Connect with us

Nusantara

Rizal Ramli: KKN Era Jokowi Lebih Buruk Dibandingkan zaman Soeharto

Published

on

REPORTASE INDONESIA – Jakarta, Kejahatan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo, jauh lebih buruk jika dibandingkan era Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.

Anggapan itu diutarakan mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli dalam acara diskusi publik yang diselenggarakan Paramadina Public Policy Institute dan LP3ES bertemakan Masa Depan Reformasi Birokrasi dan Pemerintahan (Berkaca pada kontroversi Rp.349 T di Kementerian Keuangan RI, Senin (3/7/2023).

KKN dia dan keluarganya. Ini, Jokowi lebih ganas KKN-nya, lebih brutal dibandingkan Soeharto, ucap Rizal Ramli.

Rizal Ramli menceritakan pengalamannya dalam rezim pemerintahan Soeharto. Menurutnya, anak Soeharto berani melakukan praktik KKN ketika ayahnya berkuasa 15 tahun.

Namun, lanjutnya, kondisi itu berbeda dengan anak Jokowi yang mulai memanfaatkan kekuasaan ayahnya di usia pemerintahan baru seumur jagung.

Kita ini kan pernah ditangkap oleh Soeharto, tapi Tommy Soeharto bisnis ngaco-ngaco setelah Soeharto berkuasa 15 tahun. Ini, anak-anak Jokowi baru kuasa 7 tahun si Kaesang punya 60 perusahaan, investasi ratusan miliar, dari mana itu dia dapat uang? kata Rizal.

Dia menengarai, uang-uang itu didapat anak-anak Jokowi dari para taipan. Dia mencontohkan, Sinarmas yang melakukan investasi di perusahaan Kaesang sebesar Rp 150 miliar, yang menurutnya tidak masuk akal.

Jadi sebetulnya anak-anaknya (Jokowi) melakukan dagang kekuasaan, demikian Rizal Ramli.

Joko Widodo menjadi presiden pertama Indonesia yang anak dan menantunya menjadi wali kota. Kini Jokowi hendak meluaskan dinasti politik dengan memberi restu Kaesang Pangarep, anak bungsunya, maju sebagai calon Wali Kota Depok

.KKN JOKOWI Lebih Mengerikan dari Era ORBA

Partai dan relawan bersiap di belakangnya.
Juga modal dari jaringan bisnisnya. Bagaimana Kaesang dan keluarganya memanfaatkan celah dalam demokrasi untuk berkuasa?

Dalam sejarah perpolitikan di Indonesia, sejumlah putra-putri Pesiden terlibat dalam politik praktis.

Lalu bagaimana dengan putra-putri Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)?

Saat wawancara eksklusif dengan Tim Tribun Network, Presiden Jokowi membeberkan sikap keluarganya terkait terjun ke dunia politik praktis

Jokowi : Anak Saya Tak Ada yang Tertarik Politik

“Sampai detik ini, saya melihat anak-anak saya tidak tertarik ke dunia politik,” ungkap Jokowi (20/7/2019).

Gibran (Gibran Rakabuming, anak sulung Jokowi), Kaesang (Kaesang Pengarep, anak bungsu), maupun yang lain senangnya di dunia usaha.

Lalu dalam perjalanan politiknya di era Jokowi, akhirnya fakta memperlihatkan bahwa anaknya Gibran telah menjadi walikota solo dan menantunya menjadi walikota medan. Dan terakhir ini, anak bungsunya Kaesang siap mencalonkan diri untuk walikota depok. Ini sungguh mengerikan, di masa 10 tahun kepemimpinan Jokowi telah melahirkan dinasi keluarga dimana mengalahkan era Orba yang 32 tahun. Shame on You Jokowi. (utw)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement