ini agar para penonton yang ke JIS mengutamakan menggunakan kendaraan publik ketimbang kendaraan pribadi. Sebab menurut aturan FIFA terkini, design stadion modern perlu memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan. Salah satunya stadion direkomendasikan agar terintegrasi dgn sarana transportasi publik.

Di Eropa pun konsep parkir stadionnya sama dengan JIS. Stadion Barnabeu hanya memiliki 500 kantong bus dan kendaraan pribadi. pribadi. Bahkan di stadion bersejarah di pusat Eropa yakni Wimbley di London menyarankan seluruh penonton menggunakan transportasi umum yang tersedia. Jadi dari aspek ketersediaan lahan parkir, JIS sudah memenuhi standar FIFA.

Adapun kekurangan JIS adalah akses transportasi yang belum optimal menuju dan dari JIS. Ini seharusnya yang dilanjutkan oleh PJ Gubernur DKI setelah masa jabatan Pak Anies berakhir di Oktober 2022.

Saat ini akses transportasi dari dan menuju JIS masih sangat terbatas yakni hanya 3 rute transjakarta & 2 rute mikrotrans. Jadi masih diperlukan tambahan akses transportasi transjakarta menuju dan dari JIS. Selain itu diperlukan juga rute KRL dan LRT menuju JIS agar JIS terintegrasi dg KRL & LRT.

Utk KRL saat ini sedang dibangun stasiun KRL sementara di dua kawasan yaitu di JIS sisi timur dan JIS sisi barat. Stasiun KRL sementara ini baru dapat dioperasionalkan mulai tahun 2024.

Untuk LRT, Anies sudah menargetkan rute LRT menuju JIS dalam Rancangan Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026.

Jadi agar stadion JIS dapat segera digunakan dan berfungsi secara optimal, caranya dengan mempercepat pembangunan sarana prasarana transportasi publik menuju dan dari JIS.

Konsep ini sejak awal sudah sering disampaikan oleh Anies, namun sepertinya saat ini diabaikan oleh pemerintah. Buktinya untuk gelaran pildun U-17, bukannya menambah trayek Bus transjakarta menuju JIS, mempercepat pembangunan stasiun KRL sementara di sisi timur dan barat JIS serta pembangunan rute LRT menuju JIS, malah akan merenovasi pintu akses keluar masuk penonton dan memperluas area parkir yg sebenarnya tak perlu. Hal tersebut justru beresiko tidak sesuai dengan standar FIFA. Pembangunan rute LRT menuju JIS yang seharusnya sudah mulai dibangun pada 2023 ini malah ditunda oleh PJ Gubernur DKI.

Kalau seperti itu adanya, maka persoalan penggunaan JIS utk pildun U-17 bukan terkendala teknis, tapi tercium terkendala politis. Sengaja dikesankan JIS masih belum memenuhi standar agar nama Anies terkapar. (utw)

https://www.instagram.com/reel/CuS6HVeNuvnewiNrVJDMJ5xhhv89Q_V4L5uhPo0/?igshid=MTc4MmM1YmI2Ng==

Megapolitan

MUI Minta KPI Beri Sanksi untuk Tiga Stasiun TV karena Tayangkan 4 Acara ini

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Tim Pantauan Tayangan Ramadan 1445 Hijriah Komisi Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan ada tiga stasiun televisi yang masih menayangkan konten program diduga terdapat banyak potensi pelanggaran.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, ketiga stasiun televisi tersebut adalah ANTV dengan program “Pesbukers Ramadhan”, Trans TV dengan program “Berkahnya Ramadhan”, serta Trans 7 dengan program “Sahur Lebih Segerrr” dan “Pas Buka FM”.

Wakil Ketua II Tim Pemantauan Ramadan 1445 Hijriah Komisi Infokom MUI Rida Hesti mengatakan berdasarkan hasil pantauan tim pada tahap kedua selama kurun waktu 25 Maret hingga 3 April 2024 ditemukan  sejumlah potensi pelanggaran yang ditemukan masih berputar pada body shaming, kekerasan, ketidakpatutan, dan potensi eksploitasi terhadap anak.

“Potensi pelanggaran seperti ini terulang dan seakan tidak mau belajar dari koreksi publik,” kata Rida.

Dia mengatakan bahwa ketiga stasiun televisi itu belum sepenuhnya memenuhi catatan dan koreksi perbaikan temuan tim pada pantauan tahap satu.

Kendati demikian, Rida juga mengapresiasi sebagian program stasiun televisi yang tidak lagi memuat program yang terindikasikan adegan fisik laki suka sama laki (LSL) sebagaimana dalam hasil pantauan tahap satu.

Atas temuan dugaan pelanggaran tersebut, MUI meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersikap tegas.

Tidak hanya pada aspek pembinaan khusus, tetapi perlu memberikan sanksi apabila memang terbukti melanggar, sesuai level pelanggaran ketiga stasiun televisi tersebut. (tw)

Continue Reading

Nusantara

Agak Laen, Mudik Idul Fitri 2024 Pakai Helikopter Hanya Rp 2,5 Juta dan Anti Macet

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jateng, Minimal sekali dalam seumur hidup anda mencoba naik Helikopter, terlebih momen Idul Fitri dimana semua orang ingin mudik ke kampung halaman dan terlihat agak laen.

Mudik ke kampung halaman dengan helikopter akan terasa lebih cepat, bebas macet, bebas banjir pake saja jasa helikopter.

Heli Jateng pada edisi Idul Fitri 2024/1445 Hijriyah ini membuka promo tanpa minimum pax. Khusus buat anda yang ingin merasakan sensasi dan experience naik helikopter anda harus menyiapkan Rp 2,5 juta/pax 13 menit.

Untuk pemesanan anda bisa mengunjungi https://helijateng.com, titik poin di Demak Green Garden.

Selain promo mudik HeliJateng juga melayani jasa Medical and Evacuation, Heli Agent Bisnis, Heli Sky Tour, Heli Charter A to B dan Heli Entertain and Event.

Helikopter Spesifikasi: Bell 206 JET, Ranger III, Registrasi PK – AVT, Cabin 4 Setter, Endurace 03.30 Hours. (ut)

Continue Reading

Megapolitan

Alasan Muhammadiyah Umumkan Penetapan Idul Fitri Lebih Awal

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengemukakan alasan pihaknya menetapkan Hari Raya Idul Fitri lebih awal dibandingkan dengan pemerintah.

“Maklumat Muhammadiyah ini normal terjadi dilakukan, karena kami menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir melalui video di kanal YouTube Muhammadiy,harah Channel di Jakarta, Minggu.

Haedar menegaskan maklumat yang disampaikan oleh pihaknya lebih awal tidak bermaksud untuk mendahului dan meninggalkan pihak tertentu dalam penentuan Idul Fitri.

“Ini hal yang lumrah terjadi setiap tahun, sebagaimana juga berbagai organisasi Islam itu mengeluarkan kalender, baik kalender hijriah yang berisi tanggal dalam hijriah yang ada irisan dengan ritual ibadah, atau mungkin juga kalender miladiyah (masehi) yang terkait dengan tanggal yang menyangkut kegiatan publik,” katanya.

Bila terdapat kesamaan dan perbedaan dalam tanggal yang ditentukan kata Haedar, hal tersebut harus bisa menjadikan kaum Muslimin menjadi toleran, tasamuh (saling menghargai), dan tanawu (saling menghormati perbedaan cara dalam hal menjalankan ibadah).

“Sehingga, pesan ini justru akan memperkuat niat kita dalam beribadah,” ucapnya.

Untuk menyelesaikan masalah perbedaan, kata Haedar, Muhammadiyah terus mendorong seluruh pihak dalam mewujudkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Menurut dia, KHGT diharapkan tidak hanya berlaku untuk Indonesia saja, melainkan untuk umat Islam di seluruh dunia, sehingga perbedaan itu tidak terus berulang.

“Satu kalender global itu seperti juga kalender miladiyah (masehi). Sehingga, tidak lagi ada perbedaan dan tidak lagi ada kegiatan yang bersifat membuat kita ikhtilaf atau berbeda dalam penentuan,” tutur Haedar Nashir. (tri)

Continue Reading
Advertisement

Trending